• Redaksi
  • Tentang Kami
Selasa, April 28, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Ruwa Jurai Bandar Lampung

Ironi Pembangunan Bandar Lampung: Masjid Raya dan JPO Megah, Warga Pra Sejahtera Terpinggirkan

MeldaEditorMelda
Sep 2, 2025
A A
Ironi Pembangunan Bandar Lampung: Masjid Raya dan JPO Megah, Warga Pra Sejahtera Terpinggirkan
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG– Kota yang digembar-gemborkan tengah mengalami transformasi pembangunan ternyata menyimpan sisi pilu yang tak terlihat oleh banyak pihak. Di tengah megahnya proyek Masjid Raya Bakrie dan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang menghubungkan Kantor Pemkot dengan Masjid Al Furqon, masih banyak warga yang hidup dalam kesulitan dan kehilangan tempat tinggal.

Salah satunya adalah Nelly (60), seorang nenek renta yang kini harus bertahan hidup bersama dua cucunya di rumah tetangga setelah rumahnya luluh lantak diterjang pasang laut pada 8 Agustus lalu. Kejadian ini membuat rumahnya tidak lagi layak huni dan memaksa Nelly menghadapi hari-hari penuh ketidakpastian. Kondisi ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan megah tidak selalu berarti kesejahteraan bagi seluruh warga.

Ironi ini menampar wajah Pemkot Bandar Lampung yang dipimpin Wali Kota Eva Dwiana, yang belakangan dikenal publik dengan julukan “The Killer Policy”. Sementara rakyat kecil menjerit kehilangan hak dasar mereka, APBD justru dialokasikan untuk membiayai SMA Swasta ilegal bernama Siger dengan dalih membantu warga pra-sejahtera. Kebijakan ini menuai kritik karena jelas bertentangan dengan Permendikdasmen, UU Yayasan, UU Pendidikan, Perwali Dana Hibah, hingga aturan tata ruang. Bahkan langkah ini berpotensi menjerat pihak penyelenggara dan penerima dana hibah dalam ranah hukum pidana.

BeritaTerkait

Rahmat Mirzani Djausal Lepas Jemaah Haji, Tekankan Nilai Spiritual Ibadah

Jalan Berlubang di Sejumlah Titik, Publik Soroti Kebijakan Anggaran Pemkot

Keadaan ini menggambarkan ketimpangan yang nyata antara ambisi simbolik pemerintah dan kebutuhan riil warga. Pemerintah kota terlihat fokus pada pembangunan simbol-simbol kemegahan seperti masjid mewah dan JPO modern, sementara warga miskin seperti Nelly justru kehilangan hak paling mendasar: tempat tinggal yang layak. Ironi ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai prioritas dan keberpihakan kebijakan publik di Bandar Lampung.

Tidak hanya menyentuh sisi sosial, kasus ini juga memunculkan perdebatan mengenai transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran publik. Pembangunan fasilitas megah seharusnya sejalan dengan upaya perlindungan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk hunian yang aman dan layak. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa warga pra-sejahtera masih menghadapi tantangan besar, sementara proyek simbolik berjalan tanpa solusi konkret untuk mereka yang terdampak.

ADVERTISEMENT

Kondisi Nelly dan warga lainnya menjadi cermin ketidakmerataan pembangunan yang sering tersembunyi di balik gemerlap proyek kota. Ironi ini menjadi pengingat bahwa kesejahteraan masyarakat harus selalu menjadi fokus utama, bukan hanya pencitraan melalui pembangunan fisik semata.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: APBD Bandar LampungBandar lampungJPO Bandar LampungKehilangan RumahMasjid Raya BakrieWarga Pra Sejahtera
ShareTweetSendShare
Previous Post

Tanah Lado Festival 2025: Sinema Dokumenter Sebagai Ruang Ekspresi dan Kreativitas Anak Muda Lampung

Next Post

Bupati Lamteng Arditho Wijaya Resmikan Program Makan Bergizi Gratis untuk Siswa dan Ibu Hamil di Seputihagung

Related Posts

Aspirasi Warga Menguat, Lampu Jalan dan Infrastruktur Jadi Sorotan Reses di Sukoharjo
Berita

Aspirasi Warga Menguat, Lampu Jalan dan Infrastruktur Jadi Sorotan Reses di Sukoharjo

Apr 27, 2026
Kasus Sertifikat Lahan Kemenag, Kuasa Hukum Minta Hakim Pertimbangkan Bukti Baru
Berita

Kasus Sertifikat Lahan Kemenag, Kuasa Hukum Minta Hakim Pertimbangkan Bukti Baru

Apr 27, 2026
LKPJ 2025 Disampaikan, Pemprov Lampung Soroti Pelayanan Publik dan Infrastruktur
Bandar Lampung

LKPJ 2025 Disampaikan, Pemprov Lampung Soroti Pelayanan Publik dan Infrastruktur

Apr 27, 2026
Hari Otonomi Daerah 2026, Pemprov Lampung Fokus Penguatan PAD dan Transformasi Digital
Bandar Lampung

Hari Otonomi Daerah 2026, Pemprov Lampung Fokus Penguatan PAD dan Transformasi Digital

Apr 27, 2026
Inafis Turun Tangan, Polisi Dalami Jejak Pelaku Pencurian Motor
Berita

Inafis Turun Tangan, Polisi Dalami Jejak Pelaku Pencurian Motor

Apr 27, 2026
Gita Kurniawan Serap Aspirasi Warga, Banyak Keluhan Pelayanan Publik
Berita

Gita Kurniawan Serap Aspirasi Warga, Banyak Keluhan Pelayanan Publik

Apr 27, 2026
Next Post
Bupati Lamteng Arditho Wijaya Resmikan Program Makan Bergizi Gratis untuk Siswa dan Ibu Hamil di Seputihagung

Bupati Lamteng Arditho Wijaya Resmikan Program Makan Bergizi Gratis untuk Siswa dan Ibu Hamil di Seputihagung

Aksi Damai Tolak Kenaikan Tunjangan DPR di Lampung: Ribuan Warga Suarakan Aspirasi di Empat Titik

Aksi Damai Tolak Kenaikan Tunjangan DPR di Lampung: Ribuan Warga Suarakan Aspirasi di Empat Titik

BPN Pringsewu Serahkan Puluhan Lembar Sertifikat Aset Pemda

BPN Pringsewu Serahkan Puluhan Lembar Sertifikat Aset Pemda

BPN Pringsewu Kawal Proses Pembuatan Sertifikat Tanah Warga

BPN Pringsewu Kawal Proses Pembuatan Sertifikat Tanah Warga

Tim Gabungan Bekuk Sugianto, Otak Pencurian Mobil di Pringsewu

Tim Gabungan Bekuk Sugianto, Otak Pencurian Mobil di Pringsewu

banner 300250

Berita Terkini

  • Aspirasi Warga Menguat, Lampu Jalan dan Infrastruktur Jadi Sorotan Reses di Sukoharjo
  • Kasus Sertifikat Lahan Kemenag, Kuasa Hukum Minta Hakim Pertimbangkan Bukti Baru
  • LKPJ 2025 Disampaikan, Pemprov Lampung Soroti Pelayanan Publik dan Infrastruktur
  • Hari Otonomi Daerah 2026, Pemprov Lampung Fokus Penguatan PAD dan Transformasi Digital
  • Inafis Turun Tangan, Polisi Dalami Jejak Pelaku Pencurian Motor
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In