BeritaPringsewu

Bhayangkara Cup 2026 Jadi Ajang Silaturahmi Penghobi Merpati Kolong Se-Lampung

PANTAU LAMPUNG- Sebanyak 700 penghobi merpati kolong dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung memadati Lapangan Burung Kolong Cengho, Pekon Wates, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Sabtu (18/7/2026). Mereka mengikuti Lomba Merpati Kolong Bhayangkara Cup yang menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan Polres Pringsewu.

Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hari. Para penghobi burung adu kecepatan dan ketepatan merpati andalan mereka dalam suasana kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Perlombaan ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi komunitas merpati kolong dari berbagai daerah di Lampung.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakapolres Pringsewu Kompol Samsuri. Pembukaan ditandai dengan pelepasan burung merpati secara simbolis sebagai lambang kebersamaan, persaudaraan, dan sinergi antara Polri dengan masyarakat.

Dalam kompetisi tersebut, panitia mempertandingkan tiga kategori utama, yakni Kelas Reguler, Best of the Best, dan Perang Bintang. Para peserta memperebutkan trofi bergengsi serta total hadiah sebesar Rp50 juta.

Wakapolres Pringsewu Kompol Samsuri mengatakan, Bhayangkara Cup bukan sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi wadah mempererat hubungan antarkomunitas penghobi merpati kolong yang selama ini aktif di berbagai wilayah Lampung.

“Komunitas merpati kolong memiliki ikatan yang kuat. Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan ruang bagi para penghobi untuk berkumpul, bersilaturahmi, sekaligus menyalurkan hobi dalam suasana yang tertib dan penuh sportivitas,” ujar Samsuri.

Menurutnya, peringatan Hari Bhayangkara tidak selalu identik dengan kegiatan seremonial. Berbagai aktivitas yang melibatkan masyarakat secara langsung juga menjadi bagian dari upaya Polri untuk semakin dekat dengan warga.

“Momentum Hari Bhayangkara kami manfaatkan untuk membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan yang positif. Kami berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas, menikmati perlombaan, dan membawa pulang pengalaman yang menyenangkan, apa pun hasil yang diperoleh,” katanya.

Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang datang dari berbagai daerah di Provinsi Lampung. Besarnya jumlah peserta menjadi bukti bahwa olahraga sekaligus hobi merpati kolong masih memiliki daya tarik yang kuat dan mampu mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat.

Perlombaan dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (19/7/2026) dan disaksikan ratusan penonton. Selain menghadirkan hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga sekitar. Sejumlah pelaku usaha kecil, pedagang makanan dan minuman, hingga pelaku UMKM turut merasakan peningkatan aktivitas ekonomi selama pelaksanaan Bhayangkara Cup.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *