• Redaksi
  • Tentang Kami
Kamis, Juni 18, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Ruwa Jurai Bandar Lampung

Fokus Menteri Kehutanan di Tengah Bencana Hutan Sumatera

MeldaEditorMelda
Des 15, 2025
A A
Fokus Menteri Kehutanan di Tengah Bencana Hutan Sumatera
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG- Sekjen Forum Muda Lampung, M. Iqbal Farochi, menyoroti kinerja Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, di tengah bencana alam di Sumatera yang menimpa tiga provinsi. Farochi mengangkat paradoks antara ketenangan birokrasi di kementerian dengan kehancuran lingkungan di lapangan.

Dalam tulisannya, Farochi menggambarkan bagaimana bencana banjir bandang di Sumatera membawa sisa-sisa alih fungsi hutan dan pembalakan liar langsung ke rumah-rumah warga. Fenomena ini, menurutnya, menjadi simbol transparansi alam yang menunjukkan dampak nyata pengelolaan hutan yang kurang optimal. “Ini adalah pesan visual nan puitis dari Hutan Indonesia kepada Bapak Menteri,” tulis Farochi, menekankan kritik terhadap kurangnya upaya pencegahan pra-bencana.

Meski begitu, kementerian di bawah komando Raja Juli Antoni dinilai pro-aktif dalam menindaklanjuti pasca-bencana. Mereka berhasil mengidentifikasi 12 perusahaan yang dicurigai melakukan pelanggaran, menandakan keahlian diagnostik yang kuat setelah kejadian, meskipun langkah pencegahan sebelum bencana dinilai masih minim. Farochi menekankan ironi ini sebagai contoh ketimpangan antara respons birokrasi dan urgensi ekologi di lapangan.

BeritaTerkait

Film Pesta Babi dan Polemik Ruang Kritik: Dari Papua hingga Kampus Indonesia

Muhammad Yasir Tegaskan Diskusi Film Pesta Babi Tetap Digelar Demi Edukasi Publik

Selain itu, fokus kementerian pada digitalisasi layanan perizinan menjadi sorotan. Farochi menilai bahwa meski desa-desa tenggelam banjir, prioritas kementerian tampak pada kelancaran proses administrasi dan e-signature, sementara urusan nyawa dan tanah longsor diserahkan pada masyarakat lokal. Hal ini menunjukkan ketimpangan antara prioritas operasional kementerian dan kebutuhan nyata warga terdampak bencana.

Kenyamanan kursi jabatan Raja Juli Antoni di ibu kota pun mendapat sorotan Farochi. Meskipun mendapat desakan mundur dari anggota DPR RI, posisi menteri tetap stabil. Farochi menyebut hal ini sebagai simbol ketahanan politik, meski dengan catatan kritik terhadap efektivitas penanganan hutan dan mitigasi bencana yang belum optimal.

ADVERTISEMENT

Farochi juga menyinggung dilema moral menteri, yang dinilai hanya “kebagian cuci piring” dari kekacauan pengelolaan hutan bertahun-tahun. Pujian terhadap penurunan angka deforestasi dianggap kontradiktif dengan tanggung jawab menangani dampak bencana secara langsung. Tulisannya menegaskan perlunya keseimbangan nyata antara stabilitas birokrasi dan perlindungan lingkungan.

Akhirnya, Farochi menutup dengan nada satir, menyoroti bagaimana kementerian tampak lebih menekankan kenyamanan operasional dan stabilitas politik dibanding urgensi mitigasi bencana. Ia menantang pembaca untuk mengamati langkah kementerian di masa mendatang, terutama saat tragedi ekologis berikutnya muncul.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: banjir sumateraDeforestasiKementerian KehutananLingkungan HidupMitigasi BencanaRaja Juli Antoni
ShareTweetSendShare
Previous Post

Graduasi Mandiri PKH Pringsewu 2025 Dorong Kemandirian Keluarga

Next Post

Edwin Apriandi Resmi Daftar Calon Ketua PWI Lampung Selatan

Related Posts

Sistem Sudah Online, Tuduhan Pungli Dana BOS di Lampung Selatan Dipertanyakan
Berita

Sistem Sudah Online, Tuduhan Pungli Dana BOS di Lampung Selatan Dipertanyakan

Jun 18, 2026
Anak Pensiunan Guru Bongkar Dugaan Mandeknya Tabungan Anggota KPRI Handayani
Bandar Lampung

Anak Pensiunan Guru Bongkar Dugaan Mandeknya Tabungan Anggota KPRI Handayani

Jun 18, 2026
Diskusi Ricuh hingga Kritik BEM, Reformasi Jilid 2 Kian Diperdebatkan
Berita

Diskusi Ricuh hingga Kritik BEM, Reformasi Jilid 2 Kian Diperdebatkan

Jun 17, 2026
Bukan Sekadar Lomba, Event Sound System Miniatur Ini Siap Jadi Magnet Wisata Lampung Selatan
Berita

Bukan Sekadar Lomba, Event Sound System Miniatur Ini Siap Jadi Magnet Wisata Lampung Selatan

Jun 17, 2026
Tim Kemendagri Tinjau Sentra Mocaf Pringsewu, Dorong Pengembangan Industri Pangan Lokal
Berita

Tim Kemendagri Tinjau Sentra Mocaf Pringsewu, Dorong Pengembangan Industri Pangan Lokal

Jun 17, 2026
LKPD Pringsewu 2025 Raih WTP, Tindak Lanjut Rekomendasi BPK Tertinggi di Lampung
Berita

LKPD Pringsewu 2025 Raih WTP, Tindak Lanjut Rekomendasi BPK Tertinggi di Lampung

Jun 17, 2026
Next Post
Edwin Apriandi Resmi Daftar Calon Ketua PWI Lampung Selatan

Edwin Apriandi Resmi Daftar Calon Ketua PWI Lampung Selatan

Reses Amad Hijar Bahas Jalan, BPJS, dan Tunjangan Posyandu Sumberagung

Reses Amad Hijar Bahas Jalan, BPJS, dan Tunjangan Posyandu Sumberagung

Muhammad Alfariezie, Penyair Muda dari Bandar Lampung, Kritik Cara Berdoa

Kapolri Tegaskan Sinergi Stakeholder Kunci Keamanan dan Pelayanan Nataru

Kapolri Tegaskan Sinergi Stakeholder Kunci Keamanan dan Pelayanan Nataru

Usulan Gapura Jalan Kenanga II Pringsewu Masih Belum Direalisasikan

Usulan Gapura Jalan Kenanga II Pringsewu Masih Belum Direalisasikan

banner 300250

Berita Terkini

  • Sistem Sudah Online, Tuduhan Pungli Dana BOS di Lampung Selatan Dipertanyakan
  • Anak Pensiunan Guru Bongkar Dugaan Mandeknya Tabungan Anggota KPRI Handayani
  • The Rise of Live Dealer Games in Online Casinos
  • The Impact of Artificial Intelligence on Casino Operations
  • The Rise of Mobile Gaming in the Casino Industry
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In