• Redaksi
  • Tentang Kami
Senin, Mei 11, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Ruwa Jurai Bandar Lampung

Densus 88 Edukasi Siswa SMA di Lampung soal Ancaman Ideologi Radikal

MeldaEditorMelda
Mei 11, 2026
A A
Densus 88 Edukasi Siswa SMA di Lampung soal Ancaman Ideologi Radikal
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG- Densus 88 Antiteror Polri bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan bagi siswa SMA se-Provinsi Lampung sebagai langkah pencegahan dini terhadap penyebaran paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme di lingkungan pelajar.

Kegiatan tersebut menghadirkan jajaran Satgaswil Lampung, kepala sekolah, dewan guru, pengurus OSIS, hingga mantan narapidana terorisme sebagai narasumber edukasi kebangsaan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, mengatakan dunia pendidikan saat ini berada di garis depan dalam menghadapi masuknya ideologi transnasional melalui ruang digital.

BeritaTerkait

Dugaan Pelanggaran Hibah SMA Siger, BPK Lakukan Pemeriksaan di Bandar Lampung

Tema Vasudhaiva Kutumbakam, Nyepi 2026 Perkuat Toleransi di Pringsewu

Menurutnya, paham intoleransi dan radikalisme kini banyak menyasar generasi muda melalui media sosial maupun lingkungan pergaulan.

“Sekolah harus menjadi zona integritas yang steril dari benih-benih kebencian dan eksklusivisme,” tegas Thomas Amirico.

ADVERTISEMENT

Pelajar Diminta Perkuat Ideologi Pancasila

Kasatgaswil Lampung Densus 88 Antiteror Polri, Stialanri Kurniawan Setinggar, mengingatkan para siswa agar tetap menjaga ideologi Pancasila di tengah derasnya arus informasi digital.

Ia menegaskan generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Jangan biarkan ideologi lain menggantikan ideologi Pancasila sebagai dasar negara,” katanya.

Sementara itu, Ketua MKKS SMA Provinsi Lampung, Suharto, menilai sekolah tidak hanya menjadi tempat mengejar prestasi akademik, tetapi juga benteng pertahanan karakter generasi muda.

“Wawasan kebangsaan adalah imun bagi jiwa pelajar. Jika pemahaman kebangsaan kuat, maka virus kebencian dan sikap intoleran tidak akan mudah masuk,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa Provinsi Lampung merupakan miniatur Indonesia dengan keberagaman suku, budaya, dan agama yang harus terus dijaga melalui semangat persatuan dan toleransi.

 Mantan Napiter Berbagi Pengalaman kepada Pelajar

Dalam kegiatan tersebut, materi sosialisasi turut disampaikan oleh Sumarna yang menjelaskan tahapan munculnya paham terorisme, mulai dari intoleransi, berkembang menjadi radikalisme, hingga berujung pada aksi teror.

Menurutnya, kelompok radikal sering menggunakan narasi agama, sosial, hingga politik untuk mempengaruhi masyarakat, terutama generasi muda.

Ia menyebut jalur penyebaran paham radikal kini semakin beragam, mulai dari media sosial, lingkungan pertemanan, dunia pendidikan, hingga relasi perkawinan.

Kegiatan itu juga menghadirkan mantan narapidana terorisme asal Lampung, Meilani Indra Dewi, yang membagikan pengalaman pribadinya kepada para siswa.

Dalam pemaparannya, Meilani mengingatkan bahwa perilaku negatif seperti bullying, tawuran, dan pergaulan menyimpang dapat menjadi pintu masuk lahirnya sikap radikal.

“Kelompok radikal sering menawarkan penerimaan dan persaudaraan palsu kepada anak-anak muda yang merasa tersisih,” ujarnya.

Ia juga mengajak para pelajar menjaga toleransi di tengah keberagaman masyarakat Lampung dan tidak mudah terpengaruh ajaran yang memecah belah persatuan bangsa.

Melalui kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan tersebut, diharapkan para pelajar memiliki ketahanan ideologi yang kuat serta mampu melakukan deteksi dini terhadap penyebaran paham intoleran dan radikal di lingkungan pendidikan.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: #radikalisme#terorismeDensus 88Disdikbud LampungIntoleransiPancasilaPelajar LampungSosialisasi KebangsaanThomas AmiricoWawasan Kebangsaan
ShareTweetSendShare
Previous Post

Komunitas Kicau dari Berbagai Daerah Padati Piala Kapolres Lampung Selatan

Next Post

Festival Ekonomi Syariah Lampung 2026 Sukses Himpun 15 Lembaga Keuangan

Related Posts

Festival Ekonomi Syariah Lampung 2026 Sukses Himpun 15 Lembaga Keuangan
Bandar Lampung

Festival Ekonomi Syariah Lampung 2026 Sukses Himpun 15 Lembaga Keuangan

Mei 11, 2026
Komunitas Kicau dari Berbagai Daerah Padati Piala Kapolres Lampung Selatan
Berita

Komunitas Kicau dari Berbagai Daerah Padati Piala Kapolres Lampung Selatan

Mei 11, 2026
Penanganan Akses Reforma Agraria 2026 Jadi Komitmen BPN Pringsewu Tingkatkan Kemandirian Warga
Berita

Penanganan Akses Reforma Agraria 2026 Jadi Komitmen BPN Pringsewu Tingkatkan Kemandirian Warga

Mei 11, 2026
Sekjen ATR/BPN Ingatkan Risiko Arsip Fisik, Digitalisasi Jadi Solusi Masa Depan
Berita

Sekjen ATR/BPN Ingatkan Risiko Arsip Fisik, Digitalisasi Jadi Solusi Masa Depan

Mei 11, 2026
DPRD Pertanyakan Perwali BOSDA, Pemkot Bandar Lampung Jadi Sorotan
Bandar Lampung

DPRD Pertanyakan Perwali BOSDA, Pemkot Bandar Lampung Jadi Sorotan

Mei 11, 2026
Kritik Kekuasaan dalam Puisi Muhammad Alfariezie, Wali Kota Disebut “Hakim Pembegalan”
Bandar Lampung

Kritik Kekuasaan dalam Puisi Muhammad Alfariezie, Wali Kota Disebut “Hakim Pembegalan”

Mei 11, 2026
Next Post
Festival Ekonomi Syariah Lampung 2026 Sukses Himpun 15 Lembaga Keuangan

Festival Ekonomi Syariah Lampung 2026 Sukses Himpun 15 Lembaga Keuangan

banner 300250

Berita Terkini

  • Festival Ekonomi Syariah Lampung 2026 Sukses Himpun 15 Lembaga Keuangan
  • Densus 88 Edukasi Siswa SMA di Lampung soal Ancaman Ideologi Radikal
  • Komunitas Kicau dari Berbagai Daerah Padati Piala Kapolres Lampung Selatan
  • Penanganan Akses Reforma Agraria 2026 Jadi Komitmen BPN Pringsewu Tingkatkan Kemandirian Warga
  • Sekjen ATR/BPN Ingatkan Risiko Arsip Fisik, Digitalisasi Jadi Solusi Masa Depan
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In