• Redaksi
  • Tentang Kami
Sabtu, April 25, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Ruwa Jurai Bandar Lampung

Program Makan Gratis Dipertanyakan, Dari Pencemaran hingga Dampak UMKM

IwangEditorIwang
Apr 23, 2026
A A
Program Makan Gratis Dipertanyakan, Dari Pencemaran hingga Dampak UMKM
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG- Di Balik Menu Sehat MBG: Lingkungan Terancam, Pedagang Kecil Terhimpit Gelombang kritik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) kian menguat. Program yang sejak awal digadang-gadang sebagai solusi peningkatan gizi sekaligus penggerak ekonomi rakyat, kini justru dihadapkan pada temuan-temuan lapangan yang memantik tanda tanya besar: ada apa sebenarnya dengan implementasinya?

Sorotan tajam datang dari komunitas lingkungan Pandawara Group. Dalam aksi bersih sungai yang mereka lakukan, ditemukan pemandangan yang sulit diterima akal sehat—susu program MBG dibuang begitu saja ke aliran sungai dalam jumlah yang tidak sedikit. Temuan ini bukan sekadar soal limbah, tetapi menyangkut potensi pemborosan anggaran negara sekaligus ancaman bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Padahal, sejak awal peluncurannya, pemerintah melalui Badan Gizi Nasional telah menetapkan standar ketat pengelolaan limbah program MBG. Konsep ekonomi sirkular menjadi fondasi, di mana sisa makanan dan limbah seharusnya dikelola, diolah, dan dilaporkan secara transparan kepada pemerintah daerah. Namun fakta di lapangan menunjukkan adanya celah serius antara regulasi dan praktik.

BeritaTerkait

Setiap Hujan Pasti Banjir, Warga Tanjung Gading Minta Solusi

Kewajiban Plasma 20 Persen, Panji Minta PTPN IV Tidak Abaikan Hak Rakyat

Pandawara menyayangkan keras kejadian tersebut. Mereka menilai, pembuangan makanan bergizi ke sungai bukan hanya mencoreng tujuan mulia program, tetapi juga berpotensi menciptakan dampak lingkungan baru—mulai dari pencemaran air hingga risiko kesehatan bagi warga sekitar yang masih bergantung pada sumber air tersebut.

Di sisi lain, persoalan lain muncul secara perlahan namun pasti: efek domino terhadap pelaku usaha kecil di lingkungan sekolah. Sejumlah kantin dan pedagang mengaku mengalami penurunan drastis pembeli sejak program MBG berjalan. Para siswa yang sebelumnya menjadi pelanggan utama kini lebih mengandalkan makanan gratis yang disediakan.

ADVERTISEMENT

Di balik wajah ceria siswa yang menikmati menu sehat, tersimpan kegelisahan para pedagang kecil. Mereka dipaksa beradaptasi dalam waktu singkat, bahkan tak sedikit yang mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari akibat turunnya pendapatan. Harapan mereka sederhana—kebijakan yang hadir seharusnya merangkul, bukan justru memukul pelaku usaha yang telah lama menggantungkan hidup di lingkungan sekolah.

Ironi ini menjadi semakin kontras jika dikaitkan dengan pesan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa program MBG juga ditujukan untuk mendorong kesejahteraan UMKM. Namun realitas di lapangan menunjukkan adanya ketimpangan antara visi dan pelaksanaan.

Situasi ini memunculkan pertanyaan mendasar: apakah pengawasan terhadap program MBG sudah berjalan efektif? Ataukah ada persoalan dalam distribusi, manajemen, hingga koordinasi antar pihak yang belum terselesaikan?

Jika tidak segera dibenahi, program yang seharusnya menjadi solusi justru berpotensi melahirkan masalah baru—dari pemborosan anggaran, kerusakan lingkungan, hingga tergerusnya ekonomi rakyat kecil. Pemerintah kini dihadapkan pada ujian nyata: memastikan bahwa setiap kebijakan tidak hanya baik di atas kertas, tetapi juga tepat sasaran di lapangan.

Source: IWANG BAGAS TAMA
Tags: #Lingkungan#UMKMBadan Gizi NasionalBerita NasionalEkonomi RakyatMakan Bergizi GratisMBGPandawara GroupProgram Pemerintah.
ShareTweetSendShare
Previous Post

Minim Kehadiran Saksi, Sidang Kasus PT LEB di PN Tanjungkarang Cepat Selesai

Next Post

Aksi Pencurian Kabel Terbongkar, 5 Pelaku Ditangkap di Tanjung Bintang

Related Posts

Puisi dan Perlawanan: Analisis Karya Muhammad Alfariezie
Bandar Lampung

Puisi dan Perlawanan: Analisis Karya Muhammad Alfariezie

Apr 24, 2026
Polemik Perumda Limau Kunci Menguat, Publik Pertanyakan Transparansi Pimpinan
Berita

Polemik Perumda Limau Kunci Menguat, Publik Pertanyakan Transparansi Pimpinan

Apr 24, 2026
Sekolah Menanti, Disdik Pastikan BOSDA Segera Direalisasikan
Bandar Lampung

Sekolah Menanti, Disdik Pastikan BOSDA Segera Direalisasikan

Apr 24, 2026
PT LEB dan Dua Wajah Perjalanan: Perjuangan Operasional dan Persoalan Hukum
Bandar Lampung

PT LEB dan Dua Wajah Perjalanan: Perjuangan Operasional dan Persoalan Hukum

Apr 24, 2026
Aset Perumda Masih Dikuasai Eks Dirut, Sekda Lambar Angkat Bicara
Berita

Aset Perumda Masih Dikuasai Eks Dirut, Sekda Lambar Angkat Bicara

Apr 24, 2026
Dirut Perumda Air Minum Limau Kunci Dilaporkan Belum Setorkan Aset dan Dana
Berita

Dirut Perumda Air Minum Limau Kunci Dilaporkan Belum Setorkan Aset dan Dana

Apr 23, 2026
Next Post
Aksi Pencurian Kabel Terbongkar, 5 Pelaku Ditangkap di Tanjung Bintang

Aksi Pencurian Kabel Terbongkar, 5 Pelaku Ditangkap di Tanjung Bintang

Rapat dengan Kemenperin, Lampung Percepat Realisasi Balai Diklat Industri

Rapat dengan Kemenperin, Lampung Percepat Realisasi Balai Diklat Industri

BPN Pringsewu Lakukan Tinjau Lapang, Fokus Akurasi Data Sengketa

BPN Pringsewu Lakukan Tinjau Lapang, Fokus Akurasi Data Sengketa

Madri Daud Fokus Konsolidasi dan Sinergi Usai Terpilih Pimpin KAHMI

Madri Daud Fokus Konsolidasi dan Sinergi Usai Terpilih Pimpin KAHMI

Dari Kafe ke Gardu Listrik, AI Jalani Dua Peran sebagai Pencuri Kabel

Dari Kafe ke Gardu Listrik, AI Jalani Dua Peran sebagai Pencuri Kabel

banner 300250

Berita Terkini

  • Puisi dan Perlawanan: Analisis Karya Muhammad Alfariezie
  • Polemik Perumda Limau Kunci Menguat, Publik Pertanyakan Transparansi Pimpinan
  • Sekolah Menanti, Disdik Pastikan BOSDA Segera Direalisasikan
  • PT LEB dan Dua Wajah Perjalanan: Perjuangan Operasional dan Persoalan Hukum
  • Aset Perumda Masih Dikuasai Eks Dirut, Sekda Lambar Angkat Bicara
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In