• Redaksi
  • Tentang Kami
Selasa, April 21, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Ruwa Jurai Bandar Lampung

Isbedy Luncurkan Kenduri Sumatera, Puisi Bencana

MeldaEditorMelda
Jan 4, 2026
A A
Isbedy Luncurkan Kenduri Sumatera, Puisi Bencana
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG- Awal tahun 2026 dibuka dengan peluncuran buku puisi bertema bencana karya penyair senior Isbedy Stiawan ZS. Kumpulan puisi berjudul Kenduri Sumatera ini menghimpun kegelisahan, kesaksian, sekaligus refleksi kemanusiaan atas berbagai peristiwa bencana yang terjadi di Sumatera dan Indonesia secara luas.

Diterbitkan oleh Siger Publisher, Kenduri Sumatera memuat 29 puisi yang sebagian besar ditulis Isbedy sepanjang Desember 2025 hingga Januari 2026. Hanya empat puisi yang berasal dari tahun 2018, ketika gempa dan tsunami melanda Lombok, Banten, dan Lampung. Selebihnya lahir dari respons personal penyair atas rangkaian bencana terbaru di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Isbedy menjelaskan, Sumatera menjadi ruh utama dalam buku ini. Ia tidak hanya memotret peristiwa sebagai tragedi geografis, tetapi sebagai pengalaman batin kolektif masyarakat yang hidup berdampingan dengan risiko bencana. “Ruh puisi-puisi saya dalam buku ini ada Sumatera. Terinspirasi dari bencana di Sumatera, khususnya Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh,” ujarnya, Sabtu (3/1/2026).

BeritaTerkait

Kemah Sastra 2026 Usai, Peserta Harap Kegiatan Digelar Rutin

Isbedy Wakili Lampung di Antologi Puisi “Air Mata Sumatera”

Tidak Melulu Duka, Ada Catatan Sosial
Menariknya, Kenduri Sumatera tidak hanya berisi ratapan dan kesedihan. Isbedy juga menyelipkan unsur komedi dan ironi sosial yang kerap muncul di sekitar peristiwa bencana. Ia menyoroti fenomena tokoh publik yang datang ke lokasi bencana sekadar untuk berfoto atau memamerkan empati di hadapan kamera.

“Semua itu saya rekam. Karena puisi-puisi di buku ini adalah catatan dan kesaksian saya atas musibah di Sumatera dan Indonesia secara umum,” kata penyair yang dijuluki H.B. Jassin sebagai Paus Sastra Lampung tersebut.

ADVERTISEMENT

Pendekatan ini membuat Kenduri Sumatera terasa dekat dengan realitas publik. Puisi tidak berdiri sebagai karya estetik semata, tetapi juga menjadi medium kritik sosial yang halus, reflektif, dan kontekstual dengan kondisi hari ini.

Dari Arsip Pribadi ke Buku Puisi
Gagasan menerbitkan buku puisi khusus bencana ini, menurut Isbedy, muncul setelah mendapat masukan dari Lukman Hakim Daldiri. Ia menemukan kembali sejumlah puisi lama yang dokumentasinya nyaris hilang pasca bencana, dan didorong untuk menghimpunnya dalam satu buku tipis seperti Negeri Sepatu.

“Tantangannya justru di situ. Saya sudah mengoleksi puluhan puisi, lalu memutuskan fokus saja ke tema bencana,” ungkapnya.

Buku setebal 60 halaman ini dirancang dengan desain sampul dan isi oleh Anggi Farhans. Di dalamnya juga terdapat kata pembuka yang menegaskan posisi penyair sebagai saksi. Isbedy menyebut puisi-puisi tersebut sebagai bentuk kesaksian atas duka, tangis, dan luka Sumatera yang selayaknya dicatat sebagai bagian dari bencana nasional.

Makna Kenduri dan Sumatera
Pemilihan judul Kenduri Sumatera bukan tanpa alasan. Kata “kenduri” diambil dari salah satu judul puisi, sementara “Sumatera” dipetik dari puisi Peta Sumatera. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kenduri dimaknai sebagai perjamuan atau doa bersama untuk memperingati peristiwa, meminta berkah, atau selamatan.

“Dalam kenduri ada doa keselamatan. Kadang juga doa untuk tujuh hari orang meninggal. Puisi-puisi ini seperti bertahlil untuk Sumatera,” ujar Isbedy.

Konteks Lanjutan dan Aksi Solidaritas
Puisi-puisi Isbedy tentang bencana Sumatera juga akan dimuat dalam antologi bersama berjudul Air Mata Sumatera terbitan Komunitas Seni Kuflet Padang Panjang, yang dijadwalkan meluncur pada 20 Januari 2026. Isbedy turut diundang untuk membacakan puisi dalam agenda tersebut.

Ia menyebut, peluncuran buku Kenduri Sumatera juga disertai penggalangan dana. Hasil penjualan buku dan donasi yang terkumpul rencananya akan disalurkan untuk membantu korban bencana. Dengan demikian, buku ini tidak hanya berhenti sebagai karya sastra, tetapi juga memiliki dampak sosial langsung bagi masyarakat terdampak.***

Source: ISBEDY SETIAWAN
Tags: budaya literasiIsbedy Stiawan ZSKemanusiaanpuisi bencanasastra Indonesiasumatera
ShareTweetSendShare
Previous Post

KREASI 16 Sukoharjo Dorong Ekonomi Desa Kreatif

Next Post

ASDP Bakauheni Tutup Posko Nataru, Penyeberangan Lancar

Related Posts

Hari Kartini, BNNK Lampung Selatan Tekankan Peran Ibu Cegah Narkoba
Berita

Hari Kartini, BNNK Lampung Selatan Tekankan Peran Ibu Cegah Narkoba

Apr 21, 2026
Kewajiban Plasma 20 Persen, Panji Minta PTPN IV Tidak Abaikan Hak Rakyat
Bandar Lampung

Kewajiban Plasma 20 Persen, Panji Minta PTPN IV Tidak Abaikan Hak Rakyat

Apr 21, 2026
Sengketa Tanah Lamsel Berujung Tipikor, Thio: Saya Pembeli Beritikad Baik
Bandar Lampung

Sengketa Tanah Lamsel Berujung Tipikor, Thio: Saya Pembeli Beritikad Baik

Apr 21, 2026
Kisah Haru Abi Eks Korban TPPO, Kini Kembali Bangkit di Kalianda
Berita

Kisah Haru Abi Eks Korban TPPO, Kini Kembali Bangkit di Kalianda

Apr 20, 2026
Alumni SMPN 2 Bandar Lampung Angkatan 82 Solidkan Organisasi Lewat Kepengurusan Baru
Bandar Lampung

Alumni SMPN 2 Bandar Lampung Angkatan 82 Solidkan Organisasi Lewat Kepengurusan Baru

Apr 20, 2026
Gubernur Mirza: UMKM Tak Boleh Jalan Sendiri, Harus Didukung Ekosistem
Bandar Lampung

Gubernur Mirza: UMKM Tak Boleh Jalan Sendiri, Harus Didukung Ekosistem

Apr 20, 2026
Next Post
ASDP Bakauheni Tutup Posko Nataru, Penyeberangan Lancar

ASDP Bakauheni Tutup Posko Nataru, Penyeberangan Lancar

Amerika Tangkap Maduro, Dunia Kritik Keras Trump

Amerika Tangkap Maduro, Dunia Kritik Keras Trump

Arus Balik Nataru: 647 Ribu Orang Tinggalkan Sumatera

Arus Balik Nataru: 647 Ribu Orang Tinggalkan Sumatera

Jose Mourinho di Benfica: Musim Krusial dan Tekanan Publik

Jose Mourinho di Benfica: Musim Krusial dan Tekanan Publik

Redaksi Ajukan Permohonan Data Kapitasi BPJS Bandar Lampung

Redaksi Ajukan Permohonan Data Kapitasi BPJS Bandar Lampung

banner 300250

Berita Terkini

  • Hari Kartini, BNNK Lampung Selatan Tekankan Peran Ibu Cegah Narkoba
  • Kewajiban Plasma 20 Persen, Panji Minta PTPN IV Tidak Abaikan Hak Rakyat
  • Sengketa Tanah Lamsel Berujung Tipikor, Thio: Saya Pembeli Beritikad Baik
  • Kisah Haru Abi Eks Korban TPPO, Kini Kembali Bangkit di Kalianda
  • Alumni SMPN 2 Bandar Lampung Angkatan 82 Solidkan Organisasi Lewat Kepengurusan Baru
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In