• Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, April 17, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Ruwa Jurai Bandar Lampung

Empat Tahun Menanti Kepastian, Dpd Hnsi Lampung Gelar Diskusi Dan Refleksi Hilangnya Km Emj 7 Bersama Keluarga Abk

MeldaEditorMelda
Agu 13, 2025
A A
Empat Tahun Menanti Kepastian, Dpd Hnsi Lampung Gelar Diskusi Dan Refleksi Hilangnya Km Emj 7 Bersama Keluarga Abk
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG– Suasana haru dan penuh duka menyelimuti Ruang Rapat Sekretariat II Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (Dpd Hnsi Lampung) di Jalan Kiter No 36 D Bumi Waras Bandar Lampung, Selasa (12/8/2025), saat Dpd Hnsi Lampung menggelar Diskusi dan Refleksi memperingati empat tahun hilangnya kapal perikanan Km Emj 7 beserta 20 Anak Buah Kapal (Abk)-nya di Perairan Pesisir Barat Lampung.

Acara ini dihadiri oleh keluarga korban yang datang dari berbagai daerah di Lampung, perwakilan nelayan, tokoh masyarakat, serta pejabat pemerintah dan lembaga terkait. Bagi para keluarga, pertemuan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi kesempatan untuk kembali menyuarakan kerinduan, harapan, dan tuntutan akan kepastian nasib orang-orang terkasih yang tak kunjung kembali.

Kenangan Terakhir Yang Masih Membekas

BeritaTerkait

Ketua HNSI Lampung Puji Pendirian SPBUN: Langkah Nyata Permudah Akses BBM Subsidi dan Dongkrak Ekonomi Nelayan

TNI AL dan PT Yudhistira Gelar Sailing Camp 2025: Bakti Sosial, Edukasi, dan Pelestarian Laut untuk Generasi Muda

Sejumlah keluarga korban membagikan kisah terakhir sebelum komunikasi dengan para Abk terputus. Ada yang masih mengingat panggilan video singkat dari tengah laut, ada pula yang menyimpan pesan suara terakhir sebagai satu-satunya pengingat kehangatan mereka. Aida, istri salah satu Abk, menuturkan dengan mata berkaca-kaca, “Setiap malam kami masih berharap ada kabar. Empat tahun bukan waktu singkat, tapi kami belum pernah menyerah menunggu. Yang kami minta hanya kepastian, entah mereka ditemukan hidup atau setidaknya bisa dimakamkan dengan layak.”

Latar Belakang Hilangnya Km Emj 7

ADVERTISEMENT

Km Emj 7 adalah kapal penangkap ikan berukuran 128 Gross Ton (Gt) yang berbasis di Tempat Pelelangan Ikan (Tpi) Lempasing Bandar Lampung milik Pt Sutiyoso Bersaudara. Kapal ini berangkat melaut pada Rabu, 11 Agustus 2021 pukul 08.30 Wib dengan tujuan Perairan Enggano Bengkulu. Komunikasi terakhir melalui Vessel Monitoring System (Vms) tercatat pada 12 Agustus 2021 pukul 13.21 Wib sebelum kapal hilang kontak.

Upaya pencarian awal dilakukan oleh Basarnas bersama Tni Al dan instansi terkait, namun cuaca buruk dan luasnya area pencarian menjadi kendala. Berbulan-bulan kemudian, keberadaan kapal dan 20 Abk, 12 di antaranya berasal dari Lampung, belum juga ditemukan.

Komitmen Hnsi Mengawal Kasus

Dpd Hnsi Lampung menegaskan desakan agar pemerintah dan pihak perusahaan segera memenuhi kewajiban terhadap keluarga korban hilangnya Km Emj 7. Ketua Dpd Hnsi Lampung, Kusaeri Suwandi, menyatakan, “Putusan pengadilan sudah inkrah. Tidak ada alasan lagi bagi perusahaan maupun pihak terkait untuk menunda. Hak-hak keluarga korban harus segera dipenuhi sesuai hukum dan rasa kemanusiaan.”

Putusan Pengadilan

Pengadilan Negeri Tanjungkarang memutuskan bahwa pihak perusahaan pemilik Km Emj 7 dan pihak terkait wajib memberikan santunan dan pemenuhan hak-hak keluarga korban. Putusan ini telah berkekuatan hukum tetap setelah melewati proses banding dan kasasi. Kusaeri menambahkan, “Putusan ini menjadi preseden penting agar keselamatan pekerja di sektor perikanan lebih diperhatikan. Nelayan bukan sekadar mesin pencari keuntungan, tapi manusia yang harus dilindungi ketika musibah terjadi.”

Tuntutan Hnsi

Hnsi Lampung menuntut:

1. Perusahaan segera membayarkan santunan sesuai putusan pengadilan
2. Pemerintah daerah dan pusat mengawasi pelaksanaan putusan
3. Peningkatan regulasi keselamatan pelayaran di sektor perikanan tangkap

Pandangan Anggota Dpd Ri

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (Dpd Ri) Bustami Zainudin yang hadir menyampaikan dukungan penuh terhadap pencarian informasi tambahan, meskipun pencarian fisik dihentikan karena tidak ada tanda-tanda keberadaan kapal. Ia menekankan pentingnya keselamatan pelayaran dan kesiapan peralatan darurat sebagai pelajaran yang harus ditingkatkan.

Diskusi Mencari Jalan Keluar

Acara ini juga menghadirkan aktivis perlindungan nelayan, tokoh masyarakat, dan praktisi perikanan yang membahas peningkatan prosedur keselamatan pelayaran, pemeriksaan kelayakan kapal, serta jaminan sosial dan perlindungan hukum bagi Abk. Para peserta menekankan perlunya sistem pelacakan kapal lebih efektif dan koordinasi cepat antar instansi ketika terjadi insiden di laut lepas. Diskusi ini juga membahas rekomendasi teknis untuk Pemerintah Daerah dan Kementerian Kelautan dan Perikanan agar standar keselamatan di sektor perikanan tangkap diperketat.

Seluruh keluarga dan peserta berdoa agar Abk Km Emj 7 segera ditemukan atau setidaknya ada kejelasan nasib mereka. Agusti, ayah salah satu Abk, menegaskan, “Empat tahun kami menunggu, dan akan terus menunggu sampai ada jawaban.” Dpd Hnsi Lampung berharap refleksi ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap kapal yang berlayar, ada keluarga yang menunggu di rumah. Tragedi Km Emj 7 diharapkan menjadi pelajaran penting untuk memperketat keselamatan pelayaran dan memberikan perlindungan maksimal bagi para pahlawan laut Indonesia.***

Source: ARIEF MULYADIN
Tags: Anak Buah KapalHNSI LampungKeselamatan NelayanKM EMJ 7Pencarian Kapal Hilang
ShareTweetSendShare
Previous Post

DPRD Pringsewu Lakukan Supervisi Program MBG Setelah Muncul Keluhan Wali Murid

Next Post

Pringsewu Siap Meningkatkan Produksi Jagung dan Perkuat UMKM Mitra Adhyaksa

Related Posts

Banjir Berulang, Pengacara Nilai Ada Potensi Kelalaian Pemerintah Kota
Bandar Lampung

Banjir Berulang, Pengacara Nilai Ada Potensi Kelalaian Pemerintah Kota

Apr 16, 2026
Jemput Sigap hingga Klinik Baru, RSUD BNH Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
Bandar Lampung

Jemput Sigap hingga Klinik Baru, RSUD BNH Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Apr 16, 2026
Banjir Berulang, Publik Tagih Keterbukaan Agus Widodo soal PTK Khusus
Bandar Lampung

Banjir Berulang, Publik Tagih Keterbukaan Agus Widodo soal PTK Khusus

Apr 16, 2026
RDP Komisi I: Perpindahan Wilayah Jatiagung Harus Lewat Proses Terbuka
Berita

RDP Komisi I: Perpindahan Wilayah Jatiagung Harus Lewat Proses Terbuka

Apr 16, 2026
Lampung Timur Rayakan HUT ke-27, UMKM dan Hiburan Rakyat Jadi Daya Tarik
Berita

Lampung Timur Rayakan HUT ke-27, UMKM dan Hiburan Rakyat Jadi Daya Tarik

Apr 16, 2026
Rp60 Miliar untuk Kejati, Warga Bandar Lampung Kebanjiran Tanpa Perlindungan
Bandar Lampung

Rp60 Miliar untuk Kejati, Warga Bandar Lampung Kebanjiran Tanpa Perlindungan

Apr 16, 2026
Next Post
Pringsewu Siap Meningkatkan Produksi Jagung dan Perkuat UMKM Mitra Adhyaksa

Pringsewu Siap Meningkatkan Produksi Jagung dan Perkuat UMKM Mitra Adhyaksa

Pringsewu Tingkatkan Kepastian Hukum dan Pemberdayaan Desa Lewat Penyerahan Sertipikat Wakaf dan Aset Pekon

Pringsewu Tingkatkan Kepastian Hukum dan Pemberdayaan Desa Lewat Penyerahan Sertipikat Wakaf dan Aset Pekon

Pujian Batin Wulan Untuk Penampilan Memukau Dzafira Adelia Di Lomba Baca Puisi Esai

Pujian Batin Wulan Untuk Penampilan Memukau Dzafira Adelia Di Lomba Baca Puisi Esai

Pemkab Dan Kejari Lampung Utara Perkuat Sinergi Tindak Lanjut LHP BPK

Pemkab Dan Kejari Lampung Utara Perkuat Sinergi Tindak Lanjut LHP BPK

Kontroversi SMAN 1 Pringsewu: Dugaan Diskriminasi Dan Rekayasa Hukum Terhadap Siswa

Kontroversi SMAN 1 Pringsewu: Dugaan Diskriminasi Dan Rekayasa Hukum Terhadap Siswa

banner 300250

Berita Terkini

  • Banjir Berulang, Pengacara Nilai Ada Potensi Kelalaian Pemerintah Kota
  • Jemput Sigap hingga Klinik Baru, RSUD BNH Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
  • Banjir Berulang, Publik Tagih Keterbukaan Agus Widodo soal PTK Khusus
  • RDP Komisi I: Perpindahan Wilayah Jatiagung Harus Lewat Proses Terbuka
  • Lampung Timur Rayakan HUT ke-27, UMKM dan Hiburan Rakyat Jadi Daya Tarik
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In