oleh

Tiga Puluhan Peserta Terpilih dalam Peran Seni Rupa

NASIONAL, PL– Dalam rangka menyambut momentum Hari Pahlawan 2021, Pendhapa Art Space akan menggelar pameran bertajuk “Representasi #4: PAHLAWAN NASIONAL”. Untuk menunjang kegiatan tersebut panitia menggelar kompetisi peserta secara terbuka bagi para perupa seluruh Indonesia. Pengumuman mengenai hal tersebut telah dibuka untuk publik sejak dua bulan sebelumnya.

Dari pengumuman peserta secara terbuka terkumpul 130-an proposal masuk ke panitia. Sejumlah perupa terdata berasal dari beberapa provinsi, diantaranya DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Sumatra Barat, Bengkulu, Lampung, Jambi, Bangka Belitung, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Bali, sampai Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Barat, dan Maluku. Selain lukisan, juga ada karya patung, seni grafis, dan seni instalasi.

Setelah kurator dan tim panitia melakukan rapat, akhirnya diputuskan memilih 38 karya yang diajukan. Berikut daftar perupa yang terpilih sebagai peserta pameran Representasi #4 melalui jalur terbuka:

  1. Abdul Munir
  2. Ambar Pranasmara
  3. Amir Hamzah
  4. Andi Acho Mallaena
  5. Andik Gus Black
  6. Andy Wahono
  7. Buyung Ferry Novianto
  8. Ariyadi (Cadio Tarompo)
  9. Catur Hengki Koesworo
  10. Choirudin
  11. Dadang Rukmana
  12. Deborah PG Ram Mozes
  13. Dedy Maryadi
  14. Edy Marga
  15. Faizal Rachman
  16. Halim Wijaya
  17. Harun AK
  18. Hendra Sardi
  19. Herri Soedjarwanto
  20. Khoirudin Roadyn
  21. Khoirul Suyanto
  22. M. Febriandy
  23. Mahendra Pampam
  24. Manik Mustiko
  25. Mizanul Hak
  26. Muhammad Abdan
  27. Mulyo Gunarso
  28. Nabila Dewi Gayatri
  29. Pino Yudhi Winara
  30. Rohadi Cumik
  31. Sabar Jambul
  32. Setyo Budiono
  33. Setyo Nurdiono
  34. Setyo Priyo Nugroho
  35. Slamet Arifin (Masari)
  36. Vinsensius Dedy Reru
  37. Widya Hadi
  38. Wuri Hantoro

“Terus terang lumayan sulit dalam menyeleksi proposal karya yang masuk, karena nyaris semuanya bagus dan keren, secara teknis dan ide,” tutur kurator Mikke Susanto. “Yang menarik, sebagian besar banyak yang melukis wajah Bung Karno, sehingga kami banyak mengurangi hal tersebut, agar tidak terkesan pameran wajah Presiden Sukarno,” sambung Mikke.

Bagaimana cara perupa merepresentasikan sosok pahlawan nasional dalam karyanya? Akankah mereka mengekspresikan kemuliaan dan sentimentalitas para pahlawan dengan cara formal atau romantis atau kritis? Nanti dapat Anda nikmati pada saat pameran digelar.

Selamat untuk para peserta terpilih. Panitia akan segera menghubungi untuk langkah selanjutnya. Informasi lebih lanjut perihal pameran REPRESENTASI #4: PAHLAWAN NASIONAL dapat diakses melalui akun IG: @pendhapaartspace dan situs: www.pendhapaartspace.com

PL 03