• Redaksi
  • Tentang Kami
Selasa, April 21, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Berita

Dari Ayah ke Anak: Isbedy Stiawan ZS Wariskan Api Sastra di Lampung

MeldaEditorMelda
Jan 15, 2026
A A
Dari Ayah ke Anak: Isbedy Stiawan ZS Wariskan Api Sastra di Lampung
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG- Panggung Teater Tertutup Taman Budaya Lampung bergemuruh pada Kamis, 15 Januari 2026. Penyair senior Lampung, Isbedy Stiawan ZS, tampil membaca puisi bersama putrinya, Dzafira Adelia Putri Isbedy, dalam penutupan acara Bedah Buku Antologi Puisi Penulis Muda Lampung. Kolaborasi lintas generasi ini menjadi simbol kuat estafet kepenyairan yang terus dirawat dan dikembangkan di Lampung.

Penampilan tersebut tidak hanya menjadi sajian artistik, tetapi juga pernyataan kultural bahwa sastra Lampung hidup, bergerak, dan tumbuh melalui regenerasi yang nyata.

Kolaborasi Keluarga di Panggung Sastra Lampung

Momen tersebut semakin sarat makna ketika Isbedy tidak tampil seorang diri. Ia hadir bersama sang istri, Fitri Anggraini Roffar, Ketua Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS, yang selama ini aktif membuka ruang kreatif dan pendampingan bagi penulis muda Lampung.

BeritaTerkait

Kemah Sastra 2026 Usai, Peserta Harap Kegiatan Digelar Rutin

Rayakan Hari Perempuan Sedunia, Dakocan Bahas Sastra Feminis di Taman Budaya Lampung

Kehadiran keluarga Isbedy di satu panggung menjadikan sastra bukan sekadar ekspresi personal, melainkan nilai yang diwariskan. Panggung sastra berubah menjadi ruang pendidikan kultural, tempat nilai, etika, dan semangat kepenyairan diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

“Puisi bukan hanya dibaca, tetapi dihidupi. Regenerasi adalah keniscayaan agar sastra tidak berhenti pada satu zaman,” ujar Isbedy Stiawan ZS seusai pembacaan puisi.

ADVERTISEMENT

Dzafira dan Simbol Regenerasi Penyair Lampung

Dzafira Adelia, siswi SMP yang telah beberapa kali menorehkan prestasi dalam lomba baca puisi, membuka sesi pembacaan dengan penuh penghayatan. Penampilannya menegaskan bahwa regenerasi sastra Lampung bukan wacana, melainkan realitas yang sedang tumbuh.

Dzafira sebelumnya juga pernah tampil bersama Isbedy dalam sejumlah agenda sastra nasional, termasuk Festival Puisi Esai Jakarta dan Pekan Kebudayaan Daerah Lampung. Kehadirannya di panggung ini menegaskan kesinambungan tradisi sastra dalam lingkup keluarga sekaligus komunitas.

Lamban Sastra dan Penulis Muda Lampung

Acara Bedah Buku Antologi Puisi ini merupakan bagian dari upaya Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS bersama Komunitas Penulis Muda Lampung (KPML) dalam menyiapkan kader penyair masa depan. Antologi yang dibedah memuat karya generasi baru penyair Lampung yang dinilai memiliki keberanian estetik dan kesadaran sosial.

Ketua Panitia, Anggi Farhans, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk afirmasi bagi penulis muda agar percaya diri menempatkan diri dalam peta sastra nasional.

“Kami ingin penyair muda Lampung tidak hanya hadir, tetapi juga diperhitungkan. Bedah buku ini adalah ruang belajar sekaligus legitimasi kultural,” kata Anggi.

Subjudul
Lampung Menuju Lumbung Penyair Nasional

Melalui konsistensi kegiatan sastra, Lampung kian menegaskan posisinya sebagai salah satu lumbung penyair di Indonesia, sejajar dengan daerah-daerah yang telah lebih dulu dikenal seperti Yogyakarta dan Bali.

Penutupan acara oleh keluarga Isbedy Stiawan ZS menjadi penegasan bahwa sastra Lampung tidak bertumpu pada satu figur, tetapi bergerak melalui ekosistem yang sehat—keluarga, komunitas, dan ruang budaya yang saling menguatkan.

Pada petang itu, puisi tidak sekadar dibacakan. Ia diwariskan, dirawat, dan diserahkan kepada generasi berikutnya dengan keyakinan bahwa sastra Lampung akan terus menyala dan relevan di tingkat nasional.

Source: ALFARIEZIE
Tags: Bedah Buku PuisiIsbedy Stiawan ZSlamban sastraPenulis Muda LampungPenyair LampungRegenerasi SastraSastra LampungTaman Budaya Lampung
ShareTweetSendShare
Previous Post

Edwin Apriandi Resmi Nahkodai PWI Lampung Selatan, Fokus Profesionalisme Wartawan

Next Post

Bedah Buku Kota Kelabu: Fitria Novita Rahma Hadirkan Puisi Penuh Ketabahan

Related Posts

Kisah Haru Abi Eks Korban TPPO, Kini Kembali Bangkit di Kalianda
Berita

Kisah Haru Abi Eks Korban TPPO, Kini Kembali Bangkit di Kalianda

Apr 20, 2026
Alumni SMPN 2 Bandar Lampung Angkatan 82 Solidkan Organisasi Lewat Kepengurusan Baru
Bandar Lampung

Alumni SMPN 2 Bandar Lampung Angkatan 82 Solidkan Organisasi Lewat Kepengurusan Baru

Apr 20, 2026
Gubernur Mirza: UMKM Tak Boleh Jalan Sendiri, Harus Didukung Ekosistem
Bandar Lampung

Gubernur Mirza: UMKM Tak Boleh Jalan Sendiri, Harus Didukung Ekosistem

Apr 20, 2026
Transformasi Transportasi Bali, Water Taxi Jadi Proyek Strategis Integrasi Antarmoda
Bandar Lampung

Transformasi Transportasi Bali, Water Taxi Jadi Proyek Strategis Integrasi Antarmoda

Apr 20, 2026
Bersatu Lawan HALINAR, Lapas Kalianda Gelar Deklarasi Bersama Seluruh Jajaran
Berita

Bersatu Lawan HALINAR, Lapas Kalianda Gelar Deklarasi Bersama Seluruh Jajaran

Apr 20, 2026
Hari Kartini 2026, Pemprov Lampung Gaungkan Kesetaraan Gender dan Pendidikan
Bandar Lampung

Hari Kartini 2026, Pemprov Lampung Gaungkan Kesetaraan Gender dan Pendidikan

Apr 20, 2026
Next Post
Bedah Buku Kota Kelabu: Fitria Novita Rahma Hadirkan Puisi Penuh Ketabahan

Bedah Buku Kota Kelabu: Fitria Novita Rahma Hadirkan Puisi Penuh Ketabahan

Ruletka Kasyno Darmowe Spiny - Recenzja

Ruletka Darmowe Spiny na Żywo - Recenzja Kasyna Online

Ruletka 2025 doświadczenie: przegląd eksperta

Die Zukunft mobiler Spiele in Casinos

banner 300250

Berita Terkini

  • Kisah Haru Abi Eks Korban TPPO, Kini Kembali Bangkit di Kalianda
  • Alumni SMPN 2 Bandar Lampung Angkatan 82 Solidkan Organisasi Lewat Kepengurusan Baru
  • Gubernur Mirza: UMKM Tak Boleh Jalan Sendiri, Harus Didukung Ekosistem
  • Transformasi Transportasi Bali, Water Taxi Jadi Proyek Strategis Integrasi Antarmoda
  • Bersatu Lawan HALINAR, Lapas Kalianda Gelar Deklarasi Bersama Seluruh Jajaran
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In