• Redaksi
  • Tentang Kami
Minggu, Februari 15, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Berita Terkini

Petani di Desa Braja Fajar Lampung Timur Mengeluh, Ini Penyebabnya

Oskar SihotangEditorOskar Sihotang
Mar 6, 2024
A A

Ist

ADVERTISEMENT

BeritaTerkait

Korwil PU Purbolinggo Cek Saluran Primer di Lampung Timur

PWI Lampung Timur Kurban Sapi di Hari Raya Idul Adha

ADVERTISEMENT
PANTAU LAMPUNG – Jarkoni, seorang petani di Desa Braja Fajar, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur mengeluhkan tanaman padi miliknya seluas satu hektare terendam banjir.
Hal itu disebabkan hujan yang mengguyur hampir setiap hari dan dikhawatirkan jika air tidak segera surut berdampak pada tanaman padi miliknya membusuk.

“Tiga hari belakangan ini setiap sore hari turun hujan cukup lebat, alhasil air dari rawa di sekitar sawah meluap dan menggenangi petakan sawah,” ungkap Jarkoni, Rabu, 6 Maret 2024.
“Kalau usia padi belum ada 14 hari maka rawan rusak jika tergenang air. Sampai sore kemarin air memang sudah surut namun baru sedikit saja,” lanjutnya.
Menurutnya, jika terjadi kerusakan pada tanaman padinya maka kerugian yang dialami bisa mencapai 5 juta rupiah, itu terdiri dari biaya perawatan dan pemupukan tanaman padi miliknya selama 14 hari.
“Kalau belum surut benar kami belum bisa prediksi kerusakan tanamannya seperti apa, kalau hanya sedikit kami sulam kalau diatas 80 persen gagal total,” jelasnya.
Jarkoni menambahkan bahwa tanaman padi di Desa Braja Fajar yang tergenang air kurang lebih ada lima hektare milik beberapa orang, rata-rata sawah di Desa Braja Fajar merupakan sawah tadah hujan yang rawan dengan luapan air rawa.
Sementara itu, Dinas Pertanian Kabupaten Lampung Timur saat di konfirmasi terkait tanaman padi yang rusak akibat luapan air (banjir) mengaku belum memiliki data.
“Kami belum dapat setoran data kebanjiran dari koordinator penyuluh dari masing masing kecamatan, maka kami belum bisa memberi data padi yang rusak akibat banjir,” singkat pegawai Dinas Pertanian Junaidi.***
Tags: Pemkab Lampung Timur
ShareTweetSendShare
Previous Post

Musrenbang Tanggamus Dibuka dengan Tiga Tarian Adat Pukau 

Next Post

Balai Karantina Lampung Gagalkan Pengiriman Ratusan Sirip Hiu Ilegal ke Pulau Jawa 

Related Posts

Dari Halaman Rumah ke Pasar, Pepaya Warga Mekar Jaya Siap Diserap SPPG
Berita

Dari Halaman Rumah ke Pasar, Pepaya Warga Mekar Jaya Siap Diserap SPPG

Feb 10, 2026
Menteri PU Pantau Langsung Kondisi Jembatan Way Bungur, Optimalkan Mobilitas Warga
Berita

Menteri PU Pantau Langsung Kondisi Jembatan Way Bungur, Optimalkan Mobilitas Warga

Feb 5, 2026
Pemkab Lampung Timur Dorong Cocoa Agroforestry Berbasis Komunitas
Berita

Pemkab Lampung Timur Dorong Cocoa Agroforestry Berbasis Komunitas

Feb 4, 2026
Sistem Tumpang Sari Dongkrak Nilai Kakao Lampung Timur
Berita

Sistem Tumpang Sari Dongkrak Nilai Kakao Lampung Timur

Feb 4, 2026
Jembatan Belum Terbangun, Pelajar Lampung Timur Terpaksa Naik Getek
Berita

Jembatan Belum Terbangun, Pelajar Lampung Timur Terpaksa Naik Getek

Feb 2, 2026
Kebijakan Kontroversial Jadi Perbincangan, DPRD Angkat Suara
Berita

Kebijakan Kontroversial Jadi Perbincangan, DPRD Angkat Suara

Jan 26, 2026
Next Post

Balai Karantina Lampung Gagalkan Pengiriman Ratusan Sirip Hiu Ilegal ke Pulau Jawa 

Selama Ramadhan Tempat Hiburan Malam di Bandar Lampung Wajib Tutup!

Antisipasi Kejahatan, Polres Pesisir Barat Laksanakan Patroli Malam

Ditresnarkoba Polda Lampung Ungkap Narkoba Jaringan Internasional: 20 Orang Ditangkap dan Sita 87,5 Kg Sabu 

Panji Nugraha AB, Sekjen Laskar Lampung Siap Maju Calon Wali Kota Bandar Lampung 2024

banner 300250

Berita Terkini

  • The Benefits of Gambling Enterprises with Bitcoin Down Payment
  • Expert Article: iBet Luotettava – Kaikenkattava opas
  • The Rise of Bitcoin Casino Sites: How Cryptocurrency is Transforming the Gambling Industry
  • Casino Site Immediate Play: The Ultimate Overview to Instant Video Gaming
  • Free Slots Where to Find These
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In