oleh

In Memoriam: Selamat Jalan Salvator Yen Joenaidy

“Yang terbuang di penghujung sisa-sisa usia senja.”

Tulisan itu ada di laman facebook (FB) Salvator Yen Joenaedy, perupa Lampung pada 7 Oktober 2021.

Empat bulan kemudian, persisnya 10 Januari 2022, pelukis kelahiran 21 Agustus 1955 ini mengembuskan napas terakhir.

Yen, panggilan akrab perupa yang pernah memiliki galeri ini, wafat di Tangerang pukul 13.15.

Kabar duka wafat pelukis beralamat di Jalan Sam Ratulangi, Penengahan, Bandarlampung, diunggah sesama seniman di medsos.

“BERITA DUKA:
Telah meninggal dunia
Seniman pelukis Lampung,
SALVATOR YEN JOENAEDY
pada hari ini Senin 10 Januari 2022
pk. 13.15 (barusan) di Tangerang.

Menurut info sementara, jenazah akan dibawa ke Lampung esok & akan dikebumikan di Pemakaman Negeri Sakti, Langkapura, Bandar Lampung.

Salvator Yen Joenaedy dikenal sebagai pelukis dengan ciri daun pisang di mayoritas karyanya. Ia salah satu pemenang Philiph Morris selain Subardjo yang juga dari Lampung.

Yen Joenaedy, mantan ketua komite senirupa Dewan Kesenian Lampung ini juga pernah memiliki galeri di dekat kediamannya, Jl Sam Ratulangi, Bandar Lampung.

Yen dikenal penggagas berbagai pameran seni rupa di Lampung. Dia kerap mengikuti pameran lukis di berbagai kota di luar Lampung. Seperti Jambi, Padang, Palembang, Jakarta, Bogor, dan lain-lain.

Berbagai prestasi telah diraihnya. Berbagai penghargaan juga menyertai karier perupa ini. Yen juga dikenal sebagai pengajar privat melukis.

Dalam keseharian, Yen mudah bergaul. Itu sebabnya ia banyak kawan dan disukai teman.

Dunia kesenian Lampung merasa kehilangan perupa terbaik daerah ini, bahkan Indonesia.

Selamat jalan Yen, kelak kami pun menyusulmu tanpa kaujemput.

Isbedy Stiawan ZS