• Redaksi
  • Tentang Kami
Selasa, Juni 16, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Berita

Kritik Pemerintah Itu Penting, Tapi Apakah Semua Tuntutan Reformasi Jilid 2 Tepat?

MeldaEditorMelda
Jun 16, 2026
A A
Kritik Pemerintah Itu Penting, Tapi Apakah Semua Tuntutan Reformasi Jilid 2 Tepat?
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG- Gelombang seruan “Reformasi Jilid 2” yang belakangan ramai di berbagai platform media sosial mulai memantik tanda tanya besar di tengah masyarakat. Gerakan yang mengatasnamakan kepentingan rakyat itu membawa sejumlah tuntutan yang sekilas terdengar ideal, namun ketika dikupas lebih dalam justru menyisakan berbagai kejanggalan yang layak dikaji secara kritis.

Salah satu tuntutan yang paling ramai adalah desakan agar pemerintah menurunkan harga BBM non-subsidi seperti Pertamax. Pertanyaannya sederhana, dari mana sumber dana untuk menurunkan harga BBM non-subsidi jika bukan melalui intervensi anggaran negara? Artinya, negara harus menggelontorkan subsidi baru yang bersumber dari APBN. Ironisnya, pengguna utama BBM non-subsidi justru didominasi kelompok menengah ke atas yang memiliki daya beli lebih baik dibanding masyarakat pengguna BBM subsidi. Di saat yang sama, kenaikan harga energi bukan hanya terjadi di Indonesia. Banyak negara menghadapi tekanan serupa akibat ketidakpastian geopolitik global, termasuk konflik yang memengaruhi pasar minyak dunia. Maka tuntutan tersebut justru menimbulkan pertanyaan, apakah benar berpihak kepada rakyat kecil atau tanpa sadar meminta negara mensubsidi konsumsi kelompok yang lebih mampu?

Kejanggalan berikutnya muncul dari tuntutan penghapusan program KDMP yang saat ini diarahkan untuk memperkuat distribusi pangan, pupuk, sembako, hingga pengembangan UMKM desa. Program ini memang belum sempurna dan masih membutuhkan banyak perbaikan. Namun substansi utamanya adalah memperkuat ekonomi desa agar keuntungan distribusi tidak terus menerus dinikmati para tengkulak dan rantai perantara yang selama ini menggerus kesejahteraan petani maupun pelaku usaha kecil. Jika ada kekurangan, yang seharusnya dilakukan adalah memperketat pengawasan dan memperbaiki tata kelolanya, bukan membunuh programnya sejak dini sebelum sempat berkembang secara maksimal.

BeritaTerkait

Harga BBM Naik Lagi? Anggota Komisi XII DPR Belum Bisa Beri Jaminan kepada Masyarakat

Laporan Tipikor Tak Redam Polemik SMA Siger di Lingkungan Pemkot Bandar Lampung

Tidak kalah kontroversial adalah tuntutan penghapusan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebagian pihak berteriak bahwa masyarakat tidak membutuhkan program tersebut. Namun fakta di lapangan menunjukkan banyak ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak sekolah yang merasakan langsung manfaat tambahan gizi dari program itu. Program ini mungkin belum berjalan sempurna. Bahkan sejumlah kasus penyimpangan dan dugaan korupsi sempat mencuat. Namun logikanya sederhana, yang harus diberantas adalah korupsinya, bukan program yang manfaatnya dirasakan masyarakat. Jika ada sekolah yang mendapat makanan buruk, yang harus dihukum adalah pelakunya, bukan menghentikan seluruh upaya pemenuhan gizi nasional.

Yang membuat publik semakin bertanya-tanya adalah momentum kemunculan gerakan ini. Gelombang tekanan politik justru menguat ketika pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sedang melakukan berbagai langkah penertiban terhadap praktik yang selama ini dianggap merugikan negara. Mulai dari pembenahan sektor migas, penertiban kawasan hutan, hingga tata niaga komoditas strategis seperti CPO dan batu bara yang selama bertahun-tahun menjadi ladang permainan kelompok tertentu. Langkah-langkah tersebut tentu menyentuh kepentingan banyak pihak yang selama ini menikmati keuntungan besar dari lemahnya pengawasan negara.

ADVERTISEMENT

Karena itu, tidak sedikit masyarakat yang menilai gerakan ini perlu dikaji lebih mendalam. Kritik terhadap pemerintah adalah bagian penting dari demokrasi. Demonstrasi juga merupakan hak konstitusional setiap warga negara. Namun ketika tuntutan yang diajukan justru berpotensi melemahkan program yang menyentuh rakyat kecil, menghambat penguatan ekonomi desa, serta mendorong subsidi bagi kelompok yang relatif lebih mampu, publik berhak bertanya: apakah ini murni gerakan koreksi kebijakan atau ada agenda lain yang sedang menumpang di baliknya?

Demokrasi membutuhkan kritik yang sehat, bukan narasi yang menyesatkan. Masyarakat perlu diajak berpikir jernih, melihat data, dan memahami konsekuensi setiap tuntutan. Sebab perubahan yang lahir dari kesadaran akan membawa kemajuan, sedangkan perubahan yang dibangun di atas provokasi hanya akan menghasilkan kegaduhan tanpa arah.

Catatan: Karena dugaan adanya “provokasi asing” adalah klaim yang serius, sebaiknya tidak dinyatakan sebagai fakta tanpa bukti yang dapat diverifikasi. Narasi di atas menggunakan pendekatan opini dan analisis politik tanpa menuduh pihak tertentu secara langsung.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: BBMDemokrasiKebijakanPublikMBGPertamaxPolitikIndonesiaReformasiJilid2
ShareTweetSendShare
Previous Post

Wujud Pengabdian, Lapas Kalianda Salurkan Bantuan ke Warga Sekitar

Next Post

Dana Bagi Hasil Jadi Masalah Utama, DPRD Pringsewu Usulkan Perubahan Mekanisme Penyaluran

Related Posts

Dijual Rp42 Juta dan Berpindah Tangan, Mobil Curian dari Kalianda Berhasil Dilacak
Berita

Dijual Rp42 Juta dan Berpindah Tangan, Mobil Curian dari Kalianda Berhasil Dilacak

Jun 16, 2026
Dana Bagi Hasil Jadi Masalah Utama, DPRD Pringsewu Usulkan Perubahan Mekanisme Penyaluran
Berita

Dana Bagi Hasil Jadi Masalah Utama, DPRD Pringsewu Usulkan Perubahan Mekanisme Penyaluran

Jun 16, 2026
Wujud Pengabdian, Lapas Kalianda Salurkan Bantuan ke Warga Sekitar
Berita

Wujud Pengabdian, Lapas Kalianda Salurkan Bantuan ke Warga Sekitar

Jun 16, 2026
Desa BENAR Lahir di Candipuro, Trimomukti Jadi Role Model Anti Narkoba
Berita

Desa BENAR Lahir di Candipuro, Trimomukti Jadi Role Model Anti Narkoba

Jun 16, 2026
FORKRAF Tanggamus Siap Satukan Pelaku Ekraf dan UMKM Lokal
Berita

FORKRAF Tanggamus Siap Satukan Pelaku Ekraf dan UMKM Lokal

Jun 16, 2026
Usai OTT ASN BPK, Sorotan Mengarah ke Pemberian WTP di Lampung
Bandar Lampung

Usai OTT ASN BPK, Sorotan Mengarah ke Pemberian WTP di Lampung

Jun 16, 2026
Next Post
Dana Bagi Hasil Jadi Masalah Utama, DPRD Pringsewu Usulkan Perubahan Mekanisme Penyaluran

Dana Bagi Hasil Jadi Masalah Utama, DPRD Pringsewu Usulkan Perubahan Mekanisme Penyaluran

Dijual Rp42 Juta dan Berpindah Tangan, Mobil Curian dari Kalianda Berhasil Dilacak

Dijual Rp42 Juta dan Berpindah Tangan, Mobil Curian dari Kalianda Berhasil Dilacak

banner 300250

Berita Terkini

  • Dijual Rp42 Juta dan Berpindah Tangan, Mobil Curian dari Kalianda Berhasil Dilacak
  • Dana Bagi Hasil Jadi Masalah Utama, DPRD Pringsewu Usulkan Perubahan Mekanisme Penyaluran
  • Kritik Pemerintah Itu Penting, Tapi Apakah Semua Tuntutan Reformasi Jilid 2 Tepat?
  • Wujud Pengabdian, Lapas Kalianda Salurkan Bantuan ke Warga Sekitar
  • Desa BENAR Lahir di Candipuro, Trimomukti Jadi Role Model Anti Narkoba
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In