• Redaksi
  • Tentang Kami
Selasa, Juni 9, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Berita

Siswa SD dan SMP di Pagelaran Keluhkan Kualitas Makanan Program MBG: Buah Busuk hingga Sayur Pahit

MeldaEditorMelda
Agu 7, 2025
A A
Siswa SD dan SMP di Pagelaran Keluhkan Kualitas Makanan Program MBG: Buah Busuk hingga Sayur Pahit
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG- Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, mulai menuai sorotan dari para siswa dan orang tua. Baru beberapa hari berjalan, sejumlah siswa SD dan SMP di wilayah tersebut sudah mengeluhkan kualitas makanan yang mereka terima.

Berdasarkan pantauan langsung pada Kamis (7/8/2025), keluhan mulai bermunculan sejak hari kedua distribusi makanan. Beberapa siswa melaporkan menerima buah yang sebagian sudah membusuk, sayur yang tidak matang, hingga lalapan yang terasa pahit.

Di SMPN 1 Patoman, sejumlah siswa kelas 7.3 dan 9.3 mengungkapkan bahwa pada Selasa (5/8), mereka disajikan menu telur dan tempe bacem. Namun, tempe bacem yang diterima sebagian siswa masih dalam kondisi belum matang sempurna. Selain itu, buah salak yang dibagikan juga ditemukan dalam kondisi busuk di bagian dalam.

BeritaTerkait

Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Digelar di 40 Pekon, Riyanto Pamungkas Soroti Pentingnya Toleransi

Konsisten dan Akuntabel, Pringsewu Kembali Kantongi Opini WTP

Keluhan serupa datang dari siswa kelas 6 SDN 1 Patoman. Mereka mengaku sejak Senin (4/8), sudah menerima sajian makanan yang tidak layak konsumsi. Pada Rabu (6/8), lalapan selada yang disediakan terasa pahit dan menimbulkan kekhawatiran akan adanya kandungan zat kimia atau pestisida yang belum hilang sempurna.

“Tidak semua sih, tapi sebagian dari kami dapat sayur seladanya pahit,” ujar Naira, siswi kelas 7, yang dibenarkan oleh teman-temannya.

ADVERTISEMENT

Saat tim media mencoba mengonfirmasi keluhan ini kepada pihak pengelola dapur MBG di Pagelaran, tidak ada respons positif. Lokasi dapur yang berada di depan Rumah Makan Zella tertutup untuk wartawan dan awak media dilarang masuk. Saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Edwin yang berperan sebagai SPPI menyatakan enggan memberikan keterangan lebih lanjut.

“Saya tidak bisa memberikan statemen apapun soal itu. Silakan tanyakan ke BGN,” jawabnya singkat.

Menanggapi keluhan ini, Pratiwi, salah satu wali murid SMPN 1 Patoman, menyatakan kekecewaannya. Ia menilai program MBG belum berjalan optimal dan justru terkesan hanya menjadi proyek pengadaan makanan yang tidak memperhatikan kualitas.

“Pemerintah sudah menggelontorkan dana besar, tapi kalau pelaksanaannya seperti ini, apa manfaatnya buat anak-anak kami? Yang kami inginkan adalah makanan bersih dan aman. Kalau sayur masih mengandung pestisida, itu bisa membahayakan kesehatan,” ujar Pratiwi.

Ia berharap pemerintah daerah dan pusat turun tangan secara langsung untuk mengevaluasi pelaksanaan program MBG di Pringsewu. Menurutnya, pengawasan dan transparansi pengelolaan harus ditingkatkan agar program benar-benar memberi manfaat bagi siswa, bukan sekadar formalitas.

Keluhan yang muncul sejak awal pelaksanaan ini menjadi catatan penting bagi pemerintah untuk memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga memenuhi standar mutu dan keamanan pangan yang layak bagi anak-anak sekolah.***

Source: TIM PANTAU LAMPUNG
Tags: #PringsewuKeluhanSiswaMakanBergiziGratisMBG2025ProgramNasional
ShareTweetSendShare
Previous Post

Program Makan Bergizi Gratis: Harapan Baru Bangsa Menuju Generasi Emas 2045

Next Post

Tekab 308 Polsek Natar Ringkus Pencuri HP Mahasiswi di Tengah Acara Hajatan

Related Posts

Peserta PKN Tingkat II Sumsel Pelajari Inovasi dan Ketahanan Daerah di Lampung
Bandar Lampung

Peserta PKN Tingkat II Sumsel Pelajari Inovasi dan Ketahanan Daerah di Lampung

Jun 9, 2026
Bandarlampung dan Lampung Timur Masuk Daftar Daerah dengan Inflasi Terendah di Sumatera
Bandar Lampung

Bandarlampung dan Lampung Timur Masuk Daftar Daerah dengan Inflasi Terendah di Sumatera

Jun 9, 2026
Dari Kebun Karet ke Ruang Sidang, Mbah Mujiran Masih Menanti Kebebasan
Berita

Dari Kebun Karet ke Ruang Sidang, Mbah Mujiran Masih Menanti Kebebasan

Jun 9, 2026
Pancasila di Era Digital Jadi Sorotan dalam Sosialisasi Kesbangpol Pringsewu
Berita

Pancasila di Era Digital Jadi Sorotan dalam Sosialisasi Kesbangpol Pringsewu

Jun 9, 2026
Mengapa Rumah Sekarang Lebih Panas? Ini Penjelasan Ketua Himperra Lampung
Bandar Lampung

Mengapa Rumah Sekarang Lebih Panas? Ini Penjelasan Ketua Himperra Lampung

Jun 9, 2026
Himperra Lampung Perkuat Komitmen Dukung Program 3 Juta Rumah di Rakerda Bali
Bandar Lampung

Himperra Lampung Perkuat Komitmen Dukung Program 3 Juta Rumah di Rakerda Bali

Jun 9, 2026
Next Post
Tekab 308 Polsek Natar Ringkus Pencuri HP Mahasiswi di Tengah Acara Hajatan

Tekab 308 Polsek Natar Ringkus Pencuri HP Mahasiswi di Tengah Acara Hajatan

Syukuran HUT ke-13 Desa Trimulyo: Menenun Asa Menuju Desa Emas

Syukuran HUT ke-13 Desa Trimulyo: Menenun Asa Menuju Desa Emas

Wabup Lampung Utara Ikut Donor Darah, Terkumpul 114 Kantong untuk Kemanusiaan

Wabup Lampung Utara Ikut Donor Darah, Terkumpul 114 Kantong untuk Kemanusiaan

Korban Alami Luka Serius, Pengacara Desak Polres Lampung Utara Tahan Pelaku KDRT

Korban Alami Luka Serius, Pengacara Desak Polres Lampung Utara Tahan Pelaku KDRT

Kepala SMKN 2 Kalianda Bantah Keras Dugaan Pungli: “Tidak Berdasar dan Menyesatkan!”

Kepala SMKN 2 Kalianda Bantah Keras Dugaan Pungli: “Tidak Berdasar dan Menyesatkan!”

banner 300250

Berita Terkini

  • Peserta PKN Tingkat II Sumsel Pelajari Inovasi dan Ketahanan Daerah di Lampung
  • Bandarlampung dan Lampung Timur Masuk Daftar Daerah dengan Inflasi Terendah di Sumatera
  • Dari Kebun Karet ke Ruang Sidang, Mbah Mujiran Masih Menanti Kebebasan
  • Pancasila di Era Digital Jadi Sorotan dalam Sosialisasi Kesbangpol Pringsewu
  • Mengapa Rumah Sekarang Lebih Panas? Ini Penjelasan Ketua Himperra Lampung
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In