oleh

Hari Pertama Operasi Bina Kusuma Krakatau-2022, Polres Tulang Bawang Kerahkan Personelnya Menjadi Pembina Upacara di Sekolah

TULANG BAWANG, PL– Hari pertama Operasi Bina Kusuma Krakatau-2022, Polres Tulang Bawang, Polda Lampung dan Polsek jajaran melaksanakan kegiatan menjadi Pembina Upacara Bendera.

Kegiatan menjadi Pembina Upacara Bendara ini berlangsung hari Senin (22/08/2022), pukul 07.30 WIB s/d selesai, di sekolah-sekolah secara serentak mulai dari sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA) atau sederajat.

“Hari ini bertepatan dengan hari pertama Operasi Bina Kusuma Krakatau-2022, seluruh pejabat utama (PJU) Polres mulai dari Wakapolres, Kabag, Kasat, dan Kapolsek jajaran serta Bhabinkamtibmas menjadi Pembina Upacara Bendera hari Senin secara serentak di sekolah-sekolah,” kata Kapolres Tulang Bawang, AKBP Hujra Soumena, SIK, MH.

Kegiatan ini, lanjutnya AKBP Hujra, sebagai bentuk kepedulian Polri khususnya Polres Tulang Bawang kepada dunia pendidikan, terutama generasi penerus bangsa yang saat ini tengah mengeyam ilmu dibangku sekolah.

Kapolres menjelaskan, PJU Polres, Kapolsek dan Bhabinkamtibmas yang menjadi Pembina Upacara Bendera, sebelum melaksanakan tugasnya telah dibekali dengan amanat yang wajib disampaikan kepada peserta upacara di sekolah-sekolah.

“Adapun amanat yang telah saya siapkan untuk disampaikan oleh PJU, Kapolsek dan Bhabinkamtibmas saat menjadi Pembina Upacara Bendera di sekolah adalah agar para pelajar tidak terlibat kenakalan remaja, yang tentunya sangat merugikan baik diri yang bersangkutan, keluarga maupun pihak sekolah,” jelas AKBP Hujra.

Selain itu, para pelajar agar lebih bijak di dalam bermedia sosial sehingga tidak menjadi korban kejahatan di dunia maya, dan juga tidak terjerat oleh Undang-Undang ITE. Ingat saring sebelum sharing.

Ia menambahkan, para pelajar merupakan aset penerus bangsa yang harus kita jaga secara bersama-sama dan sangat memerlukan peran serta tanggung jawab kita semua. Agar para pelajar nantinya tidak mudah dipengaruhi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Pendidikan akhlak, pendidikan agama, pendidikan orang tua, pendidikan di sekolah, dan pergaulan di lingkungan sekitar, menjadi faktor utama dan berperan sangat penting dalam pembentukan sifat, karakter, dan perilaku anak bangsa,” Tutup Kapolres.

(gun)