• Redaksi
  • Tentang Kami
Senin, Mei 11, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Berita

Warga Sumut Tolak KEK Danau Toba: “Bukan Milik Elite, Tapi Milik Bersama!”

MeldaEditorMelda
Jul 15, 2025
A A
Warga Sumut Tolak KEK Danau Toba: “Bukan Milik Elite, Tapi Milik Bersama!”
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG— Rencana pemerintah pusat menetapkan Danau Toba sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) mendapat penolakan luas dari masyarakat Sumatera Utara. Dalam pernyataan tertulis, Presidium Kongres Rakyat Nasional (Kornas), Sutrisno Pangaribuan, menyuarakan sembilan sikap tegas yang mencerminkan kekecewaan dan kekhawatiran masyarakat lokal atas arah pembangunan yang dianggap elitis dan minim partisipasi rakyat.

“Pemerintah terlalu banyak intervensi dari pusat tanpa koordinasi yang jelas, seolah menyingkirkan peran daerah dan masyarakat yang hidup di sekitar Danau Toba,” ujar Sutrisno.

Sejak ditetapkannya Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional melalui Perpres No. 50/2011, hingga menjadi Destinasi Super Prioritas dalam Perpres No. 89/2024, berbagai kebijakan telah digelontorkan. Namun, menurut warga, hasil di lapangan jauh dari harapan. Pemerintah dianggap lebih fokus pada proyek mercusuar ketimbang menyentuh akar persoalan sosial, budaya, dan kesejahteraan masyarakat.

BeritaTerkait

HUT ke-165 Desa Sukajaya Lempasing, Warga Rayakan dengan Semangat “Bersatu Maju, Sejahtera Bersama”

Semarak Wayang Kulit Semalam Suntuk Warnai Bersih Desa Podomoro, Bupati Pringsewu Hadir Langsung


Sembilan Alasan Penolakan KEK Danau Toba:

  1. Terlalu Banyak Intervensi Pusat
    Penataan kawasan dilakukan tanpa koordinasi antar lembaga, menyebabkan kebijakan saling tumpang tindih dan tidak efektif.
  2. Minimnya Peran Pemerintah Daerah
    Pemerintah lokal hanya dijadikan pelaksana teknis, bukan pengambil keputusan.
  3. Rakyat Jadi Penonton
    Warga merasa tidak pernah dilibatkan dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.
  4. Pembangunan Harus Berbasis Budaya dan Alam
    Aktivitas lokal seperti Solu Bolon dan Moccak justru terpinggirkan oleh agenda besar seperti F1 Powerboat.
  5. Danau Toba Milik Bersama, Bukan Elite
    Setiap kebijakan harus melibatkan warga sebagai pemilik sah tanah leluhur.
  6. Investasi Eksploitatif
    KEK hanya menguntungkan investor besar, sementara rakyat menjadi buruh di tanah sendiri.
  7. Dana Pusat Harus Dikelola Daerah
    Pemerintah daerah dianggap lebih paham kebutuhan lokal dibanding lembaga pusat.
  8. Prioritaskan Pemberantasan Korupsi
    Warga mengusulkan Danau Toba sebagai Zona Bebas Korupsi untuk menarik wisatawan yang menghargai integritas.
  9. Tolak KEK secara Total
    Warga mendesak evaluasi total terhadap semua aktivitas kementerian dan lembaga di kawasan Danau Toba.

Usulan menjadikan Danau Toba sebagai KEK sebelumnya dilontarkan oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, demi menarik investasi dan mempercepat pembangunan. Namun warga menilai pendekatan tersebut hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semu yang tidak mengakar ke masyarakat.

Di tengah gegap gempita promosi pariwisata nasional, suara rakyat yang menuntut keadilan, pelestarian budaya, dan partisipasi aktif dalam pembangunan tidak bisa diabaikan.

ADVERTISEMENT

“Danau Toba bukan sekadar destinasi, ia adalah warisan, rumah, dan identitas kami,” tegas Sutrisno.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: AntiEksploitasiBudayaLokalDanauTobaKEKDitolakSuaraRakyatSumutTolakKEK
ShareTweetSendShare
Previous Post

Yuvanka dan Salsabila Raih Juara 1 Lomba Resensi Buku Perpusda Lampung, Bikin Bangga Sekolah!

Next Post

Sekjen Laskar Lampung Kecam Langkah Pemkot Dirikan Sekolah Siger Tanpa Prosedur

Related Posts

Asri Tapis Bawa Warisan Lampung Bersinar di Persit Bisa 2, Dari Benang Emas hingga Harapan Baru
Bandar Lampung

Asri Tapis Bawa Warisan Lampung Bersinar di Persit Bisa 2, Dari Benang Emas hingga Harapan Baru

Mei 10, 2026
Penyair Muda Indonesia Angkat Kemarahan Sosial Lewat Puisi Satire Politik
Bandar Lampung

Penyair Muda Indonesia Angkat Kemarahan Sosial Lewat Puisi Satire Politik

Mei 10, 2026
Tangis Iringi Pemakaman Kedinasan Bripka Anumerta Arya Supena
Bandar Lampung

Tangis Iringi Pemakaman Kedinasan Bripka Anumerta Arya Supena

Mei 10, 2026
Humor Kasar dan Kritik Sosial Melebur dalam Puisi Karya Muhammad Alfariezie
Bandar Lampung

Humor Kasar dan Kritik Sosial Melebur dalam Puisi Karya Muhammad Alfariezie

Mei 10, 2026
Modus Pinjam Lalu Gadai Kendaraan, Bonyok Berakhir di Tangan Polisi
Berita

Modus Pinjam Lalu Gadai Kendaraan, Bonyok Berakhir di Tangan Polisi

Mei 10, 2026
BBWS: Penanganan Banjir Bandar Lampung Tak Bisa Parsial
Bandar Lampung

BBWS: Penanganan Banjir Bandar Lampung Tak Bisa Parsial

Mei 10, 2026
Next Post
Sekjen Laskar Lampung Kecam Langkah Pemkot Dirikan Sekolah Siger Tanpa Prosedur

Sekjen Laskar Lampung Kecam Langkah Pemkot Dirikan Sekolah Siger Tanpa Prosedur

Meriahkan Hari Jadi ke-18, Pemkab Pesawaran Gelar Lomba, Aksi Sosial, dan Pawai Obor

Meriahkan Hari Jadi ke-18, Pemkab Pesawaran Gelar Lomba, Aksi Sosial, dan Pawai Obor

Pelajar Lambar Ikrar Jauhi Pornografi, Narkoba, dan Perkawinan Anak: “Kami Siap Jadi Garda Terdepan!”

Pelajar Lambar Ikrar Jauhi Pornografi, Narkoba, dan Perkawinan Anak: “Kami Siap Jadi Garda Terdepan!”

SIEDUTA Resmi Mengudara: Pemkab dan BPS Bersinergi Tingkatkan Kualitas Statistik Daerah

SIEDUTA Resmi Mengudara: Pemkab dan BPS Bersinergi Tingkatkan Kualitas Statistik Daerah

Hari Kedua Tahun Ajaran Baru, Parosil Sidak ke Sekolah Unggulan dan Beri Motivasi Siswa

Hari Kedua Tahun Ajaran Baru, Parosil Sidak ke Sekolah Unggulan dan Beri Motivasi Siswa

banner 300250

Berita Terkini

  • M88 Slot Casino Malaysia Review Overview
  • Asri Tapis Bawa Warisan Lampung Bersinar di Persit Bisa 2, Dari Benang Emas hingga Harapan Baru
  • Penyair Muda Indonesia Angkat Kemarahan Sosial Lewat Puisi Satire Politik
  • Что такое микросервисы и для чего они необходимы
  • Как функционируют онлайн-платформы
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In