PANTAU LAMPUNG— Wih, prestasi bikin bangga datang lagi nih dari dunia pendidikan madrasah! Mohammad Restu Jaya Kusuma, bocah 9 tahun kelas III MI Nurul Amal Sukadanaham, resmi lolos ke babak final nasional ATP Soccer Championship U-9 2026 yang bakal digelar di Lapangan Pusdikpom, Cimahi, Jawa Barat.
Restu bukan pemain sembarangan, guys! Dia jadi pemain inti di tim SSB Bina Bangsa yang mewakili Provinsi Lampung. Perjalanan menuju final nasional nggak gampang, lho. Restu harus bersaing ketat mulai dari seleksi tingkat kota hingga provinsi, menghadapi ratusan peserta dari berbagai sekolah dan klub. Kompetisi ini diikuti oleh 12 provinsi dari Jawa dan Sumatera, jadi bisa dibilang ini ajang scouting bibit muda sepak bola nasional.
Kepala MI Nurul Amal, Mohammad Amin, nggak bisa menyembunyikan kebanggaannya. “Saya sangat terharu dan bersyukur. Restu nggak cuma bawa nama madrasah, tapi juga buktiin kalau madrasah bisa melahirkan generasi berprestasi, bukan cuma di bidang akademik atau keagamaan, tapi juga olahraga,” ujarnya dengan mata berbinar saat ditemui Senin, 10 November 2025.
Prestasi Restu ini pun jadi *motivasi* buat teman-temannya di MI Nurul Amal. Amin menambahkan, “Kami selalu dukung setiap bakat siswa, apapun bidangnya. Semoga Restu bisa kasih inspirasi buat teman-temannya dan makin semangat berlatih.”
Kepala SSB Bina Bangsa, Sidik Kurdi, pun ikut memuji kemampuan Restu yang luar biasa. “Bocah ini punya kecepatan dan insting membaca arah permainan yang keren banget. Sejak awal latihan, keliatan banget semangat dan disiplin tinggi dalam setiap sesi latihan,” ujarnya.
Sebelum berangkat ke Cimahi, Restu bakal ikuti Training Center (TC) pada 16 November 2025, kemudian ikut acara pelepasan resmi oleh Wakil Ketua PSSI Lampung di Stadion Pahoman, Bandarlampung, tanggal 20 November 2025. Semua biaya keberangkatan dan perlengkapan selama turnamen ditanggung penuh oleh pihak penyelenggara dan pembina SSB Bina Bangsa. Jadi Restu bisa fokus latihan dan siap tampil maksimal.
Nah, final nasional ini jadi panggung penting buat Restu. Targetnya jelas: tampil maksimal, bawa pulang prestasi terbaik buat Lampung, dan tentunya bikin madrasahnya bangga. Prestasi ini juga membuktikan kalau anak madrasah bisa bersaing di level nasional, bahkan di bidang olahraga yang menuntut skill dan fisik tinggi.
Jadi, jangan lupa dukung Restu ya, guys! Ini bukan cuma soal sepak bola, tapi juga tentang semangat, disiplin, dan inspirasi buat semua anak muda di Lampung dan Indonesia. Siapa tahu, Restu bisa jadi salah satu bintang sepak bola masa depan!***












