PANTAU LAMPUNG– Ribuan warga memadati Desa Sukadadi, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, untuk mengikuti jalan sehat yang digelar oleh Jaringan Muda Pesawaran (JMP) pada Minggu, 8 September 2024. Acara ini bertujuan untuk menunjukkan dukungan kuat terhadap pasangan calon (Paslon) Nanda dan Antonius dalam Pilkada Serentak 2024.
Ketua JMP, Eduan Lesmana, menegaskan bahwa jalan sehat ini adalah bentuk aspirasi murni dari kalangan anak muda. “Ini bukan intervensi dari partai politik atau dorongan pihak manapun. Kami, sebagai anak muda, merasa penting untuk terlibat dalam mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Pesawaran,” ujar Eduan.
Eduan percaya bahwa pasangan Nanda dan Antonius dapat membawa perubahan positif yang nyata bagi masyarakat Pesawaran, khususnya generasi muda. “Kami yakin bahwa Bunda Nanda adalah sosok yang tepat untuk memimpin Pesawaran, dengan pemahaman mendalam terhadap aspirasi dan keinginan milenial serta generasi Z,” tambahnya.
Eduan juga menegaskan bahwa dukungan ini diberikan dengan pertimbangan matang terhadap visi, misi, dan program-program paslon Nanda dan Antonius untuk periode 2024-2029. “Kami percaya bahwa visi dan misi mereka sejalan dengan harapan kami untuk membangun Pesawaran menjadi lebih baik dan memberikan perhatian khusus kepada perkembangan pemuda,” katanya.
Dengan semangat persatuan, Eduan berharap dukungan ini dapat berkontribusi pada terwujudnya visi Pesawaran Cerdas, Aman, Kreatif, Efektif, dan Produktif (CAKEP). “Visi Pesawaran CAKEP akan menjadikan Pesawaran maju dalam segala aspek, termasuk infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi,” pungkasnya.
Bakal Calon Bupati Pesawaran, Nanda Indira, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi atas dukungan dari kalangan milenial dan generasi Z. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan ini. Kami bangga dengan semangat mereka. Kita perlu bekerja bersama-sama untuk membangun Kabupaten Pesawaran menjadi lebih baik dan maju,” ucap Nanda.
Nanda juga menilai bahwa peningkatan kesadaran politik di kalangan milenial dan generasi Z adalah hal yang positif. “Mereka adalah pemuda dengan daya nalar yang kritis terhadap realitas sosial dan dinamika politik di Kabupaten Pesawaran,” tambah Nanda, yang didampingi Antonius.***











