PANTAU LAMPUNG- Polres Lampung Selatan resmi mengumumkan para pemenang Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang digelar di Mapolres setempat, Kamis (7/5/2026).
Pengumuman pemenang tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Dewan Hakim Nomor 005/SK-MHQ/POLRES-LAMSEL/V/2026 yang menetapkan Juara I, II, III serta Harapan I, II, dan III pada seluruh cabang perlombaan.
Kegiatan MHQ berlangsung selama empat hari, mulai 4 hingga 7 Mei 2026, dan diikuti ratusan peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan. Lomba ini mempertandingkan kategori hafalan Al-Qur’an mulai dari Juz 30, 1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, hingga 30 juz, termasuk kategori khusus bagi anggota Polri dan Bhayangkari.
Daftar Para Juara MHQ 2026
Pada cabang Juz 30 putra, Juara I diraih Fadhil Yaqdzan Nasrullah I.Z asal Kecamatan Natar dengan nilai 124. Sementara kategori putri dimenangkan Azkiya Azizatu Zahra asal Jati Agung dengan nilai yang sama.
Di cabang 1 juz, Muhamad Azam Azmi (Tanjung Sari) meraih Juara I putra, sedangkan Wardatul Jannah (Rajabasa) menjadi Juara I putri.
Untuk kategori 5 juz, Muhammad Ayyubi Muzakky (Kalianda) dan Uswatun Hasanah Zakaria (Rajabasa) berhasil meraih Juara I putra dan putri.
Pada kategori 10 juz, Roghib Mustofa Gholwas (Natar) dan Zakiyatul Azizah Zakaria (Rajabasa) menjadi Juara I masing-masing kategori.
Sementara di kategori 20 juz, Abyan Wafi Udin (Natar) dan Fidayatul Kufiah (Bakauheni) keluar sebagai Juara I putra dan putri.
Untuk kategori tertinggi 30 juz, M. Anhar Robbany (Natar) dan Afifah Nur Khoiriyah (Natar) berhasil meraih Juara I.
Pada kategori khusus Polri dan Bhayangkari, Bripda Sandy Aulia Kusuma meraih Juara I Polri, sedangkan Yosi Fitriyani menjadi Juara I Bhayangkari.
Apresiasi Kapolres dan Bupati
Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta atas suksesnya kegiatan tersebut. Ia berharap doa para peserta menjadi keberkahan bagi daerah.
Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menilai MHQ bukan hanya lomba keagamaan, tetapi juga sarana membangun karakter dan harmoni sosial.
“Keamanan tidak hanya dibangun secara struktural, tetapi juga melalui pendekatan kultural dan spiritual,” ujarnya saat menutup kegiatan.
Selain trofi dan sertifikat, para pemenang juga menerima uang pembinaan serta hadiah doorprize sepeda listrik bagi juara utama.***












