• Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, Januari 30, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Ruwa Jurai Bandar Lampung

Surat Terbuka untuk Bunda: Tentang Jalan Rusak dan Ijazah Anak

MeldaEditorMelda
Jan 30, 2026
A A
Surat Terbuka untuk Bunda: Tentang Jalan Rusak dan Ijazah Anak
ADVERTISEMENT

OPINI : Arief Mulyadin

Hai Bunda, apa kabarmu?

PANTAU LAMPUNG- Adakah angin semilir senja yang membawa kabar baik dari kerumunan janji-janji mulusmu dulu, seperti dulu kala ketika kau berjalan di pelataran istana istri walikota dan semua jalan serupa sutra yang dibentang tanpa cela? Ah, betapa sebuah kota penuh lubang kini tampak seperti puisi yang lupa baitnya — deritanya berulang, benturan roda tak henti, seakan jalan adalah simbol bisu dari janji-janji yang lenggang tanpa realisasi.

Dulu, ketika kau berdansa di bawah sorot lampu dan mahkota pejabat, jalan-jalan malam Kota Bandar Lampung tampak mulus. Kini? Lubang-lubang itu berderet bagaikan sajak sunyi yang tak tertulis, seolah kota ini melupakan tarinya sendiri. Bukankah kau pernah berjanji menambal setiap retak dan sela agar rakyat tak tergelincir di setiap langkahnya?

Lalu, cerita bergeser — bukan ke kepedulian yang terang, namun ke dinamika pendidikan yang sarat tanda tanya. SMA Swasta Siger yang kau gaungkan sebagai oase bagi anak-anak tanpa sekolah, kini menjadi bayangan yang tak jelas bentuknya. Sekolah itu disebut-sebut mendapat dana dari APBD sekian ratus juta, bahkan direncanakan hingga Rp5 miliar anggaran tambahan, meskipun legalitasnya masih dipersoalkan dan proses izinnya belum tuntas — sehingga DPRD menolak menuangkan anggarannya sampai kejelasan hukum terpenuhi. ([Lampung Insider][1])

BeritaTerkait

Kepemimpinan Berlapis dalam Masa Transisi Lampung Tengah

Gema Puan Angkat Suara, SMA Siger Dinilai Rawan Pelanggaran Hak Anak

Kau menyampaikan belas kasih seorang ibu, bahkan menitikkan air mata di depan publik sekolah negeri. Namun, ketika hal yang kau bela justru menimbulkan polemik tentang legalitas, akuntabilitas, dan potensi ranah hukum— bukankah itu ironis? Ombudsman bahkan menegaskan persoalan di SMA itu bukan sekadar administratif, tetapi mengancam kepastian ijazah anak didik karena belum terdata dalam sistem negara. ([Lampung Insider][2])

Bunda, benar kah niatmu adalah mengangkat derajat anak bangsamu yang terpinggirkan? Atau ini lebih mirip drama anggaran untuk memperluas panggung kekuasaan dan kesejahteraan pribadi? Ketika Dinas Pendidikan Provinsi hanya bisa menerima permohonan izin sekolah dari yayasanmu yang telah diajukan belakangan, masyarakat masih bertanya: mengapa tidak bekerja sama dengan sekolah-sekolah swasta yang sudah berizin, tersebar di seluruh kecamatan? Bukankah itu akan menampung potensi putus sekolah secara lebih adil dan nyata?

ADVERTISEMENT

Apakah tujuan Bunda sekadar menyelamatkan anak-anak putus sekolah, atau menjadikan APBD sebagai ladang bancakan yang elok dihias kata “kesejahteraan”? Karena ketika negeri ini menanti keadilan sosial, rakyat justru melihat akal sehat yang tertukar menjadi kepentingan sempit. Jika benar kau takut pada hukum, Bunda, pertimbangkanlah bahwa lontaran kritik ini bukan gertakan — melainkan suara mereka yang menunggu jalan yang mulus, layanan pendidikan yang sah, dan janji yang dipenuhi.

Kalau kau tidak takut pada jaksa, tidak takut pada KPK, setidaknya takutlah pada Tuhan dan anak-anak rakyatmu. Jangan biarkan janji menjadi sekadar puisi tanpa makna, yang hanya enak didengar namun tak memberi arah pada kehidupan mereka yang membutuhkannya.

Hormat kami,

Suara yang Menunggu Hasil, Bukan Janji

Source: ALFARIEZIE
Tags: #APBD#jalan rusakakuntabilitas publikKepemimpinan Daerahopini Bandar LampungPolemik PendidikanSMA Siger
ShareTweetSendShare
Previous Post

Schjelderup Bersinar, Benfica Racikan Mourinho Jinakkan Madrid

Next Post

PKK Jadi Motor Pemulihan Ekonomi Pascaprahara Lampung Tengah

Related Posts

Pemkab Pringsewu Buka Pintu Pengabdian Mahasiswa Polinela Lewat PKN
Berita

Pemkab Pringsewu Buka Pintu Pengabdian Mahasiswa Polinela Lewat PKN

Jan 30, 2026
PKK Jadi Motor Pemulihan Ekonomi Pascaprahara Lampung Tengah
Berita

PKK Jadi Motor Pemulihan Ekonomi Pascaprahara Lampung Tengah

Jan 30, 2026
Melalui Rakor Pertanian, Pemkab Pringsewu Satukan Lahan dan Teknologi
Berita

Melalui Rakor Pertanian, Pemkab Pringsewu Satukan Lahan dan Teknologi

Jan 30, 2026
Kolaborasi Generasi Muda dan Lapas Kalianda Melahirkan Sistem Monitoring KGB
Berita

Kolaborasi Generasi Muda dan Lapas Kalianda Melahirkan Sistem Monitoring KGB

Jan 30, 2026
Polisi Tangkap Spesialis Curanmor Saat Patroli Rutin di Palas
Berita

Polisi Tangkap Spesialis Curanmor Saat Patroli Rutin di Palas

Jan 30, 2026
Rotasi Jabatan di Polres Lampung Selatan, Kapolres Tekankan Profesionalisme
Berita

Rotasi Jabatan di Polres Lampung Selatan, Kapolres Tekankan Profesionalisme

Jan 29, 2026
Next Post
PKK Jadi Motor Pemulihan Ekonomi Pascaprahara Lampung Tengah

PKK Jadi Motor Pemulihan Ekonomi Pascaprahara Lampung Tengah

Roulette Online Free: A Comprehensive Overview

Pemkab Pringsewu Buka Pintu Pengabdian Mahasiswa Polinela Lewat PKN

Pemkab Pringsewu Buka Pintu Pengabdian Mahasiswa Polinela Lewat PKN

Bier Haus One-armed Bandit Online Free: Enjoyable and Exhilaration at Your Fingertips

banner 300250

Berita Terkini

  • Bier Haus One-armed Bandit Online Free: Enjoyable and Exhilaration at Your Fingertips
  • Pemkab Pringsewu Buka Pintu Pengabdian Mahasiswa Polinela Lewat PKN
  • Roulette Online Free: A Comprehensive Overview
  • PKK Jadi Motor Pemulihan Ekonomi Pascaprahara Lampung Tengah
  • Surat Terbuka untuk Bunda: Tentang Jalan Rusak dan Ijazah Anak
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In