• Redaksi
  • Tentang Kami
Minggu, Agustus 31, 2025
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Ruwa Jurai Bandar Lampung

Puisi ‘Tersebutlah Kisah’ Dibacakan Isbesy di SBP

Redaksi 03EditorRedaksi 03
Okt 24, 2021
A A
Puisi ‘Tersebutlah Kisah’ Dibacakan Isbesy di SBP
ADVERTISEMENT

BANDAR LAMPUNG, PL– Puisi “Tersebutlah Kisah (Atau Malin Kutuk Ibu, Dongeng yang Lain)” dibacakan Isbedy Stiawan ZS pada perayaan 10 tahun Sastra Bulan Purnama (SBP), Sabtu (23/10) malam.

Puisi ini selain masuk dalam antologi puisi “121 Purnama” juga ada dalan buku puisi tunggal Isbedy yang diterbitkan Teras Budaya Jakarta, “Tersebutlah Kisah Perempuan yang Menyingkap Langit” (2021).

Peringatan 10 tahun SBP juga menghadirkan 9 penyair lain yang puisinya terhimpun dalam antologi puisi “121 Purnama” (81 Penyair Indonesia).

BeritaTerkait

Polsek Limau dan Warga Gotong Royong Bersihkan Longsor Sepanjang 10 Meter di Tanggamus

Pemulihan Ruas Jalan Wisata Pesawaran Pasca Erosi Besar: Kolaborasi TNI-Polri dan Pemda Pastikan Arus Lalu Lintas Lancar

Ke 9 penyair lain yang membaca puisi melalui aplikasi zoom tersebut adalah Eddy Pranata PNP, Wantor Tirta, Emi Suy, Julia Utami, Selsa, Marlin Dinamikanto, Eko Winardi, Dyah Kuncoro Puspito, dan musik puisi Daladi Ahmad.

Selain pembacaan puisi melalui zoom juga bincang komunitas sastra oleh Kurniawan Junaedhie, Adri Darmadji Woko, Warih Wisatsana, dan Sulis Bambang.

ADVERTISEMENT

Pembacaan puisi para penyair yang tergabung dalam antologi 81 penyair “121 Purnama” ini juga berlanjut melalui penayangan youtube Sastra Bulan Purnama yang digawangi penyair Ons Untoro sekaligus mengelola Rumah Budaya Tembi, Yogyakarta.

Perjalanan 10 tahun mengelola SBP bukan hal mudah. Hal itu diakui Warih Wosatsana, Bali. “Tapi karena kesetiaan dan untuk ibadah sastra, Ons bisa mempertahankan SBP mencapai 10 tahun,” kata penyair asal Bali itu.

Penyair Lampung Isbedy Stiawan ZS membacakan sebuah puisi dari 3 puisi dalam buku “121 Purnama”. Ia memilih puisi “Tersebutlah Kisah” dinilai relevan pada kondisi masyarakat modern. Kalau kaba Malin Kundang dikutuk ibunya hingga menjadi batu, masyarakat modern “mengutuk ibunya” karena lalai memperhatikan dan membagi kasih sayang.

“Ibu sibuk sosialita di luar rumah, anak asyik dengan permaian dalam gawai di rumah. Akibatnya ibu dan anak terasa asing,” ujar Isbedy.

Inilah puisi dari Paus Sastra Lampung dan pengampu Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS.

TERSEBUTLAH KISAH
(Atau Malin Kutuk Ibu, Dongeng yang Lain)

tersebutlah kisah:
   seorang anak mengutuk ibu
di dekat hutan sebongkah batu 
duduk dan kedua tangannya 
menopang harap. barangkali
ibu itu bermohon pada anak
lelakinya sebelum kutuk itu 
dilafaskan. seperti dukun 
bermantra

tersebab itu:  
  dongeng malin kundang hampir
dilupakan. anakanak menikmati 
permainan rumahrumah hantu,
petualangan, dan kisahkisah 
negeri salju atau keju
dibaca dan ditonton dari gawai

tersebutlah kisah:
  seorang ibu menjadi batu sebab 
dikutuk anaknya semata sapi. ibu
ini seperti melupakan putranya,
di rumah dan kerap tak makan. ibu
bercanda dan tertawatawa di kafe,
pasar mewah, dan bioskop. tentu 
bersama kawankawannya, sesekali 
bayangan suami — bayangan
ayah dari anak —  cengkerama

kisah ini:
   kelak kau yang mendongengkan 
lalu ditulis sebagai cerita…

(PL 03)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Cara Unik Sukses Tingkatkan Antusias Warga Kaliawi untuk Vaksin

Next Post

Isbedy Kolaborasi dengan Seniman Kotabumi

Related Posts

Represi Aparat dan Arrogansi DPR, Ancaman Serius bagi Demokrasi di Indonesia
Bandar Lampung

Represi Aparat dan Arrogansi DPR, Ancaman Serius bagi Demokrasi di Indonesia

Agu 30, 2025
Cipayung Plus Lampung Persiapkan Aksi Besar 1 September: Tuntut Revolusi Polri dan Suarakan Hak Rakyat
Bandar Lampung

Cipayung Plus Lampung Persiapkan Aksi Besar 1 September: Tuntut Revolusi Polri dan Suarakan Hak Rakyat

Agu 30, 2025
IPNU Lampung Siap Turun ke Jalan: Instruksi 1 September Jadi Momentum Solidaritas dan Aksi Bersama Rakyat
Bandar Lampung

IPNU Lampung Siap Turun ke Jalan: Instruksi 1 September Jadi Momentum Solidaritas dan Aksi Bersama Rakyat

Agu 30, 2025
PB Akuatik Indonesia Gelar Sholat Jumat dan Doa Bersama Sambut Kejuaraan Nasional A•Stream Open Water Swimming Series Lampung 2025
Bandar Lampung

PB Akuatik Indonesia Gelar Sholat Jumat dan Doa Bersama Sambut Kejuaraan Nasional A•Stream Open Water Swimming Series Lampung 2025

Agu 30, 2025
Walikota Eva Dwiana Turun Tangan, Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor Pesawaran
Bandar Lampung

Walikota Eva Dwiana Turun Tangan, Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor Pesawaran

Agu 30, 2025
MPK PB HMI Tegaskan Hak Konstitusional Warga, Serukan Aksi Damai dan Perlindungan Negara
Bandar Lampung

MPK PB HMI Tegaskan Hak Konstitusional Warga, Serukan Aksi Damai dan Perlindungan Negara

Agu 30, 2025
Next Post
Isbedy Kolaborasi dengan Seniman Kotabumi

Isbedy Kolaborasi dengan Seniman Kotabumi

Gagal Berkasih di Lembah Heritage

Gagal Berkasih di Lembah Heritage

Aku dan Kekasihku Dibelai-Belai Angin Kaki Gunung Bukit Sakura

Aku dan Kekasihku Dibelai-Belai Angin Kaki Gunung Bukit Sakura

Nasi Kebul H. Didik Hadir di Kuliner UMKM Ir. Soekarno

Nasi Kebul H. Didik Hadir di Kuliner UMKM Ir. Soekarno

Paus Sastra Lampung Touring, Pattimura Bicara Pemuda

Paus Sastra Lampung Touring, Pattimura Bicara Pemuda

banner 300250

Berita Terkini

  • Polsek Limau dan Warga Gotong Royong Bersihkan Longsor Sepanjang 10 Meter di Tanggamus
  • Pemulihan Ruas Jalan Wisata Pesawaran Pasca Erosi Besar: Kolaborasi TNI-Polri dan Pemda Pastikan Arus Lalu Lintas Lancar
  • Represi Aparat dan Arrogansi DPR, Ancaman Serius bagi Demokrasi di Indonesia
  • HUT ke-27 PAN Lampung Dirayakan dengan PANWalk Jalan Sehat dan Bazaar UMKM: Ribuan Warga Ikut Memeriahkan
  • Cipayung Plus Lampung Persiapkan Aksi Besar 1 September: Tuntut Revolusi Polri dan Suarakan Hak Rakyat
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In