• Redaksi
  • Tentang Kami
Selasa, Maret 10, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Ruwa Jurai Bandar Lampung

BEM Polinela Desak Presiden Evaluasi Menteri ATR/BPN Terkait Konflik Agraria PT Sugar Group Companies

MeldaEditorMelda
Agu 18, 2025
A A
BEM Polinela Desak Presiden Evaluasi Menteri ATR/BPN Terkait Konflik Agraria PT Sugar Group Companies
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG – Konflik agraria yang melibatkan PT Sugar Group Companies (SGC), salah satu perusahaan perkebunan tebu terbesar di Indonesia, kembali menjadi sorotan publik. Perusahaan yang beroperasi luas di Provinsi Lampung ini dituding melakukan penguasaan lahan secara tidak adil dan melebihi batas izin Hak Guna Usaha (HGU) yang diberikan pemerintah. Kasus ini menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat lokal dan petani yang terdampak, karena banyak lahan yang secara historis menjadi hak rakyat diklaim oleh perusahaan.

Selain isu agraria, SGC juga terseret dalam dugaan tindak pidana korupsi berupa suap dan pencucian uang yang melibatkan oknum pejabat Mahkamah Agung. Nilai kerugian dan transaksi yang diduga melibatkan praktik ilegal ini mencapai Rp50 miliar. Saat ini, Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menangani kasus tersebut, namun berbagai pihak menilai bahwa proses penegakan hukum masih belum cukup transparan dan cepat.

Di sisi lain, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dinilai belum memberikan tindakan tegas dalam menyelesaikan konflik ini. Lambannya penanganan dinilai sebagai bentuk kegagalan negara dalam memastikan keadilan akses atas tanah, memperburuk ketimpangan agraria, dan menguatkan persepsi bahwa korporasi besar dapat beroperasi tanpa kendala di atas lahan rakyat.

BeritaTerkait

Bencana Hutan Sumatra Bukan Salah Reforma Agraria, Tapi DPR dan Korporasi!

Percepat Penyelesaian Masalah Tanah! Menteri Nusron Gerak Cepat di Sulsel, Bahas 6 Isu Krusial yang Menghambat Investasi dan Pembangunan

Menanggapi kondisi ini, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Negeri Lampung (Polinela), yang bekerja sama dengan BEM Seluruh Indonesia (BEM SI), mengeluarkan pernyataan sikap tegas. Mereka menuntut langkah konkret pemerintah untuk menegakkan keadilan dan mengatasi konflik agraria yang semakin meruncing.

Presiden Mahasiswa BEM Polinela sekaligus Koordinator Isu Pertanian dan Agraria BEM SI, Bagus Eka Saputra, menyampaikan lima tuntutan penting. Pertama, mendesak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk segera mengevaluasi kinerja Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, terkait lambannya penyelesaian konflik agraria khususnya HGU PT SGC. Kedua, menuntut pemberhentian Menteri ATR/BPN jika terbukti tidak mampu menuntaskan sengketa lahan dan memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga negara.

ADVERTISEMENT

Tuntutan ketiga adalah permintaan keterbukaan data dan audit menyeluruh atas izin serta luasan HGU PT SGC, agar masyarakat dapat mengakses informasi secara transparan. Keempat, mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan terhadap PT SGC atas dugaan suap dan tindak pidana pencucian uang, sekaligus mendorong Kejaksaan Agung dan KPK untuk mengambil tindakan tegas terhadap seluruh pihak yang terlibat. Kelima, menyerukan kepada seluruh mahasiswa, organisasi rakyat, dan elemen masyarakat sipil untuk terus mengawal isu agraria dan mendorong pelaksanaan reforma agraria sejati demi keadilan struktural dan kesejahteraan petani.

“Konflik agraria bukan sekadar sengketa lahan, tetapi soal keadilan struktural, keberlanjutan hidup petani, dan martabat rakyat. Jika negara gagal hadir, mahasiswa tidak boleh diam,” tegas Bagus Eka Saputra, Minggu (17/8/2025). Ia menambahkan bahwa aksi ini juga menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat bahwa perlindungan hak atas tanah dan reforma agraria harus dijalankan secara tegas dan konsisten.

BEM Polinela menekankan bahwa kasus lahan PT SGC mencerminkan semakin kuatnya oligarki tanah di Indonesia, yang memungkinkan korporasi besar menguasai sumber daya strategis di atas hak rakyat. Oleh karena itu, mereka menegaskan akan terus mengawal proses hukum, melakukan advokasi, dan mendorong kebijakan pemerintah yang berpihak pada masyarakat serta memperkuat akses petani atas tanah mereka sendiri. Mahasiswa menegaskan bahwa keberpihakan negara pada keadilan agraria menjadi indikator penting bagi kedaulatan pangan, keberlanjutan ekonomi lokal, dan integritas tata kelola pemerintahan di Indonesia.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: BEM PolinelaHGUKonflik AgrariaMenteri ATR/BPNPT SGC
ShareTweetSendShare
Previous Post

Suasana Khidmat Warnai Detik-Detik Proklamasi HUT RI ke-80 di Kabupaten Pesawaran

Next Post

Lomba Nangkep Bebek dan Rias Wajah Bikin Ngakak Warga Desa Sukajaya Lempasing

Related Posts

Pasca Banjir Bandar Lampung, Kritik Eva Dwiana ke Pemprov Lampung Kian Terbuka
Bandar Lampung

Pasca Banjir Bandar Lampung, Kritik Eva Dwiana ke Pemprov Lampung Kian Terbuka

Mar 10, 2026
Kasus SMA Siger Bergulir, Ditreskrimsus Polda Lampung Periksa Eka Afriana
Bandar Lampung

Kasus SMA Siger Bergulir, Ditreskrimsus Polda Lampung Periksa Eka Afriana

Mar 10, 2026
Anggaran DTT Rp6 Miliar Dipertanyakan, Korban Banjir Bandar Lampung Hanya Terima Rp1 Juta
Bandar Lampung

Anggaran DTT Rp6 Miliar Dipertanyakan, Korban Banjir Bandar Lampung Hanya Terima Rp1 Juta

Mar 10, 2026
Rahmawati Herdian: Program MBG Investasi Penting untuk Masa Depan Anak Indonesia
Bandar Lampung

Rahmawati Herdian: Program MBG Investasi Penting untuk Masa Depan Anak Indonesia

Mar 10, 2026
Banjir Merenggut Nyawa di Bandar Lampung! Sampai Kapan Nyawa Ditukar Beras dan Uang!!!
Bandar Lampung

Banjir Merenggut Nyawa di Bandar Lampung! Sampai Kapan Nyawa Ditukar Beras dan Uang!!!

Mar 9, 2026
KRYD Digelar, Polres Lampung Selatan Antisipasi Gangguan Kamtibmas Saat Mudik
Berita

KRYD Digelar, Polres Lampung Selatan Antisipasi Gangguan Kamtibmas Saat Mudik

Mar 9, 2026
Next Post
Lomba Nangkep Bebek dan Rias Wajah Bikin Ngakak Warga Desa Sukajaya Lempasing

Lomba Nangkep Bebek dan Rias Wajah Bikin Ngakak Warga Desa Sukajaya Lempasing

Negara Diminta Segera Menyelesaikan Konflik Agraria di Anak Tuha dan Menghentikan Kriminalisasi Petani

Negara Diminta Segera Menyelesaikan Konflik Agraria di Anak Tuha dan Menghentikan Kriminalisasi Petani

Keberanian Bocah SD Selamatkan Prosesi Pengibaran Bendera di HUT RI ke-80 Lampung Selatan

Keberanian Bocah SD Selamatkan Prosesi Pengibaran Bendera di HUT RI ke-80 Lampung Selatan

PinUp Casino App India Download for Android & iOS 9 8 MB

Semarak HUT RI ke-80 di Lampung Tengah, Wakil Bupati Komang Koheri Hadiri Kegiatan di Lapangan GGF

Semarak HUT RI ke-80 di Lampung Tengah, Wakil Bupati Komang Koheri Hadiri Kegiatan di Lapangan GGF

banner 300250

Berita Terkini

  • Pasca Banjir Bandar Lampung, Kritik Eva Dwiana ke Pemprov Lampung Kian Terbuka
  • Kasus SMA Siger Bergulir, Ditreskrimsus Polda Lampung Periksa Eka Afriana
  • Anggaran DTT Rp6 Miliar Dipertanyakan, Korban Banjir Bandar Lampung Hanya Terima Rp1 Juta
  • Rahmawati Herdian: Program MBG Investasi Penting untuk Masa Depan Anak Indonesia
  • Online Casinos That Accept Neteller: A Convenient and Secure Settlement Choice
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In