PANTAU LAMPUNG- Pada peringatan hari jadinya yang ke-5, Radio Dimensi Baru (DBFM) 93.0 milik Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menegaskan komitmennya sebagai radio ramah anak. Berbeda dari perayaan tahun-tahun sebelumnya yang digelar di kompleks Radio DBFM, kali ini kegiatan dilaksanakan di Mall Anjungan Dermaga Eksekutif Pelabuhan ASDP Bakauheni, Lampung Selatan, berlangsung dari Minggu, 10 November 2024, hingga puncak acara pada Senin, 11 November 2024.
Perayaan HUT ke-5 ini diisi dengan berbagai lomba yang diikuti lebih dari 500 peserta. Adapun jenis perlombaan yang diselenggarakan antara lain:
1. Lomba Mewarnai untuk PAUD dan TK
2. Lomba Pidato Bahasa Lampung
3. Lomba Penyiar Radio
4. Lomba Senam Zumba
“Saat ini, kami memprioritaskan program-program radio yang ramah anak dan mendukung pembinaan generasi muda sejak dini,” ujar Direktur Utama Radio DBFM, Rudi Suhaimi, di sela-sela kegiatan lomba Pushbike oleh Komunitas Pushbike Lampung Selatan di lokasi acara pada Minggu, 10 November 2024.
Hadir dalam acara tersebut, Manajer Mall Anjungan Dermaga Eksekutif Pelabuhan ASDP Bakauheni, Welly Hardianto, beserta jajarannya, serta seluruh pengurus Komunitas Pushbike Lampung Selatan.
Menurut Rudi, lonjakan jumlah peserta menjadi alasan utama pemilihan Mall Anjungan sebagai lokasi peringatan HUT Radio DBFM ke-5. “Jumlah peserta lomba mewarnai sudah mencapai 422 anak dari PAUD dan TK, lomba pidato berbahasa Lampung diikuti oleh 18 peserta, sementara lomba penyiar radio melibatkan 24 orang, dan puluhan peserta turut serta dalam lomba senam Zumba,” jelasnya.
“Jika para peserta hadir bersama guru dan orang tua, jumlahnya bisa mencapai ribuan orang. Lokasi radio tidak cukup menampung, dan masalah parkir juga jadi pertimbangan. Karena itu, kami memilih lokasi yang lebih memadai di Bakauheni,” tambah Rudi.
Rudi juga menuturkan bahwa Radio DBFM, yang sudah berdiri sejak lama dengan berbagai perubahan nama, secara resmi telah beroperasi selama lima tahun setelah mendapat izin dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). “Ketika saya pertama kali ditunjuk sebagai Direktur Utama, kami belum memiliki dasar hukum yang jelas. Perlu hampir dua tahun untuk memperoleh izin penyiaran, dan itulah yang menjadi acuan hari jadi kami,” terangnya.
Sebagai mantan Kepala Biro SKH Lampung Post, Rudi berharap Radio DBFM 93.0 dapat dimanfaatkan oleh seluruh elemen masyarakat Kabupaten Lampung Selatan, termasuk pemerintah, DPRD, lembaga yudikatif, serta masyarakat umum, sebagai sarana untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah.
“Di era digital ini, radio masih menjadi sumber informasi utama di banyak negara maju,” tutup pria kelahiran 24 Maret 1970 itu.***












