‘Puisi 68’ Resmi Terbit, Isbedy Siapkan Peluncuran dan Diskusi Sastra
PANTAU LAMPUNG- Buku ‘Puisi 68″ karya Isbedy Stiawan ZS telah terbit. Ini buku ke tiga di tahun 2026, setelah “Kenduri
Read MorePANTAU LAMPUNG- Buku ‘Puisi 68″ karya Isbedy Stiawan ZS telah terbit. Ini buku ke tiga di tahun 2026, setelah “Kenduri
Read MorePANTAU LAMPUNG- Kegiatan Kemah Sastra 2026 yang berlangsung sejak 6 April 2026 di Villa Kedaung, Kemiling, resmi ditutup dengan suasana
Read MoreOleh Affan Zaldi Erya PANTAU LAMPUNG- Jejak kepenyairan tidak lahir dalam sekejap. Dari lorong kelas hingga lorong batin yang penuh
Read MorePANTAU LAMPUNG- Puisi Meniti Anak-Anak Bapak merupakan karya yang bertumpu pada kritik sosial-linguistik: penyair menyoroti kegagalan manusia dalam menggunakan bahasa
Read MorePANTAU LAMPUNG- Sebuah puisi menyebut Bandar Lampung bukan sebagai kota, melainkan kaleng bir bekas orang tidur di pinggir jalan. Metafora
Read MorePANTAU LAMPUNG- Sastrawan Lampung, Isbedy Stiawan ZS, kembali membawa suara sastra daerah ke panggung nasional. Ia dipastikan hadir dalam peluncuran
Read MorePANTAU LAMPUNG- Suasana Teater Tertutup Taman Budaya Lampung berubah menjadi hening penuh perasaan saat penyair muda asal Desa Palas Jaya,
Read MorePANTAU LAMPUNG- Panggung Teater Tertutup Taman Budaya Lampung bergemuruh pada Kamis, 15 Januari 2026. Penyair senior Lampung, Isbedy Stiawan ZS,
Read MorePANTAU LAMPUNG – Puisi Hikayat Sinar yang Disangkal karya Muhammad Alfariezie menghadirkan lanskap batin yang sangat lirih dan reflektif, menyingkap
Read MorePANTAU LAMPUNG– Dunia sastra Lampung kembali dikejutkan oleh karya penuh kritik sosial dari penyair muda Muhammad Alfariezie, sosok yang sebelumnya
Read More