oleh

Indikasi Dugaan Pungli di SMPN 3 Way Jepara

LAMPUNG TIMUR, PL– Dugaan pungli yang dilakukan oleh komite SMPN 3 Way Jepara Lampung Timur beberapa bulan untuk dipergunakan pembuatan pagar sekolah mencuat ke publik.

Saat Awak Media mengkonfirmasi Siti Nurjanah Wali murid dari siswa Imam Fauzi membenarkan penarikan uang Sebesar Rp.150,000 yang dilakukan oleh Kasturi (Komite) untuk pembuatan pagar Sekolah.

Siti Nurjanah dan beberapa wali murid lainnya menyayangkan adanya pungutan komite dan Infak. Selain bisa membebani wali murid, pungutan-pungutan seperti komite dan Infak segera dibayar, sebagian Wali murid takut berdampak mengganggu konsentrasi anak anak mereka saat belajar.

Selain diduga pungli yang berkedok penarikan Komite dan Infak, SMPN 3 Way Jepara juga diduga telah memungut uang salar di kantin sekolah sebesar Rp.6000 perhari untuk uang kebersihan.

Awak Media juga mengkonfirmasi Kasturi, namun ia menyangkal kalau pihak komite memaksa wali murid untuk membayar uang sebesar Rp.150.000 kepada Wali murid SMPN 3 Way Jepara.

Kasturi juga menyampaikan penarikan uang tersebut telah di musyawarahkan sebelumnya dan disetujui oleh semua wali murid.

“Kami kalau menunggu dari dinas terkait kapan mau dibangun, sedangkan menginginkan sekolah kami maju, sedangkan kami menarik uang kepada wali murid untuk membuat pagar sepanjang 100 M di belakang sekolah, bertujuan agar anak-anak didik kami tidak dapat membolos jika sudah di pagar,” tuturnya.

Di hari yang sama Kepala Sekolah SMPN 3 Way Jepara ikut menjelaskan kepada Awak Media bahwa pihak Sekolah tidak pernah meminta ada pun masyarakat yang ingin mengembangkan dan membantu itu sah saja.

“Walaupun kami mempunyai dana Bos jika masyarakat tidak membantu dan mendukung maka kedepannya akan tenggelam dan tenggelam,” pungkasnya.

Jika mengacu peraturan Menteri pendidikan dan kebudayaan No. 44 tahun 2012 dalam pasal 9 ayat 1 menjelaskan satuan pendidikan dasar yang diselenggarakan oleh pemerintah, atau pemerintah daerah dilarang memungut biaya satuan pendidikan .Juga permendikbud No 75 tahun 2016 pasal 12 huruf( a)yang menyebutkan komite sekolah baik perorangan maupun Kolektif dilarang menjual buku pelajaran, bahan seragam sekolah,Ajar sekolah,dan perlengkapan bahan ajar sekolah.

A51R