PANTAU LAMPUNG- Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Metro pada Sabtu (28/02/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk menyalurkan bantuan sosial dan meninjau langsung kondisi anak-anak yang berisiko stunting di beberapa kecamatan.
Dalam kegiatan yang berkolaborasi dengan Baznas Provinsi Lampung, Batin Wulan — sapaan akrab beliau — turut didampingi Ketua TP PKK Kota Metro, Ny. Eni Sumiyati Bambang.
Penyerahan Bantuan di Metro Timur
Kunjungan pertama berlangsung di Aula Kecamatan Metro Timur. Di lokasi ini, Batin Wulan menyerahkan bantuan beras dan bahan pokok kepada 40 penerima manfaat. Selain itu, TP PKK juga memberikan susu dan telur untuk anak-anak berisiko stunting serta bantuan untuk para lansia berupa sembako dan tali asih.
“Batin berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat serta memberikan manfaat bagi keluarga penerima,” ujar Batin Wulan.
Cegah Stunting Melalui Pemenuhan Gizi
Kegiatan dilanjutkan ke Aula Kelurahan Hadimulyo Barat, yang dihadiri warga dari Kecamatan Metro Pusat dan Metro Utara. Di lokasi ini, bantuan kembali disalurkan untuk sekitar 80 penerima manfaat.
TP PKK Provinsi Lampung juga meninjau secara langsung kondisi seorang anak berisiko stunting.
Batin Wulan menekankan pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak.
“Apabila anak tidak menyukai susu, kebutuhan protein tetap dapat dipenuhi melalui sumber makanan lain seperti telur,” jelasnya.
Ia juga mengimbau agar masyarakat membiasakan pemberian makanan bergizi dan mengurangi jajanan manis yang kurang sehat.
Kunjungan ke Metro Selatan dan Metro Barat
Rangkaian kegiatan ditutup di Kelurahan Mulyojati, Kecamatan Metro Selatan dan Metro Barat. Sebanyak 80 warga kembali menerima bantuan beras dan bahan pokok.
Batin Wulan juga meninjau seorang anak berisiko stunting serta berdialog dengan keluarga penerima manfaat.
Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari komitmen TP PKK Provinsi Lampung dalam memperkuat kepedulian sosial, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan mempercepat penurunan angka stunting di daerah.












