• Redaksi
  • Tentang Kami
Rabu, Juni 24, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Berita

Zona Inti TNWK Dirombak? Polemik Mencuat, Tuduhan Serius Beradu dengan Bantahan Keras Pemerintah

MeldaEditorMelda
Des 12, 2025
A A
Zona Inti TNWK Dirombak? Polemik Mencuat, Tuduhan Serius Beradu dengan Bantahan Keras Pemerintah
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG- Zona inti Taman Nasional Way Kambas (TNWK) kembali menjadi pusat perdebatan publik. Tuduhan serius terkait perombakan zona inti konservasi mencuat setelah pemerhati lingkungan dari Jaringan Konservasi Ekosistem Lampung, Almuheri Ali Paksi, menuding pemerintah tengah membuka jalan bagi pemanfaatan kawasan konservasi secara besar-besaran.

Menurut Almuheri, TNWK diduga akan mengubah zona inti—yang sejatinya merupakan area paling dilindungi—menjadi zona pemanfaatan. Ia menyebut langkah tersebut sebagai bentuk pelemahan konservasi dan berpotensi menghancurkan hutan yang tersisa di Lampung.

Ia menyampaikan bahwa perubahan zona inti mencapai 70 persen dari luasan total kawasan. Berdasarkan dokumennya, zona inti yang pada tahun 2020 mencapai lebih dari 59 ribu hektare, kini tersisa sekitar 27 ribu hektare. Ia mengklaim penyusutan 32 ribu hektare itu berkaitan dengan pihak asing yang diduga membeli kawasan karena kandungan logam dan mineral strategis di dalamnya.

BeritaTerkait

PT Sarana Global Quarry Tebar Kepedulian di Iduladha, Kurban PT SGQ Pererat Harmoni dengan Warga Banjar Agung

Wapres Gibran Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Lampung Timur, Fasilitas Modern Disiapkan untuk Tingkatkan Produksi Nelayan

Almuheri menunjukkan peta perubahan kawasan yang memicu kecurigaannya. Menurutnya, penyusutan masif itu telah membuat satwa liar semakin sering masuk ke wilayah pemukiman, termasuk ke Kota Sukadana. Ia meminta komunitas konservasi dan media di Lampung menuntut penjelasan gamblang dari pihak TNWK terkait alasan perubahan zona inti menjadi zona pemanfaatan.

Ia juga mengaitkan perubahan zona inti dengan potensi “ekspansi” terselubung yang mengancam kawasan konservasi terakhir di provinsi Lampung. Baginya, perubahan skala besar pada area inti konservasi merupakan ancaman tidak hanya bagi ekosistem, tetapi juga keberlangsungan satwa endemik.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menepis keras seluruh tuduhan tersebut. Direktur Perencanaan Kawasan Konservasi, Ahmad Munawir, menyatakan bahwa pernyataan Almuheri sangat keliru dan tidak berdasar.

Munawir menjelaskan bahwa perubahan zona inti tidak berkaitan dengan wisata, pertambangan, atau aktivitas komersial lain yang bersifat ekstraktif. Menurutnya, kebijakan itu justru bertujuan menjalankan amanat Undang-Undang 32/2024 terkait pemanfaatan karbon di kawasan konservasi.

Ia menegaskan bahwa pemanfaatan karbon bukan berarti eksploitasi. Kegiatan ini berfokus pada perlindungan, penjagaan, penelitian, dan pemulihan ekosistem yang rusak. Konsep pemanfaatan karbon diterapkan justru agar kawasan konservasi memiliki nilai tambahan tanpa merusak lingkungan. Ia menyebut contoh negara-negara seperti Guatemala dan Madagaskar yang telah mengubah zona inti menjadi zona pemanfaatan untuk produksi karbon tanpa menebang pohon.

Munawir menambahkan bahwa tidak ada satu pohon pun yang boleh ditebang dalam skema pemanfaatan karbon. Menurutnya, menebang pohon justru menghilangkan potensi karbon yang dapat dimanfaatkan oleh negara sebagai upaya mengurangi emisi dan mencegah deforestasi.

Terkait tuduhan bahwa sebagian zona inti telah “dijual” ke negara asing, ia membantah tegas. Ia menegaskan bahwa kawasan negara tidak mungkin dijual dalam bentuk apa pun. Jika ada badan usaha yang terlibat, itu semata-mata berkaitan dengan perizinan pemanfaatan karbon dan semuanya diawasi oleh regulasi negara.

Kepala Balai TNWK, Zaidi, turut memberikan klarifikasi mengenai penyusutan zona inti yang disorot oleh Almuheri. Ia menyampaikan bahwa penyusutan tersebut bukan disebabkan transaksi lahan, melainkan akibat kebakaran hutan yang terjadi hampir setiap tahun. Menurutnya, kawasan yang terbakar kemudian dikategorikan sebagai area rehabilitasi, bukan zona inti.

Zaidi menjelaskan bahwa TNWK selama ini telah bekerja sama dengan sejumlah mitra dalam upaya rehabilitasi hutan, namun kendala anggaran membuat beberapa program pemulihan belum optimal. Karena itu, skema pemanfaatan karbon dinilai sebagai langkah strategis untuk menambah sumber pendanaan konservasi.

TNWK kini menyiapkan sekitar 33 ribu hektare lahan sebagai pilot project pemanfaatan karbon. Proyek ini akan menjadi yang pertama di Lampung, dan jika berhasil, kemungkinan besar akan menjadi model nasional bagi kawasan konservasi lain di seluruh Indonesia.

Menurut Zaidi, skema ini penting untuk mempercepat pemulihan ekosistem TNWK yang selama bertahun-tahun terbebani dampak kebakaran dan keterbatasan anggaran.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: #LampungTimurHutanLestariKLHKKonservasiHutanLingkunganHidupPemanfaatanKarbonTNWKWayKambas
ShareTweetSendShare
Previous Post

ASDP Bakauheni Siapkan Strategi Jitu Hadapi Lonjakan Penumpang Nataru 2025/2026

Next Post

How Non GamStop Casino Player Verification Procedures Compare to Traditional UK Gaming Sites

Related Posts

Pembekalan KKN ITERA 2026, Bupati Pringsewu Soroti Potensi Ekonomi Berbasis Singkong
Berita

Pembekalan KKN ITERA 2026, Bupati Pringsewu Soroti Potensi Ekonomi Berbasis Singkong

Jun 24, 2026
Demo MBG di Bandar Lampung Jadi Sorotan, Muncul Pertanyaan soal Kepentingan di Baliknya
Bandar Lampung

Demo MBG di Bandar Lampung Jadi Sorotan, Muncul Pertanyaan soal Kepentingan di Baliknya

Jun 23, 2026
Gerakan Serentak Penetrasi Pasar Berlanjut di Sukoharjo, Warga Sambut Positif
Berita

Gerakan Serentak Penetrasi Pasar Berlanjut di Sukoharjo, Warga Sambut Positif

Jun 23, 2026
Takut Ditembak Petugas, Pelaku Penusukan di Pringsewu Datangi Kantor Polisi
Berita

Takut Ditembak Petugas, Pelaku Penusukan di Pringsewu Datangi Kantor Polisi

Jun 23, 2026
Berita

Terungkap! Dugaan Pungli Dana BOS dan Guru PPPK Guncang Dunia Pendidikan Lampung Selatan

Jun 23, 2026
Ketua GMNI Lampung: Rakyat Harus Punya Saluran Pengaduan yang Mudah dan Terbuka
Bandar Lampung

Ketua GMNI Lampung: Rakyat Harus Punya Saluran Pengaduan yang Mudah dan Terbuka

Jun 23, 2026
Next Post

How Non GamStop Casino Player Verification Procedures Compare to Traditional UK Gaming Sites

The Evolution of Casino Marketing Strategies

The Best Free Bet Bonus Zambia: A Comprehensive Guide

The Ultimate Guide to Betting Bonuses for Existing Customers

The Explanation Behind Non GamStop Casinos Having Broader Game Libraries Than UKGC Licensed Options

banner 300250

Berita Terkini

  • Pembekalan KKN ITERA 2026, Bupati Pringsewu Soroti Potensi Ekonomi Berbasis Singkong
  • Kasyna Z Szybka Wyplata Jak Znalezc Te Najlepsze dla Polskich Graczy
  • Jak wybrać bezpieczne Kasyno Depozyt Skrill Sprawdź licencję i zabezpieczenia
  • Siru Mobile Casino 5 euron talletukset faktat ja myytit parhaat pikkutalletukset 2026
  • Demo MBG di Bandar Lampung Jadi Sorotan, Muncul Pertanyaan soal Kepentingan di Baliknya
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In