• Redaksi
  • Tentang Kami
Senin, Mei 11, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Ruwa Jurai Bandar Lampung

DPRD Pertanyakan Perwali BOSDA, Pemkot Bandar Lampung Jadi Sorotan

MeldaEditorMelda
Mei 11, 2026
A A
DPRD Pertanyakan Perwali BOSDA, Pemkot Bandar Lampung Jadi Sorotan
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG- Persoalan pendidikan di Kota Bandar Lampung kembali menjadi sorotan publik. Setelah polemik dana hibah untuk SMA Siger mencuat, kini perhatian tertuju pada belum tersalurkannya dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) senilai Rp9,5 miliar yang hingga Mei 2026 belum juga direalisasikan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran baru terkait tata kelola anggaran pendidikan daerah, terutama karena BOSDA disebut memiliki peran penting menopang operasional sekolah sekaligus mendukung program sekolah gratis yang selama ini menjadi program unggulan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

BOSDA Disebut Penting untuk Operasional Sekolah

BeritaTerkait

Kepala Sekolah Bangga, Siswa SMPN 1 Adiluwih Tembus Juara FLS3N

Korban Penembakan Desak Polda Lampung Segera Tangkap Terlapor

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, sebelumnya menyampaikan bahwa dana BOSDA tersebut diproyeksikan untuk mendukung komite gratis di tingkat SMP Negeri.

Namun hingga memasuki pertengahan tahun anggaran 2026, sejumlah kepala sekolah mengaku dana tersebut belum juga diterima, padahal anggarannya telah disahkan DPRD sejak November 2025.

ADVERTISEMENT

Salah seorang kepala sekolah yang identitasnya dirahasiakan mengaku sekolah terpaksa masih menerima sumbangan sukarela dari wali murid demi menutupi kebutuhan operasional, termasuk pembayaran honor guru yang belum memiliki status UPTK.

“Kami sangat membutuhkan BOSDA untuk operasional sekolah. Selama ini banyak kebutuhan yang harus tetap berjalan,” ujarnya.

Menurut pengakuannya, keterlambatan distribusi dana membuat pihak sekolah berada dalam posisi sulit karena harus menjaga kegiatan belajar tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran.

 Perwali Belum Rampung, Distribusi BOSDA Tertahan

Persoalan utama yang mencuat ialah belum adanya Peraturan Wali Kota (Perwali) yang menjadi dasar teknis pencairan dana BOSDA tersebut.

Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung, Asroni Paslah, bahkan meminta persoalan tersebut ditanyakan langsung kepada Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.

“Tanya saja langsung ke Bu Wali Kota, mengapa belum dibuat Perwalinya,” kata Asroni pada April 2026 lalu.

Ia menyebut DPRD sejak awal tahun telah berupaya mendorong agar regulasi segera diterbitkan supaya distribusi BOSDA dapat dilakukan.

Klarifikasi Kadisdik dan BKAD Picu Tanda Tanya

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, M. Nur Ramdhan, yang baru menjabat menggantikan Eka Afriana, awalnya mengaku masih melakukan koordinasi internal terkait persoalan tersebut.

Pada April 2026, Ramdhan sempat menyatakan BOSDA kemungkinan dapat direalisasikan pada Mei 2026.

Namun memasuki Mei, distribusi dana belum juga terlaksana. Ramdhan kemudian menyebut berkas pengajuan telah disampaikan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

“Berkasnya sudah diajukan ke BKAD,” ujarnya pada 6 Mei 2026.

Sementara itu, Kepala BKAD Kota Bandar Lampung Zakky Irawan justru menyatakan masih perlu berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan.

“Nanti saya koordinasi dengan Disdik,” katanya singkat.

Perbedaan penjelasan antarinstansi tersebut memunculkan tanda tanya publik terkait kepastian distribusi dana BOSDA yang telah disahkan sejak setengah tahun lalu.

 Dikaitkan dengan Program Sekolah Gratis dan Putusan MK

Keterlambatan pencairan BOSDA menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan penguatan program pendidikan gratis di Bandar Lampung.

Selain itu, persoalan ini juga dikaitkan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 3/PUU-XXII/2024 dan Nomor 111/PUU-XXIII/2025 yang menegaskan pendidikan dasar sembilan tahun wajib gratis, baik di sekolah negeri maupun swasta.

Di sisi lain, publik mulai mempertanyakan apakah keterlambatan tersebut murni persoalan administrasi atau terdapat kendala lain dalam pengelolaan anggaran daerah.

Apalagi, mendekati pertengahan tahun anggaran, sejumlah pihak mulai berspekulasi apakah dana tersebut masih utuh atau justru telah bergeser untuk kebutuhan lain dan menunggu penyesuaian melalui APBD Perubahan 2026.

Sorotan terhadap Tata Kelola Pendidikan Daerah

Selain persoalan BOSDA, sebelumnya dunia pendidikan Bandar Lampung juga disorot terkait hibah untuk SMA Siger yang disebut memicu polemik karena dikaitkan dengan aturan dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, Permendikbud, dan Permendagri.

Berbagai persoalan tersebut dinilai memperlihatkan adanya tantangan serius dalam tata kelola pendidikan daerah, terutama menyangkut transparansi, kepastian regulasi, dan distribusi anggaran pendidikan.

Kini publik menunggu langkah konkret Pemerintah Kota Bandar Lampung agar distribusi BOSDA dapat segera direalisasikan demi menjaga keberlangsungan operasional sekolah dan kepastian layanan pendidikan bagi peserta didik.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Bandar lampungBKAD Bandar LampungBOSDA Bandar LampungDisdik Bandar LampungDPRD Bandar LampungEva dwianaPENDIDIKAN GRATISPendidikan LampungPutusan MK PendidikanSekolah Gratis
ShareTweetSendShare
Previous Post

Kritik Kekuasaan dalam Puisi Muhammad Alfariezie, Wali Kota Disebut “Hakim Pembegalan”

Next Post

Sekjen ATR/BPN Ingatkan Risiko Arsip Fisik, Digitalisasi Jadi Solusi Masa Depan

Related Posts

Komunitas Kicau dari Berbagai Daerah Padati Piala Kapolres Lampung Selatan
Berita

Komunitas Kicau dari Berbagai Daerah Padati Piala Kapolres Lampung Selatan

Mei 11, 2026
Penanganan Akses Reforma Agraria 2026 Jadi Komitmen BPN Pringsewu Tingkatkan Kemandirian Warga
Berita

Penanganan Akses Reforma Agraria 2026 Jadi Komitmen BPN Pringsewu Tingkatkan Kemandirian Warga

Mei 11, 2026
Sekjen ATR/BPN Ingatkan Risiko Arsip Fisik, Digitalisasi Jadi Solusi Masa Depan
Berita

Sekjen ATR/BPN Ingatkan Risiko Arsip Fisik, Digitalisasi Jadi Solusi Masa Depan

Mei 11, 2026
Kritik Kekuasaan dalam Puisi Muhammad Alfariezie, Wali Kota Disebut “Hakim Pembegalan”
Bandar Lampung

Kritik Kekuasaan dalam Puisi Muhammad Alfariezie, Wali Kota Disebut “Hakim Pembegalan”

Mei 11, 2026
HUT ASDP ke-53 Jadi Momentum ASDP Bakauheni Perkuat Pelayanan dan Kolaborasi
Berita

HUT ASDP ke-53 Jadi Momentum ASDP Bakauheni Perkuat Pelayanan dan Kolaborasi

Mei 11, 2026
Asri Tapis Bawa Warisan Lampung Bersinar di Persit Bisa 2, Dari Benang Emas hingga Harapan Baru
Bandar Lampung

Asri Tapis Bawa Warisan Lampung Bersinar di Persit Bisa 2, Dari Benang Emas hingga Harapan Baru

Mei 10, 2026
Next Post
Sekjen ATR/BPN Ingatkan Risiko Arsip Fisik, Digitalisasi Jadi Solusi Masa Depan

Sekjen ATR/BPN Ingatkan Risiko Arsip Fisik, Digitalisasi Jadi Solusi Masa Depan

Penanganan Akses Reforma Agraria 2026 Jadi Komitmen BPN Pringsewu Tingkatkan Kemandirian Warga

Penanganan Akses Reforma Agraria 2026 Jadi Komitmen BPN Pringsewu Tingkatkan Kemandirian Warga

Komunitas Kicau dari Berbagai Daerah Padati Piala Kapolres Lampung Selatan

Komunitas Kicau dari Berbagai Daerah Padati Piala Kapolres Lampung Selatan

banner 300250

Berita Terkini

  • Komunitas Kicau dari Berbagai Daerah Padati Piala Kapolres Lampung Selatan
  • Penanganan Akses Reforma Agraria 2026 Jadi Komitmen BPN Pringsewu Tingkatkan Kemandirian Warga
  • Sekjen ATR/BPN Ingatkan Risiko Arsip Fisik, Digitalisasi Jadi Solusi Masa Depan
  • DPRD Pertanyakan Perwali BOSDA, Pemkot Bandar Lampung Jadi Sorotan
  • Kritik Kekuasaan dalam Puisi Muhammad Alfariezie, Wali Kota Disebut “Hakim Pembegalan”
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In