PANTAU LAMPUNG— Suasana tenang di Jalan Pagar Alam, Bandar Lampung, Minggu (4/1/2026) dini hari mendadak berubah mencekam. Sebuah mobil Toyota Innova melaju kencang sebelum hilang kendali dan menghantam tiang listrik tepat di depan Gazebo Car Wash Gaharu sekitar pukul 04.00 WIB. Insiden ini menelan korban jiwa, merusak properti warga, dan menimbulkan trauma bagi masyarakat sekitar.
Korban dan Kondisi Penumpang
Mobil Innova tersebut ditumpangi dua anggota Polresta Bandar Lampung, Bripda Helmi Apriansyah dan Bripda Wayan Dewa, serta dua orang wanita, Putri dan Lia. Benturan keras menyebabkan Helmi tewas di tempat kejadian perkara (TKP), sedangkan ketiga penumpang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan medis.
Dampak pada Warga dan Usaha Lokal
Putra, pemilik Gazebo Car Wash Gaharu, menceritakan bahwa ia mengetahui kecelakaan dari laporan karyawan yang berada di lokasi. “Mobil Innova diduga melaju dengan kecepatan tinggi lalu menabrak gazebo. Posisi dekat tiang listrik membuat saya langsung khawatir dan segera menghubungi polisi serta PLN,” ujarnya.
Akibat hantaman tersebut, gazebo rusak parah, sehingga aktivitas usaha cuci mobil terancam terhenti. Putra menambahkan, “Kerugian saya cukup besar. Kalau tidak segera diperbaiki, karyawan saya tidak bisa bekerja. Sampai sekarang belum ada pihak keluarga dari empat orang yang menghubungi saya.”
Tindak Lanjut Kepolisian
Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Nila, membenarkan adanya laporan kecelakaan tunggal ini. “Pihak kepolisian akan melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahui penyebab pasti. Investigasi akan melibatkan pemeriksaan kondisi kendaraan dan saksi di lokasi,” kata AKP Nila.
Selain itu, pihak kepolisian juga memastikan bahwa proses evakuasi korban, penanganan kendaraan, dan koordinasi dengan PLN terkait tiang listrik yang rusak berjalan cepat dan aman. “Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada di jalan, terutama pada jam dini hari,” tambahnya.
Konteks Keselamatan Jalan
Kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara, terutama di jam sepi dini hari saat visibilitas terbatas dan potensi risiko meningkat. Warga di sekitar lokasi berharap pihak berwenang bisa segera memulihkan fasilitas yang rusak agar aktivitas ekonomi lokal tidak terganggu lebih lama.
Pihak berwenang masih menyelidiki apakah faktor kecepatan tinggi atau kondisi kendaraan menjadi penyebab utama kecelakaan. Hasil olah TKP dan laporan resmi diharapkan dapat memberikan kepastian dan memudahkan proses tanggung jawab.***










