• Redaksi
  • Tentang Kami
Kamis, Maret 26, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Berita

Malam Panggung Penyair PPN XIII Meriah, Isbedy Stiawan ZS Buktikan Totalitas di “Tungku di Jalan Raya”

MeldaEditorMelda
Sep 13, 2025
A A
Malam Panggung Penyair PPN XIII Meriah, Isbedy Stiawan ZS Buktikan Totalitas di “Tungku di Jalan Raya”
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG— Malam kedua Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XIII benar-benar menjadi panggung perayaan sastra yang penuh energi. Gelaran yang berlangsung pada Jumat, 12 September 2025, pukul 19.30 WIB ini dibuka dengan Orasi Budaya oleh Rano Karno, Wakil Gubernur DKI Jakarta sekaligus aktor legendaris pemeran Doel dalam sinetron “Si Doel Anak Sekolahan”. Dalam pidatonya, Rano menekankan bahwa Jakarta adalah kota yang senantiasa terbuka, menjadi rumah bagi siapa saja yang datang, menetap, bahkan pergi meninggalkan jejak.

Usai orasi, panggung berlanjut dengan penampilan para penyair dari Indonesia dan mancanegara. Mereka antara lain Fakhrunnas MA Jabbar, Isbedy Stiawan ZS, Ulfatin Ch., Fikar W. Eda, Eddy Pranata PNP, Joshua Igho, Awwabin Helmi (Thailand), Ratna Ayu Budiarti, Suyadi San, Wan Nuryani (Malaysia), Nun Wai Ha (Thailand), hingga Illiza Sa’aduddin Djamal, Wali Kota Banda Aceh yang juga turut membacakan puisi. Malam itu menjadi ajang pertukaran rasa dan gagasan, menunjukkan bagaimana puisi mampu menjembatani kebudayaan lintas batas negara.

Salah satu penampilan yang paling menyedot perhatian datang dari penyair asal Lampung, Isbedy Stiawan ZS, yang membawakan puisi berjudul “Tungku di Jalan Raya”. Penyair yang dijuluki “Paus Sastra Lampung” oleh HB Jassin ini tampil penuh totalitas, memikat audiens sejak langkah awal menuju mikrofon hingga bait terakhir yang disambut riuh tepuk tangan.

BeritaTerkait

Isbedy Wakili Lampung di Antologi Puisi “Air Mata Sumatera”

Dari Ayah ke Anak: Isbedy Stiawan ZS Wariskan Api Sastra di Lampung

Eddy Pranata PNP, salah satu penyair sekaligus penggiat sastra dari komunitas Jaspinka (Jaringan Sastra Pinggiran Kali), Cirebah, Banyumas Barat, membagikan pengalamannya melalui akun media sosialnya. Ia mengunggah foto-foto penampilan Isbedy sambil menulis komentar, “Totalitas Isbedy Stiawan ZS pada ‘Tungku di Jalan Raya’ sungguh luar biasa. Puisinya bicara tentang api dari tungku di jalan raya, merefleksikan demonstrasi dan pergolakan sosial, disampaikan dengan penghayatan yang kuat.”

Menurut Eddy, performa Isbedy memperlihatkan kelas seorang penyair berpengalaman. “Kehadiran bang Isbedy di panggung jelas berbeda. Penguasaan panggung, intonasi, hingga bahasa tubuhnya memperlihatkan jam terbang yang matang. Itu bukan sekadar membaca puisi, tapi memanggungkan kehidupan,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

Pendapat serupa disampaikan penyair asal Palembang, Anwar Putra Bayu, yang juga Ketua Satu Pena Sumsel. “Panggung adalah perjalanan yang tidak bisa dipisahkan dari kepenyairan Isbedy Stiawan ZS. Ia menjiwai puisinya, menyalurkan emosi dengan pas, bahkan saat puisinya bicara tentang kemarahan atas kondisi masyarakat, tetap disampaikan dengan tenang dan elegan,” ujar Bayu.

Meski demikian, acara malam itu tidak lepas dari catatan kritis. Setelah penampilan Isbedy, sejumlah penyair dipanggil ke panggung tidak lagi satu per satu, melainkan dua hingga tiga sekaligus. Keputusan panitia ini dinilai sebagian penonton justru mengurangi kekuatan performa. “Pewara seolah ingin mengejar waktu, tapi hasilnya membuat penyair tidak bisa tampil total. Yang belum membacakan puisi merasa terbebani, sementara yang tampil tidak sepenuhnya fokus,” ungkap seorang penonton yang hadir.

Penonton lain menilai panitia kurang cermat menghitung durasi setiap penampil. “Idealnya setiap penyair cukup membawakan satu puisi, agar ada ruang bagi semua tanpa harus saling tumpang tindih. Lihat saja Sanggar Matahari, mereka hanya membawa satu puisi tapi tetap memberikan kesan mendalam. Padahal kita tahu, Sanggar Matahari adalah komunitas musikalisasi puisi papan atas di Indonesia,” katanya.

Malam Panggung Penyair PPN XIII malam itu menegaskan dua hal. Pertama, bahwa puisi masih menjadi medium yang kuat untuk menyuarakan keresahan sosial, politik, maupun kemanusiaan, seperti ditunjukkan dalam performa Isbedy. Kedua, pentingnya tata kelola panggung yang profesional agar esensi dan pesan puisi tersampaikan dengan utuh.

PPN XIII sekali lagi membuktikan bahwa pertemuan penyair lintas bangsa tidak hanya menjadi ajang apresiasi seni, tetapi juga ruang dialog kebudayaan. Dan di tengah banyaknya suara yang hadir malam itu, penampilan Isbedy Stiawan ZS dengan “Tungku di Jalan Raya” menjadi salah satu momen paling berkesan, yang akan dikenang dalam sejarah perjalanan sastra Nusantara.***

Source: ARIEF MULYADIN
Tags: Anwar Putra BayuEddy PranataIsbedy Stiawan ZSMalam Panggung PenyairPaus Sastra LampungPertemuan Penyair NusantaraPPN XIIIPuisi Perlawanansastra IndonesiaTungku di Jalan Raya
ShareTweetSendShare
Previous Post

Pemkab Pringsewu Gandeng UAP Kembangkan Dashboard Digital, Tingkatkan Pelayanan Publik

Next Post

Tiang Listrik Patah di Pesawaran: Pengendara Motor Luka, Listrik Padam, Warga Minta PLN Bertanggung Jawab

Related Posts

Rusaknya Jalan di Sejumlah Titik, Warga Bandar Lampung Tuntut Perbaikan Segera
Bandar Lampung

Rusaknya Jalan di Sejumlah Titik, Warga Bandar Lampung Tuntut Perbaikan Segera

Mar 26, 2026
Arus Balik Lebaran 2026 Kian Padat, Motor dan Truk Alami Lonjakan Signifikan
Berita

Arus Balik Lebaran 2026 Kian Padat, Motor dan Truk Alami Lonjakan Signifikan

Mar 25, 2026
ASDP Pastikan Arus Balik Lebaran 2026 Aman dan Lancar di Lintasan Merak–Bakauheni
Berita

ASDP Pastikan Arus Balik Lebaran 2026 Aman dan Lancar di Lintasan Merak–Bakauheni

Mar 25, 2026
Pantai dan Pulau Favorit Pesawaran Ramai di H+4, Arus Lalin Terpantau Padat
Berita

Pantai dan Pulau Favorit Pesawaran Ramai di H+4, Arus Lalin Terpantau Padat

Mar 24, 2026
Tak Pakai Alat Canggih, Polisi Ini Buka Mobil Terkunci dengan Cara Unik
Berita

Tak Pakai Alat Canggih, Polisi Ini Buka Mobil Terkunci dengan Cara Unik

Mar 24, 2026
ASDP Prediksi Puncak Arus Balik 24–25 Maret, Trafik Sudah Mulai Meningkat
Berita

ASDP Prediksi Puncak Arus Balik 24–25 Maret, Trafik Sudah Mulai Meningkat

Mar 24, 2026
Next Post
Tiang Listrik Patah di Pesawaran: Pengendara Motor Luka, Listrik Padam, Warga Minta PLN Bertanggung Jawab

Tiang Listrik Patah di Pesawaran: Pengendara Motor Luka, Listrik Padam, Warga Minta PLN Bertanggung Jawab

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Brigif 4 Marinir/BS Gelar Acara Penuh Hikmah di Masjid Al-Bahrie Pesawaran

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Brigif 4 Marinir/BS Gelar Acara Penuh Hikmah di Masjid Al-Bahrie Pesawaran

Puan Maharani Komando Reformasi Legislatif: Parlemen Jadi Garda Rakyat Wujudkan Sumitronomic Prabowo

Puan Maharani Komando Reformasi Legislatif: Parlemen Jadi Garda Rakyat Wujudkan Sumitronomic Prabowo

Bupati Tanggamus Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Cukuh Balak: Penanganan Darurat dan Bantuan Warga Jadi Prioritas

Bupati Tanggamus Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Cukuh Balak: Penanganan Darurat dan Bantuan Warga Jadi Prioritas

DAAL Tampilkan Kisah Perempuan Penderes Damar di Panggung Internasional, Semarang 2025

DAAL Tampilkan Kisah Perempuan Penderes Damar di Panggung Internasional, Semarang 2025

banner 300250

Berita Terkini

  • Rusaknya Jalan di Sejumlah Titik, Warga Bandar Lampung Tuntut Perbaikan Segera
  • Comment maximiser vos gains au SpinRain Casino en ligne
  • Bonuskong Casino: Ihr einfacher Leitfaden für den Einstieg ins iGaming
  • Die häufigsten Fehler, die Sie bei Ringospin Casino vermeiden sollten
  • Alarm Global Memanas! Indonesia Perkuat Pertahanan, Siap Hadapi Ancaman Dunia
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In