PANTAU LAMPUNG- Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengajak masyarakat Kota Bandar Lampung menumbuhkan semangat gotong royong untuk menjaga dan membangun daerah selama Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Jami’ Al-Muballigh, Rabu (25/2/2026).
Mirza menekankan peran strategis Bandar Lampung sebagai wajah Provinsi Lampung, yang mencerminkan citra provinsi bagi masyarakat dari luar daerah.
Bandar Lampung, Wajah Provinsi Lampung
“Bandar Lampung adalah wajah Provinsi Lampung. Apa yang dilihat dan dirasakan pendatang akan mencerminkan Lampung secara keseluruhan. Kota yang bersih, tertata, dan tenteram akan menjadi kebanggaan bersama,” ujar Gubernur Mirza.
Ia menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Bandar Lampung cukup pesat, dengan kreativitas pelaku UMKM meningkat dan inovasi generasi muda terus berkembang. Namun, tantangan seperti kebersihan, drainase, dan lingkungan masih perlu penanganan bersama.
Gotong Royong untuk Lingkungan dan Kebersamaan
Mirza mengingatkan masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan dan kebersihan sebagai tanggung jawab bersama. “Masalah kebersihan dan lingkungan akan terasa ringan jika dilakukan dengan semangat gotong royong dan rasa memiliki terhadap kota yang kita cintai,” tegasnya.
Ia menegaskan bahwa kekuatan Bandar Lampung bukan hanya dari ukuran kota, tetapi juga semangat gotong royong dan keramahan warganya. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat diyakini mampu membuat kota semakin maju, tertata, dan membanggakan.
Stabilitas Harga dan Bantuan Sosial
Selain itu, Gubernur Mirza memastikan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan dalam kondisi aman. “Pemerintah terus menjaga stabilitas harga dan pasokan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang,” jelasnya.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyampaikan komitmen sinergi dengan Pemprov Lampung untuk pembangunan daerah. “Provinsi dan kabupaten/kota harus sama-sama bergerak membangun. Jika Lampung maju, kabupaten/kota juga ikut maju,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, juga diserahkan santunan kepada anak yatim piatu dan bantuan dana hibah untuk pembangunan masjid, sebagai bagian dari penguatan kebersamaan masyarakat.












