• Redaksi
  • Tentang Kami
Selasa, Mei 5, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Ekonomi

Yayasan Widya Erti Tutup Lubang Pemkab Lamtim

djadinEditordjadin
Nov 9, 2023
A A
Yayasan Widya Erti Tutup Lubang Pemkab Lamtim
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG– Petani kelapa di Lampung Timur mengeluhkan perhatian pemerintah yang selama ini tak pernah mereka terima. Terutama soal pendampingan budidaya kelapa nira berkelanjutan.

Ketua Kelompok Tani Kencana yakni Ahmad Sugianto (35) warga Desa Purwo Kencono, Sekampung Udik mengatakan, gangguan hama kwangwung masih terus menghantui mereka karena dapat merusak lahan hingga mencapai 30%.

“Hama kwangwung menyerang pada titik tumbuh tanaman kelapa yang baru diremajakan sehingga mengakibatkan kematian pada tanaman kelapa,” kata Ahmad Sugianto pada Rabu, 8 November 2023.

BeritaTerkait

DPRD Lamteng Temukan Indikasi Maladministrasi Jabatan di Pemkab

286 Jemaah Haji Lampung Selatan Siap Menuju Mekkah, Dilepas di Masjid Agung Kalianda

Petani kelapa hanya bisa berupaya semampunya. Tapi yang mengkhatirkan dari ketakmampuan mereka ialah banyak tanaman yang terbengkalai akibat serangan hama itu.

“Bertani kelapa di Lampung Timur itu sebenarnya banyak keuntungan, tapi sayangnya pemerintah belum maksimal memperhatikan petani kelapa,” kata pria 35 tahun itu.

ADVERTISEMENT

Pemasok gula kelapa Lamtim, Ibnu Sutoyo bahkan mengatakan, ia dapat mengirim gula kelapa Lampung Timur hingga 700 ton per bulan, namun itu sebelum adanya serangan hama.

Setelah serangan, pengirim gula merahnya menurun hingga 50% atau sekitar 350 ton per bulan.

Dengan kondisi tersebut, banyak petani yang melakukan replanting dengan menanam kelapa jenis Genjah Bali supaya produksi gula kelapa dapat meningkat kembali.

“Tapi ironisnya petani kelapa di Lampung Timur berjuang sendiri, maka dari hal tersebut dengan adanya program pemberdayaan terhadap petani kelapa dapat meningkatkan motivasi petani untuk terus bertani kelapa, sehingga menjadi pertanian yang berkelanjutan,” terang Sutoyo.

Yayasan Widya Erti melihat kondisi ini sudah memperihatinkan dan harus mendapat penanganan. Mereka pun hadir untuk menggelar sekolah lapangan kelapa nira bagi beberapa kelompok tani buah tersebut di Lampung Timur.

Tim Yayasan Widya Erti Indonesia Lukman Efendi menjelaskan, lembaganya telah menyiapkan sejumlah penyuluh swadaya yang terlatih. Namanya dokter kelapa nira. Pembentukannya bertujuan mendampingi petani kelapa di Lampung Timur.

Harapannya setelah adanya sekolah lapang, petani dapat melakukan pengelolaan budidaya kelapa nira yang lebih baik dan berkelanjutan sehingga hasil produksi gula kelapa dapat maksimal dan endingnya adalah untuk mensejahterakan petani kelapa nira.

“Petani yang akan kami libatkan dalam sekolah lapangan sebanyak 17 kelompok dan 373 petani. Sekolah lapang akan kami lakukan selama 5 bulan ke depan,” kata Lukman.

Terkait dengan petani kelapa, Pengawas Mutu Hasil Pertanian Dinas Pertanian Lampung Timur Heriyanto mengakui selama ini perhatian dari pemerintah untuk petani kelapa dinilai kurang.

Seperti bantuan bibit ataupun pendampingan dalam penanggulangan hama. Alasannya di Lampung Timur kondisi petani kelapa belum ada yang fokus artinya satu lahan khusus kelapa melainkan kelapa masih menjadi tanaman sampingan bagi petani.

“Kemungkinan kalau ada tanaman khusus atau petani khusus kelapa bisa kami perhatikan, tapi karena kelapa sepertinya masih semacam tanaman sampingan jadi kurang mendapat perhatian,” kata Heriyanto.

(Asir)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Rotari Club Bantu Pemkab Lamteng Dalam Bidang Kesehatan

Next Post

Juru Parkir Ditangkap Jajaran Polresta

Related Posts

Kehadiran Denny Caknan Picu Lonjakan Pengunjung dan Transaksi UMKM
Berita

Kehadiran Denny Caknan Picu Lonjakan Pengunjung dan Transaksi UMKM

Apr 27, 2026
Lampung Timur Rayakan HUT ke-27, UMKM dan Hiburan Rakyat Jadi Daya Tarik
Berita

Lampung Timur Rayakan HUT ke-27, UMKM dan Hiburan Rakyat Jadi Daya Tarik

Apr 16, 2026
Konflik Manusia dan Gajah, Pemkab Lampung Timur Siapkan Solusi Terpadu
Berita

Konflik Manusia dan Gajah, Pemkab Lampung Timur Siapkan Solusi Terpadu

Mar 27, 2026
Prestasi Intan di KDI 2026 Berbuah Beasiswa Hingga Perguruan Tinggi
Berita

Prestasi Intan di KDI 2026 Berbuah Beasiswa Hingga Perguruan Tinggi

Mar 23, 2026
Idulfitri Tanpa Kemewahan, Bupati Lampung Timur Turun Langsung Berbagi
Berita

Idulfitri Tanpa Kemewahan, Bupati Lampung Timur Turun Langsung Berbagi

Mar 22, 2026
Pantauan Pasar: Daging Sapi Tembus Rp150 Ribu, Ayam Tetap Rp38 Ribu
Berita

Pantauan Pasar: Daging Sapi Tembus Rp150 Ribu, Ayam Tetap Rp38 Ribu

Mar 20, 2026
Next Post
Juru Parkir Ditangkap Jajaran Polresta

Juru Parkir Ditangkap Jajaran Polresta

Perusahaan Penyalur PMI Tahan Dokumen Warga Lampung Timur Sebagai Jaminan

Perusahaan Penyalur PMI Tahan Dokumen Warga Lampung Timur Sebagai Jaminan

Ketua 1 TP PKK Lamteng Tinjau Gerakan Pangan Murah

Ketua 1 TP PKK Lamteng Tinjau Gerakan Pangan Murah

Ketua 1 TP PKK Lamteng Beri Warga Bibit Tanaman

Ketua 1 TP PKK Lamteng Beri Warga Bibit Tanaman

Petani Tewas Akibat Bakar Sampah Ladang Cabai

Petani Tewas Akibat Bakar Sampah Ladang Cabai

banner 300250

Berita Terkini

  • DPRD Lamteng Temukan Indikasi Maladministrasi Jabatan di Pemkab
  • 286 Jemaah Haji Lampung Selatan Siap Menuju Mekkah, Dilepas di Masjid Agung Kalianda
  • Percepatan Pantura Jawa, ATR/BPN Dorong Integrasi Tata Ruang Nasional dan Daerah
  • Bobol Rumah Tengah Malam, Pelaku Curanmor di Lampung Selatan Akhirnya Tertangkap
  • Polisi Selidiki Kasus Bocah Tenggelam di Kolam Ikan Adiluwih Pringsewu
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In