• Redaksi
  • Tentang Kami
Kamis, April 16, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Berita

Bupati Lampung Selatan Temui Aji, Korban Sindikat Kerja Ilegal

MeldaEditorMelda
Apr 10, 2026
A A
Bupati Lampung Selatan Temui Aji, Korban Sindikat Kerja Ilegal
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG- Setelah berbulan-bulan terjebak dalam jerat sindikat calo tenaga kerja kapal ikan di Merauke, Papua Selatan, Ahmad Abi Ar-Razi atau yang akrab disapa Aji akhirnya kembali ke kampung halamannya di Lampung Selatan.

Kepulangan Aji pada Rabu malam (8/4/2026) di Bandara Radin Inten II disambut haru oleh keluarga serta didampingi jajaran Dinas Sosial Lampung Selatan. Perjalanan panjang yang ia tempuh bukan sekadar kepulangan biasa, melainkan kisah penuh luka sekaligus peringatan bagi masyarakat.

Sehari setelahnya, Kamis (9/4/2026), Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mengunjungi kediaman orang tua Aji di Lingkungan 05 Sukajadi, Kecamatan Kalianda. Kunjungan tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi Aji yang masih dalam masa pemulihan.

BeritaTerkait

Jemput Sigap hingga Klinik Baru, RSUD BNH Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Paripurna LKPJ 2025, DPRD Tekankan Perbaikan Nyata Kinerja Pemerintah

Berdasarkan pemeriksaan awal, Aji mengalami sejumlah gangguan kesehatan, seperti batuk berdahak hijau, anemia, hingga keluhan pada kaki yang membuatnya kesulitan berjalan normal. Pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan berencana menurunkan tim medis guna memastikan pemulihan berjalan optimal.

Bupati Egi menyampaikan keprihatinannya atas kasus yang dialami Aji. Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima tawaran pekerjaan, terutama yang tidak memiliki kejelasan.

ADVERTISEMENT

“Kita turut prihatin atas musibah ini. Jangan mudah percaya dengan tawaran kerja yang belum jelas. Pastikan semuanya legal dan aman,” ujarnya.

Ia juga menegaskan akan menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik penipuan tersebut dan memastikan penindakan hukum jika ditemukan pelanggaran.

Di tengah kondisi kesehatannya, Aji juga didorong untuk kembali melanjutkan pendidikan. Ia diketahui sempat bersekolah hingga kelas satu SMA sebelum memilih bekerja.

“Saya sarankan untuk sekolah lagi, minimal lulus SMA agar ke depan lebih mudah mendapatkan pekerjaan yang layak,” tambah Egi.

Kisah pahit Aji bermula dari tawaran kerja di kapal ikan dengan iming-iming gaji Rp5 juta per bulan. Ia berangkat dari Jakarta menuju Merauke dengan harapan membantu perekonomian keluarga.

Namun kenyataan yang dihadapi jauh dari janji awal. Setibanya di lokasi, gajinya langsung dipotong Rp4 juta dengan alasan biaya transportasi. Selama hampir 10 bulan bekerja, ia hanya menerima gaji pada bulan pertama, sementara bulan-bulan berikutnya tidak dibayar meski tetap bekerja dalam kondisi berat.

“Kerjanya bisa sampai 24 jam, mancing terus. Kaki jadi sakit karena terlalu lama berdiri,” ungkap Aji.

Kini, di tengah proses pemulihan, rasa syukur menyelimuti keluarga Aji. Sang ayah, Ahmad Yunus, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kepulangan anaknya.

Aji pun berharap pengalamannya menjadi pelajaran bagi masyarakat luas.

“Alhamdulillah sekarang bisa kumpul lagi dengan keluarga. Pesan saya, cari kerja yang jelas, jangan sampai tertipu,” ujarnya.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: #Bupati Lampung Selatan#Lampung Selatan#perdagangan orangBerita LampungHuman InterestMeraukeperlindungan pekerjaRadityo Egi PratamaSindikat CaloTenaga Kerja Ilegal
ShareTweetSendShare
Previous Post

Fakta Terungkap di Sidang: BUMD Tak Bisa Jalankan Usaha di Luar Migas

Next Post

Pemkab Lamsel Terapkan Skema Kerja Fleksibel, Pelayanan Publik Dijamin Tetap Optimal

Related Posts

Banjir Berulang, Pengacara Nilai Ada Potensi Kelalaian Pemerintah Kota
Bandar Lampung

Banjir Berulang, Pengacara Nilai Ada Potensi Kelalaian Pemerintah Kota

Apr 16, 2026
Jemput Sigap hingga Klinik Baru, RSUD BNH Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
Bandar Lampung

Jemput Sigap hingga Klinik Baru, RSUD BNH Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Apr 16, 2026
Banjir Berulang, Publik Tagih Keterbukaan Agus Widodo soal PTK Khusus
Bandar Lampung

Banjir Berulang, Publik Tagih Keterbukaan Agus Widodo soal PTK Khusus

Apr 16, 2026
RDP Komisi I: Perpindahan Wilayah Jatiagung Harus Lewat Proses Terbuka
Berita

RDP Komisi I: Perpindahan Wilayah Jatiagung Harus Lewat Proses Terbuka

Apr 16, 2026
Lampung Timur Rayakan HUT ke-27, UMKM dan Hiburan Rakyat Jadi Daya Tarik
Berita

Lampung Timur Rayakan HUT ke-27, UMKM dan Hiburan Rakyat Jadi Daya Tarik

Apr 16, 2026
Rp60 Miliar untuk Kejati, Warga Bandar Lampung Kebanjiran Tanpa Perlindungan
Bandar Lampung

Rp60 Miliar untuk Kejati, Warga Bandar Lampung Kebanjiran Tanpa Perlindungan

Apr 16, 2026
Next Post
Pemkab Lamsel Terapkan Skema Kerja Fleksibel, Pelayanan Publik Dijamin Tetap Optimal

Pemkab Lamsel Terapkan Skema Kerja Fleksibel, Pelayanan Publik Dijamin Tetap Optimal

Kemah Sastra 2026 Usai, Peserta Harap Kegiatan Digelar Rutin

Kemah Sastra 2026 Usai, Peserta Harap Kegiatan Digelar Rutin

Tambang Ilegal Disebut Langgar UUD 1945, Aktivis Desak Penertiban

Tambang Ilegal Disebut Langgar UUD 1945, Aktivis Desak Penertiban

Reses 2026, Suhadirin Fokus Perjuangkan Aspirasi Warga Kedaton

Reses 2026, Suhadirin Fokus Perjuangkan Aspirasi Warga Kedaton

NISN Tak Kunjung Terbit, Nasib Siswa SMA Siger di Ujung Tanduk

NISN Tak Kunjung Terbit, Nasib Siswa SMA Siger di Ujung Tanduk

banner 300250

Berita Terkini

  • Banjir Berulang, Pengacara Nilai Ada Potensi Kelalaian Pemerintah Kota
  • Jemput Sigap hingga Klinik Baru, RSUD BNH Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
  • Banjir Berulang, Publik Tagih Keterbukaan Agus Widodo soal PTK Khusus
  • RDP Komisi I: Perpindahan Wilayah Jatiagung Harus Lewat Proses Terbuka
  • Lampung Timur Rayakan HUT ke-27, UMKM dan Hiburan Rakyat Jadi Daya Tarik
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In