oleh

Ridwan Ajak Kaum Nasionalis Tangkap Pesan Megawati

JAKARTA, PL— Ketua Umum Generasi Muda Pejuang Nusantara (Gema Puan) Ridwan mengajak seluruh elemen masyarakat jangan terprovokasi berita atau isu yang berindikasi memecah kaum nasionalis, Jumat (20/8).

Ajakan Ridwan tersebut berdasar kode pesan yang disampaikan Ketua Umum PDI P Megawati saat memberikan sambutan dalam Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pelindungan Kawasan Suci Pura Besakih, yang disiarkan melalui kanal YouTube Pemprov Bali dan pada acara Purnapaskibraka Duta Pancasila yang disiarkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (18/8/2021).

“Gema Puan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk jangan terprovokasi oleh berita atau isu yang dimainkan oleh kelompok-kelompok yang memang sengaja ingin merusak persatuan sesama anak bangsa. Lebih khusus para kaum Nasionalis sejati dan mempunyai jiwa sukarnoisme untuk tetap Tegak Lurus terhadap Ibu Megawati yang merupakan Generasi pertama sang penjaga dan perawat Pancasila yang merupakan falsafah hidup berbangsa dan bernegara Indonesia yang digali oleh Bung Karno; bapak dari Ibu Megawati,” Ujar Ridwan, Selasa (19/8).

Lanjtunya, ada kode Pesan yang diberikan kepada Ibu Megawati, ketika memberikan pidato sebagai ketua umum partai PDI Perrjuangan. Isi pesan tersebut, beliau sangat sedih dan marah ketika sesama anak bangsa menghina, membully dan memfitnah presiden Jokowi selaku petugas partai dari PDI Perjuangan yang ibu Megawati pimpin.

“Pesan yang saya tangkap ada 3 point. Pertama, sangat ngaco dan liar ketika ibu Mega mengkritik pemerintahan yang dianggap berseberangan dengan Jokowi oleh para relawan/buzzer Jokowi (Oposisi wajar),” terangnya.

Ridwan kembali menjelaskan poin yang kedua, Sangat tidak elok dan tidak beretika ketika putri beliau mba puan Maharani di bully, dihina bahkan di rendahkan oleh para relawan/buzzer Jokowi bahkan oleh para simpatisan PDI Perjuangan yang ibu Megawati pimpin (oposisi wajar).”

“Terakhir, jangan mengadu domba sesama kader partai PDI perjuangan oleh para relawan/buzzer Jokowi. Karena di dalam partai PDI Perjuangan semua satu komando di bawah intruksi ibu Megawati.”

Ketiga pesan yang Ridwan analisa tersebut, merupakan peringatan kepada kelompok-kelompok yang selama ini coba membuat kegaduhan di dalam internal partai PDI Perjuangan. Karenanya mengajak semua element masyarakat terutama kaum nasionalis agar tidak terpengaruh terhadap isu yang beredar di berbagai media.

(PL 03)