PANTAU LAMPUNG– Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengumumkan bahwa pihaknya akan menerapkan pengamanan yang lebih ketat untuk latihan Timnas Indonesia menyusul insiden pencurian tas yang menimpa pemain Dimas Drajad. Langkah ini diambil agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
Tas milik Dimas Drajad hilang setelah sesi latihan Timnas Indonesia di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta Pusat, pada Sabtu (30/8/2024). Di dalam tas tersebut terdapat dompet dan handphone milik Drajad. Pihak Kepolisian telah menangkap pelaku pencurian tersebut.
Erick Thohir menegaskan komitmennya untuk memastikan keamanan tim nasional menjadi prioritas utama. “Saya akan pastikan bahwa keamanan Timnas Indonesia menjadi prioritas,” ujar Erick.
Erick menjelaskan bahwa ia langsung mengetahui tentang kehilangan tas Drajad dan segera menghubungi Ketua BTN, Sumardji. Namun, Sumardji hanya mendapatkan informasi dari staf kepelatihan Timnas Indonesia mengenai insiden tersebut.
“Saya langsung menghubungi Pak Sumardji karena ada indikasi mengenai titik hilangnya tas, yang belum saya ketahui dengan jelas,” ungkap Erick.
Erick Thohir menambahkan bahwa PSSI akan memperketat penjagaan selama latihan dan pertandingan. “Saya tidak ingin hal-hal kecil ini mengganggu persiapan Timnas Indonesia. Saya sudah menyampaikan hal ini kepada Pak Sumardji, pelatih Shin Tae-yong, dan para pemain agar tetap fokus,” tambahnya.
“Kehilangan-kehilangan ini akan kami tangani, dan kami akan memastikan hal tersebut tidak mengganggu tim,” tutup Erick Thohir.












