• Redaksi
  • Tentang Kami
Senin, April 13, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Berita

Bencana Hutan Sumatra Bukan Salah Reforma Agraria, Tapi DPR dan Korporasi!

MeldaEditorMelda
Des 8, 2025
A A
Bencana Hutan Sumatra Bukan Salah Reforma Agraria, Tapi DPR dan Korporasi!
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG- Pernyataan mengejutkan datang dari Anggota DPR RI Komisi IV, Firman Subagyo (Fraksi Golkar), yang menuding reforma agraria sebagai penyebab rusaknya hutan di Sumatra. Tapi, tunggu dulu… fakta di lapangan justru berkata sebaliknya.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Menteri Kehutanan, Firman bilang:

“Setelah reformasi hutan kita hancur, hentikan Reforma Agraria…”

BeritaTerkait

Isbedy Luncurkan Kenduri Sumatera, Puisi Bencana

Evaluasi Tata Ruang Sumatera Pascabencana: Menteri Nusron Soroti Akar Masalah Banjir dan Ketimpangan Tanah di Indonesia

Masalahnya, tuduhan ini tidak ada dasar ilmiah dan fakta di lapangan. Justru, reforma agraria yang seharusnya dijalankan untuk menata ulang tanah dan hutan belum pernah berjalan dengan benar di Sumatra.

Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) menegaskan: daripada menyalahkan kebijakan pro-rakyat, DPR harus menyoroti kebijakan pro-korporasi yang memberi karpet merah untuk deforestasi, monopoli tanah, dan perusakan sumber daya alam. Selama ini, puluhan juta hektar hutan dan tanah rakyat dirampas oleh korporasi dan elit politik, sementara rakyat marjinal yang seharusnya dilindungi jadi korban bencana ekologis seperti banjir dan longsor.

ADVERTISEMENT

Contohnya, PT Toba Pulp Lestari (TPL) yang sejak 1984 telah merusak lebih dari 269 ribu hektar hutan di Sumatera Utara, memicu konflik dengan masyarakat adat Tano Batak dan masyarakat sekitar Danau Toba.

KPA menekankan bahwa reforma agraria sejati justru solusi untuk mengatasi akar masalah: menertibkan konsesi, menata ulang penguasaan tanah, dan memastikan tata kelola agraria serta sumber daya alam yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Selain itu, ketimpangan kepemilikan tanah di Indonesia semakin akut. Ratusan korporasi menguasai jutaan hektar tanah di sektor kehutanan, perkebunan sawit, dan tambang, sementara pemerintah terus menargetkan pembukaan hutan untuk proyek food estate, KEK, KSPN, IKN, dan lainnya. Praktik monopoli semacam ini yang membuat tanah dan ekosistem hutan rusak parah.

Bencana ekologis di Sumatra sebenarnya adalah hasil kejahatan agraria dan tata kelola yang buruk, bukan karena reforma agraria. Kegagalan pemerintah dan DPR untuk menjalankan reforma agraria yang benar membuat rakyat dan lingkungan terus menderita.

KPA menegaskan, pernyataan Firman Subagyo bukan hanya keliru, tapi bisa menyesatkan publik. Reforma agraria bukan sekadar bagi-bagi tanah, melainkan upaya sistematis untuk melindungi hak rakyat, menyelesaikan konflik agraria, memulihkan lahan kritis, dan menjaga fungsi ekologis secara berkelanjutan.

Indonesia butuh DPR dan pemerintah yang paham konstitusi, reforma agraria, dan akar masalah struktural agraria, bukan yang asal tuduh dan mempolitisasi bencana.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: bencana ekologishak masyarakat adatkerusakan hutanKonflik Agrariakpamonopoli tanahpolitik lingkunganreforma agrariasumatera
ShareTweetSendShare
Previous Post

Kejati Lampung Menang Sidang Pra Peradilan PT LEB, Penetapan Tersangka M. Hermawan Eriadi Sah Secara Hukum

Next Post

Roulette Strategien Mobil: Maximieren Sie Ihre Gewinnchancen unterwegs

Related Posts

Paguyuban Pasundan Lampung Dorong Harmoni Budaya dan Pembangunan Daerah
Bandar Lampung

Paguyuban Pasundan Lampung Dorong Harmoni Budaya dan Pembangunan Daerah

Apr 12, 2026
Mirza Libatkan Komunitas Motor dan Ojol Dukung Pariwisata Lampung
Bandar Lampung

Mirza Libatkan Komunitas Motor dan Ojol Dukung Pariwisata Lampung

Apr 12, 2026
Gubernur Mirza: Pengalaman Purnabakti Dibutuhkan Hadapi Tantangan Birokrasi Modern
Bandar Lampung

Gubernur Mirza: Pengalaman Purnabakti Dibutuhkan Hadapi Tantangan Birokrasi Modern

Apr 12, 2026
Konflik Kepentingan Menguat, Kebijakan Eva Dwiana Jadi Perbincangan
Bandar Lampung

Konflik Kepentingan Menguat, Kebijakan Eva Dwiana Jadi Perbincangan

Apr 12, 2026
Mudik 2026 Sukses, ASDP Catat Kepuasan Publik di Atas 80 Persen
Berita

Mudik 2026 Sukses, ASDP Catat Kepuasan Publik di Atas 80 Persen

Apr 12, 2026
Ambil Risiko Demi Daerah, PT LEB Kini Hadapi Dakwaan Tipikor
Bandar Lampung

Ambil Risiko Demi Daerah, PT LEB Kini Hadapi Dakwaan Tipikor

Apr 12, 2026
Next Post

Roulette Strategien Mobil: Maximieren Sie Ihre Gewinnchancen unterwegs

Bikin Heboh! Tanggul Kali Bego Jebol, Banjir Rendam Rumah Warga Kapuran Tanggamus

Bikin Heboh! Tanggul Kali Bego Jebol, Banjir Rendam Rumah Warga Kapuran Tanggamus

Borgol Digital Tanggamus: Sidik Jari Jadi Bukti Gagalnya Integritas ASN?

Borgol Digital Tanggamus: Sidik Jari Jadi Bukti Gagalnya Integritas ASN?

Kejari Tanggamus Gelar Seminar HAKORDIA 2025, Bupati Ingatkan Semua Pihak: Basmi Korupsi Demi Kemakmuran Rakyat

Kejari Tanggamus Gelar Seminar HAKORDIA 2025, Bupati Ingatkan Semua Pihak: Basmi Korupsi Demi Kemakmuran Rakyat

Rekonstruksi Pembunuhan Kakak Ipar di Pringsewu, 17 Adegan Bongkar Aksi Tragis Sang Adik

banner 300250

Berita Terkini

  • My Deep Dive into Bolizyn Casino How the Platform Performed for Me
  • 10 asiaa Roostino Casinosta jotka sinun tulisi tietää ennen pelaamista
  • SlotyStake Casino En Dybtgående UX Test Din Guide til Platformen
  • Paguyuban Pasundan Lampung Dorong Harmoni Budaya dan Pembangunan Daerah
  • Mirza Libatkan Komunitas Motor dan Ojol Dukung Pariwisata Lampung
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In