• Redaksi
  • Tentang Kami
Sabtu, Juni 13, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Berita

Lampung Tengah Terang: Antara Retorika Kekuasaan dan Kerja Sunyi Literasi

MeldaEditorMelda
Jan 20, 2026
A A
Lampung Tengah Terang: Antara Retorika Kekuasaan dan Kerja Sunyi Literasi
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG- Bisakah sebuah daerah benar-benar terang jika generasi mudanya tumbuh tanpa daya kritis, sementara jerat tindak pidana korupsi masih membayangi kekuasaan?

Tiga kata—Lampung Tengah Terang—terlontar dari Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, pada Senin malam, 19 Januari 2026.

Kalimat singkat itu terdengar sederhana, namun sesungguhnya memuat beban besar: membersihkan nama daerah yang belakangan lekat dengan perkara tipikor sekaligus membangun masa depan yang lebih jernih, bukan sekadar terang secara fisik.

BeritaTerkait

Erma Yusneli: Retreat DPRD Jadi Momentum Selaraskan Kebijakan Daerah dan Nasional

PKK Jadi Motor Pemulihan Ekonomi Pascaprahara Lampung Tengah

Masalahnya, mimpi tentang “terang” itu hadir di tengah realitas pahit. Indonesia, menurut hasil penelitian Program for International Student Assessment (PISA) 2022, berada di peringkat 74 dari 79 negara dalam minat literasi. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cermin rapuhnya daya kritis generasi penerus bangsa.

Di titik inilah keterkaitan antara tipikor, literasi, dan Lampung Tengah Terang menjadi tak terpisahkan. Korupsi kerap bukan semata soal niat, melainkan tentang kesempatan—kesempatan yang tumbuh subur ketika pengawasan sosial lemah dan generasi mudanya apatis terhadap lingkungan sekitar. Tanpa literasi, pengawasan publik menjadi tumpul, kritik melemah, dan penyimpangan berjalan senyap.

ADVERTISEMENT

Lampung Tengah, karenanya, tak mungkin benar-benar terang jika terus berkutat dalam pusaran persoalan hukum. Terang bukan hanya soal lampu jalan atau pembangunan fisik, melainkan kejernihan berpikir warganya. Dan kejernihan itu lahir dari literasi.

Jawaban atas pertanyaan bagaimana membangun Lampung Tengah Terang tanpa kembali tersandung kasus tipikor sejatinya sederhana namun menuntut konsistensi: kuatkan literasi di sekolah-sekolah. Literasi bukan sekadar kemampuan membaca, tetapi kemampuan memahami, mengkritisi, dan berani bersuara. Dari sanalah kontrol sosial tumbuh secara alami.

Sebaliknya, ketika literasi diabaikan, anak-anak akan terbiasa menjadi penonton. Apatisme menjelma kebiasaan, dan korupsi menemukan ruang hidupnya—bahkan di sekitar orang-orang terdekat.

Sebagai sosok yang lahir dan besar dalam budaya Bali, I Komang Koheri tentu akrab dengan falsafah Karma Phala: setiap perbuatan, baik maupun buruk, akan berbuah—cepat atau lambat. Prinsip ini menempatkan kepemimpinan bukan sekadar jabatan administratif, melainkan soal tanggung jawab moral yang kelak dipertanggungjawabkan.

Kini, tipikor di satu sisi dan niat membangun Lampung Tengah Terang di sisi lain menjadi dua kutub yang menguji arah kepemimpinan. Mengerek daya literasi generasi penerus bukan lagi pilihan tambahan, melainkan prasyarat utama jika slogan “terang” ingin bermakna lebih dari sekadar retorika. Mampukah itu diwujudkan?

“Ah, sebatas literasi, tentu mudah bagi beli,” kata seorang adik yang ingin segera melihat Lampung Tengah Terang.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: I Komang KoheriKepemimpinan DaerahLampung Tengah Terangliterasi dan korupsipencegahan tipikor
ShareTweetSendShare
Previous Post

Las Karbit Dibongkar, Laskar Lampung Pertanyakan Keadilan Pengamanan Aset

Next Post

Natal di Balik Jeruji, Lapas Kalianda Bangun Harapan Warga Binaan

Related Posts

Jimly Asshiddiqie Tegas: Pejabat Tak Boleh Jadi Pengurus Yayasan, Nama Eka Afriana Disebut
Bandar Lampung

Jimly Asshiddiqie Tegas: Pejabat Tak Boleh Jadi Pengurus Yayasan, Nama Eka Afriana Disebut

Jun 13, 2026
Tembak di Tempat Picu Perdebatan, LPW Desak Pengusutan Dugaan Pelanggaran Prosedur
Bandar Lampung

Tembak di Tempat Picu Perdebatan, LPW Desak Pengusutan Dugaan Pelanggaran Prosedur

Jun 13, 2026
Rp60 Miliar untuk Kejati, Rp49 Juta untuk Stunting? Ini yang Dipersoalkan Publik
Bandar Lampung

Rp60 Miliar untuk Kejati, Rp49 Juta untuk Stunting? Ini yang Dipersoalkan Publik

Jun 13, 2026
Sinergi Himperra-BRI Dorong Penyaluran FLPP dan KPR Subsidi Lebih Cepat dan Tepat Sasaran
Bandar Lampung

Sinergi Himperra-BRI Dorong Penyaluran FLPP dan KPR Subsidi Lebih Cepat dan Tepat Sasaran

Jun 13, 2026
Bangun SDM Berintegritas, Lapas Kalianda Gelar Pembinaan Mental dan Spiritual
Berita

Bangun SDM Berintegritas, Lapas Kalianda Gelar Pembinaan Mental dan Spiritual

Jun 12, 2026
Sofian Sitepu Kritik Penyitaan Aset PT LEB: Jangan Bunuh Perusahaan
Bandar Lampung

Sofian Sitepu Kritik Penyitaan Aset PT LEB: Jangan Bunuh Perusahaan

Jun 12, 2026
Next Post
Natal di Balik Jeruji, Lapas Kalianda Bangun Harapan Warga Binaan

Natal di Balik Jeruji, Lapas Kalianda Bangun Harapan Warga Binaan

Roulette High Stakes USA No Registration: The Ultimate Guide

Kisruh Internal Segala Mider, Kepemimpinan Kadinkes Bandar Lampung Dipertanyakan

Kisruh Internal Segala Mider, Kepemimpinan Kadinkes Bandar Lampung Dipertanyakan

Motor Ludes Usai Transaksi Online, Pelaku Ditangkap di Rumah Kos

Motor Ludes Usai Transaksi Online, Pelaku Ditangkap di Rumah Kos

Peran Winger Zaman Now: Bukan Pelari, Tapi Game Changer

Peran Winger Zaman Now: Bukan Pelari, Tapi Game Changer

banner 300250

Berita Terkini

  • Jimly Asshiddiqie Tegas: Pejabat Tak Boleh Jadi Pengurus Yayasan, Nama Eka Afriana Disebut
  • Tembak di Tempat Picu Perdebatan, LPW Desak Pengusutan Dugaan Pelanggaran Prosedur
  • Rp60 Miliar untuk Kejati, Rp49 Juta untuk Stunting? Ini yang Dipersoalkan Publik
  • Sinergi Himperra-BRI Dorong Penyaluran FLPP dan KPR Subsidi Lebih Cepat dan Tepat Sasaran
  • Bangun SDM Berintegritas, Lapas Kalianda Gelar Pembinaan Mental dan Spiritual
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In