Cegah Narkoba Sejak Dini, BNNK Lampung Selatan Libatkan Enam Sekolah di Sidomulyo
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Podjok Sawah, Kecamatan Sidomulyo, Jumat (16/10/2026), dan dibuka langsung oleh Kepala BNNK Lampung Selatan, AKBP Rahmad Hidayat, S.E., M.M.
Pelatihan ini menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan pemahaman pelajar tentang bahaya narkotika sekaligus mendorong mereka berperan aktif dalam menyampaikan edukasi pencegahan kepada teman sebaya.
Peserta berasal dari SMP Negeri 1 Sidomulyo, SMP Negeri 2 Sidomulyo, SMP Negeri 3 Sidomulyo, SMP IT Al Kholis Sidomulyo, MTs Al Khoiriyah Sidomulyo, serta MTs Mathlaul Anwar Sidowaluyo.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan materi dari narasumber yang berasal dari perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Pembekalan mencakup bahaya narkoba, pengenalan narkotika, serta pentingnya membangun sikap positif dalam menghadapi tantangan masa remaja.
Bahaya Narkoba hingga Masa Depan Remaja Jadi Perhatian
Materi pertama disampaikan Rektor Universitas Muhammadiyah Kalianda, Susilawati, S.Sos., M.I.P., M.M., dengan tema “Bahaya Narkoba bagi Remaja”.
Materi ini membahas risiko penyalahgunaan narkotika serta dampaknya terhadap kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial, dan masa depan generasi muda.
Pemahaman tersebut diharapkan dapat membantu pelajar mengenali risiko penyalahgunaan narkotika, mengambil keputusan secara bijak, serta menolak ajakan yang berpotensi menjerumuskan mereka pada perilaku berbahaya.
Selanjutnya, Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Eliyatullaila, M.Pd., menyampaikan materi bertajuk “Kenali Narkoba: Aku, Kini dan Nanti”.
Dalam sesi ini, peserta diajak memahami pentingnya menjaga diri dan menyadari bahwa pilihan yang dibuat saat remaja dapat memengaruhi perjalanan hidup serta pencapaian cita-cita di masa depan.
“Edukasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kesadaran siswa untuk menjaga diri dan merencanakan masa depan tanpa narkoba,” terang Rahmad Hidayat.
BNNK Lampung Selatan Soroti Ketahanan Diri Remaja
Tak hanya berfokus pada bahaya narkotika, pelatihan ini juga memberikan perhatian terhadap kemampuan remaja dalam mengenali potensi diri dan menghadapi tekanan kehidupan.
Kabid Kesejahteraan Keluarga Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Lampung Selatan, Supi’ah, S.Ag., M.Si., membawakan materi “Self Appreciation: Biar Gak Gampang Anxiety”.
Materi tersebut menekankan pentingnya menghargai diri sendiri, mengenali kemampuan pribadi, serta membangun sikap positif ketika menghadapi berbagai tantangan.
Menurut Rahmad, pemahaman terhadap diri sendiri dan kemampuan menghadapi persoalan secara sehat diharapkan dapat memperkuat ketahanan diri para peserta.
Keterlibatan narasumber dari berbagai sektor juga menjadi bentuk sinergi untuk mendukung perkembangan remaja, baik dari sisi pengetahuan, pendidikan, maupun kesejahteraan keluarga.
Pelajar Disiapkan Menjadi Pendidik Sebaya Anti Narkotika
Kepala BNNK Lampung Selatan, AKBP Rahmad Hidayat, berharap pelatihan ini memberikan dampak berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Para peserta diharapkan tidak hanya memahami materi yang diberikan, tetapi juga mampu menyampaikan pesan pencegahan narkotika kepada teman-teman mereka dengan cara yang positif dan mudah dipahami.
“Pembekalan yang diberikan diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman peserta mengenai bahaya narkotika, tetapi juga memperkuat kemampuan mereka dalam menjaga diri dan membangun hubungan pertemanan yang positif,” ungkapnya.
Melalui program pendidik remaja teman sebaya, BNNK Lampung Selatan mendorong pelajar menjadi agen perubahan dalam membangun lingkungan pendidikan yang sehat dan aman dari penyalahgunaan narkotika.
Upaya ini diharapkan dapat memperluas edukasi anti narkotika di kalangan pelajar sekaligus meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap pentingnya menjaga masa depan tanpa narkoba.
“Demi mewujudkan generasi yang sehat, berprestasi, dan Kabupaten Lampung Selatan Bersih dari Narkoba (Bersinar),” pungkas Rahmad.***
