oleh

Pembunuh Pengusaha Asal Rajabasa Ditangkap, Dalangnya Wanita🥺😯

LAMPUNG TENGAH, PL– Tekab 308 Polres Lampung Tengah menangkap para pembunuh Tarmizi, Selasa (28/6).

Tarmizi adalah pengusaha asal Rajabasa yang mayatnya membusuk di Bukit Danau Bekri, Sinar Banten, Lampung Tengah.

Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlefi Sanjaya, membenarkan pihaknya menangkap para pelaku pembunuh pria berusia 57 tahun tersebut.

Kekasih gelap korban dalang pembunuhannya. Dia FK alias Caca alias Chelsea, berusia 21 tahun, warga kemiling.

Caca bersekongkol dengan pacarnya BG 22 tahun, seorang mahasiswa semester 6 di perguruan tinggi swasta Bandar Lampung. Pelaku lainnya berinisial AT 17 tahun dan AD 18 tahun.

Rencana Caca membunuh Tarmizi berawal pada Selasa, 21 Juni 2022. Dia menghubungi BG yang ngekos di Natar.

Chelsea menceritakan niat jahatnya kepada sang pacar. Caca dendam lantaran Tarmizi tak juga memberi mobil, rumah dan usaha sebagaimana yang dijanjikan selama 8 bulan mereka pacaran.

Caca kemudian mengatur janji dengan korban. Mereka bertemu di sebuah penginapan di wilayah Rajabasa.

Keduanya keluar menggunakan mobil Toyota Fortuner korban menuju kawasan Panjang untuk menemui BG, AD dan AT. Lalu mereka menuju pantai Sebalang.

Salah satu pelaku mencekik korban saat di perjalanan. Akan tetapi pengusaha itu hanya pingsan. Para pelaku kemudian menghantamkan batu ke bagian kepala korban setelah sampai di Bekri.

Pelaku tewas. Komplotan kriminal ini berkumpul di rumah Caca di wilayah Rajabasa setelah mengubur jasadnya. Mereka berencana menjual mobil korban ke Jakarta pada Kamis, 23 Juni 2022.

Akan tetapi kegagalan rencana mereka mulai terkuak saat pencari kayu bakar menemukan jasad korban pada Sabtu, 25 Juni 2022.

Mereka panik. AT dan AD pulang ke rumah, sedangkan Caca dan pacarnya kabur ke Palembang.

AT ditangkap di rumahnya saat sedang tidur. Selanjutnya petugas bergerak ke rumah AD di Natar pada Senin, 27 Juni 2022.

Chelsea dan pacarnya diringkus di sebuah hotel wilayah Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

“Saya sakit hati dan dendam. Dia berjanji akan membelikan saya mobil, rumah dan usaha,” ungkap Caca.