Rajanya HP Lipat, Galaxy Z8 Series Bikin AI Makin Dekat dengan Aktivitas Harian Warga Bandar Lampung
PANTAU LAMPUNG — Aktivitas masyarakat di Kota Bandar Lampung semakin lekat dengan penggunaan smartphone. Mulai dari berkomunikasi, bekerja, kuliah, mencari informasi, membuat konten, hingga menjalankan bisnis, hampir seluruh kegiatan tersebut dapat dilakukan melalui satu perangkat.
Kondisi itu membuat kebutuhan terhadap smartphone tidak lagi sekadar soal kemampuan berkomunikasi. Perangkat kini dituntut mampu mengikuti mobilitas penggunanya yang semakin dinamis.
Kebutuhan tersebut menjadi salah satu perhatian Samsung melalui Galaxy Z8 Series. Generasi terbaru smartphone lipat Samsung ini tidak hanya membawa pembaruan dari sisi perangkat keras, tetapi juga menghadirkan pengalaman Galaxy AI yang semakin terintegrasi dengan aktivitas sehari-hari.
Samsung menghadirkan tiga perangkat dengan karakter berbeda, yakni Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8. Ketiganya dirancang untuk memberikan pengalaman penggunaan yang menyesuaikan kebutuhan pengguna, termasuk masyarakat perkotaan seperti di Bandar Lampung.
Dari Mencari Informasi Menjadi Dibantu AI
Salah satu perubahan menarik pada Galaxy Z8 Series adalah kemampuan AI yang diarahkan untuk membantu pengguna beralih dari sekadar mencari informasi menuju tindakan.
Pada Galaxy Z Fold8, misalnya, fitur Now Nudge dapat memahami konteks yang sedang tampil di layar dan memberikan saran tindakan yang relevan.
Ketika pengguna sedang membicarakan sebuah agenda melalui percakapan, fitur tersebut dapat memberikan saran untuk melanjutkan aktivitas, termasuk membuka Kalender melalui tampilan Multi Window.
Konsep tersebut cukup relevan dengan aktivitas masyarakat Bandar Lampung yang semakin terbiasa melakukan banyak pekerjaan secara bersamaan.
Seorang mahasiswa dapat menggunakan smartphone untuk mengikuti perkuliahan sambil membuka catatan. Pekerja dapat berpindah dari percakapan pekerjaan ke kalender, sementara pelaku usaha dapat mengelola komunikasi pelanggan sekaligus mencari informasi produk.
Dengan layar yang lebih luas, Galaxy Z Fold8 menawarkan ruang kerja yang lebih fleksibel untuk aktivitas multitasking tersebut.
Kreativitas Konten Semakin Mudah
Bandar Lampung juga memiliki ekosistem kreator digital yang terus berkembang. Media sosial menjadi salah satu ruang bagi anak muda untuk membangun personal branding, mempromosikan usaha, maupun membagikan aktivitas sehari-hari.
Proses membuat konten biasanya tidak berhenti setelah kamera digunakan. Setelah mengambil foto atau video, pengguna masih harus memilih materi, melakukan penyuntingan, hingga membagikannya ke media sosial.
Galaxy Z8 Series menghadirkan sejumlah kemampuan berbasis Galaxy AI yang dirancang untuk membantu proses tersebut.
Pada Galaxy Z Fold8, fitur My FanCam dapat membantu pengguna membuat video dengan fokus pada orang tertentu. Pengguna dapat memilih video dari Galeri dan menentukan subjek yang ingin diikuti. Sistem kemudian melakukan reframing secara otomatis berdasarkan subjek tersebut.
Sementara itu, Photo Assist memungkinkan pengguna melakukan penyuntingan foto dengan memberikan instruksi melalui prompt.
Pengalaman tersebut dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang ingin membuat konten dengan proses editing yang lebih praktis.
Bagi kreator di Bandar Lampung, fitur semacam ini dapat dimanfaatkan untuk membuat konten kuliner, perjalanan, aktivitas komunitas, promosi usaha lokal, hingga konten personal tanpa harus selalu menggunakan perangkat tambahan.
Galaxy Z Flip8, AI Tanpa Harus Membuka Ponsel
Pendekatan berbeda ditawarkan Galaxy Z Flip8.
Samsung mengembangkan FlexWindow sebagai antarmuka yang memungkinkan pengguna mengakses berbagai informasi dan fungsi tanpa harus selalu membuka perangkat.
Pengguna dapat melihat informasi tertentu, mengakses fitur, maupun mendapatkan bantuan AI langsung melalui layar luar.
Salah satu fitur yang ditawarkan adalah Now Brief. Fitur ini memberikan ringkasan informasi yang dipersonalisasi berdasarkan rutinitas, minat, dan kebutuhan pengguna.
Informasi seperti cuaca, jadwal, maupun berbagai informasi yang dianggap relevan dapat ditampilkan melalui perangkat.
Bagi masyarakat Bandar Lampung dengan aktivitas yang padat, konsep tersebut dapat memberikan pengalaman yang lebih praktis. Pengguna tidak harus selalu membuka smartphone hanya untuk melihat informasi singkat.
Samsung juga menghadirkan kemampuan AI melalui Gemini Intelligence yang dapat diakses dari FlexWindow untuk membantu menjalankan aktivitas tertentu melalui perintah suara maupun tombol samping.
Hardware Menjadi Fondasi AI
Pengalaman AI tentu membutuhkan perangkat keras yang mampu mendukung berbagai aktivitas tersebut.
Galaxy Z Fold8 ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy yang menggabungkan kemampuan CPU, GPU, dan NPU untuk mendukung multitasking, konsumsi konten, serta berbagai pengalaman Galaxy AI.
Samsung juga menyediakan dukungan pembaruan sistem operasi dan keamanan hingga tujuh generasi pada Galaxy Z Fold8.
Sementara pada Galaxy Z Flip8, Samsung mencatat adanya peningkatan performa dibandingkan generasi sebelumnya. CPU disebut 30 persen lebih cepat, GPU meningkat 25 persen, sedangkan performa AI melalui NPU meningkat 41 persen dibandingkan Galaxy Z Flip7.
Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa smartphone lipat kini tidak hanya berbicara mengenai desain tipis atau kemampuan layar untuk dilipat.
Ada perkembangan lain yang semakin penting, yakni bagaimana perangkat dapat memahami konteks aktivitas pengguna dan membantu menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat.
Mendukung Aktivitas Digital Warga Bandar Lampung
Kehadiran Galaxy Z8 Series juga memperlihatkan perubahan cara masyarakat menggunakan smartphone.
Jika sebelumnya pengguna harus mengetahui aplikasi apa yang harus dibuka dan langkah apa yang harus dilakukan, pengalaman berbasis AI mulai bergerak menuju pendekatan yang lebih kontekstual.
Bagi mahasiswa di Bandar Lampung, misalnya, smartphone dapat digunakan untuk membaca materi, mencatat informasi, mencari referensi, hingga mengatur jadwal dalam satu perangkat.
Bagi pekerja dan pelaku usaha, kemampuan multitasking dapat membantu menjalankan komunikasi, mengelola agenda, mencari informasi, sekaligus membuat materi promosi.
Sementara bagi kreator konten, kamera, layar besar, kemampuan editing berbasis AI, dan berbagai fitur pendukung dapat membantu mempercepat proses create-edit-share.
Samsung menyebut Galaxy Z Series terbaru dibangun berdasarkan tujuh generasi inovasi foldable dan pengalaman konsumen. Hardware dan Galaxy AI kemudian dikembangkan dengan pendekatan yang berbeda untuk masing-masing bentuk perangkat.
Galaxy Z Fold8 lebih menonjolkan layar luas untuk multitasking, produktivitas, dan kreativitas. Sementara Galaxy Z Flip8 menawarkan pengalaman lebih ringkas melalui FlexWindow serta akses cepat terhadap berbagai informasi dan fitur.
Pada akhirnya, evolusi Galaxy Z8 Series bukan hanya mengenai kemampuan sebuah smartphone untuk dilipat.
Lebih dari itu, teknologi tersebut mulai diarahkan untuk mengikuti cara manusia bekerja, belajar, berkomunikasi, mencari informasi, dan membuat konten.
Bagi masyarakat Bandar Lampung yang semakin terhubung dengan aktivitas digital, kehadiran AI pada smartphone lipat dapat menjadi gambaran bagaimana perangkat masa depan tidak hanya menyimpan ide, tetapi juga membantu pengguna mewujudkannya.***
