• Redaksi
  • Tentang Kami
Selasa, Juni 9, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Berita

Jaring Pengaman Sampah Laut Lampung Marriott Resort Menuai Kritik, Belum Miliki Izin KKPRL

MeldaEditorMelda
Jan 19, 2025
A A
Jaring Pengaman Sampah Laut Lampung Marriott Resort Menuai Kritik, Belum Miliki Izin KKPRL
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG – Pemasangan jaring pengaman sampah laut di Pantai Lampung Marriott Resort & Spa, Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, memantik polemik. Fasilitas yang bertujuan menjaga kebersihan laut ini ternyata belum mengantongi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL) meskipun proses pengajuan izinnya tengah berlangsung melalui OSS Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Ketua DPC HNSI Pesawaran versi Munas Bogor, Marpen Efendi, bersama sejumlah nelayan lokal, mendesak agar fasilitas tersebut dicabut hingga izin diterbitkan. Mereka menilai keberadaan jaring tersebut telah mengabaikan hak-hak nelayan tradisional.

Tidak Libatkan Nelayan Lokal

Marpen mengungkapkan bahwa jaring tersebut telah terpasang sejak awal pembangunan hotel hingga saat ini, tetapi masyarakat nelayan tidak pernah dilibatkan.

BeritaTerkait

Pagar Laut Marriott Resort Jadi Polemik, Nelayan Pertanyakan Keadilan Sosial

Pagar Laut Marriott Jadi Sorotan, Nelayan Tagih Janji Pemerintah Pesawaran

“Pemasangan jaring pengaman itu tidak memperhatikan kepentingan nelayan lokal yang telah lama menggantungkan hidupnya di laut,” ujar Marpen, Minggu, 19 Januari 2025.

Ia juga menyoroti bahwa meskipun pihak hotel telah mendapatkan izin dari Pemerintah Provinsi Lampung, hal itu tidak sejalan dengan UU Cipta Kerja yang menjadi dasar hukum utama dalam pemanfaatan ruang laut.

ADVERTISEMENT

“Luas wilayah yang mereka gunakan mencapai tiga hektar. Dimana akses enam pintu yang dijanjikan untuk nelayan? Ini mencederai keadilan dan melanggar UUD 1945,” tegasnya.

Nelayan Sulit Akses Laut

Marpen menyebut sejumlah nelayan sempat dilarang mendekati kawasan jaring tersebut untuk memancing. Hal ini menimbulkan kekhawatiran adanya upaya privatisasi ruang laut.

“Kami harus memastikan bahwa laut tetap menjadi milik bersama, terbuka, dan adil untuk semua. Jangan sampai ada kesan ruang laut diprivatisasi oleh pihak tertentu,” ungkapnya.

Marpen meminta KKP untuk berdialog dengan masyarakat nelayan sebelum memberikan izin resmi.

Pemerintah Merespons

Kepala Bidang Kegiatan Penataan Ruang Laut (KPRL) Dinas Kelautan dan Perikanan Lampung, Sadariah, menyatakan bahwa laut tetap menjadi ruang terbuka bagi semua pihak, termasuk nelayan.

“Kami belum menerima laporan resmi bahwa nelayan kesulitan mengakses area tersebut. Pintu akses sebenarnya tersedia,” ujarnya.

Meski begitu, Sadariah menegaskan bahwa pelaku usaha harus menyelesaikan izin KKPRL sebelum melanjutkan aktivitas mereka.

“Mereka harus mengikuti prosedur. Namun, saya juga memahami bahwa kebersihan laut penting untuk menunjang operasional wisata mereka,” jelasnya.

Harapan untuk Keadilan

Marpen berharap pemerintah lebih memperhatikan kepentingan nelayan lokal dalam pengelolaan ruang laut. Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat agar tidak ada ketimpangan.

“Kami ingin memastikan bahwa nelayan tetap bisa mencari nafkah di laut tanpa ada batasan. Ruang laut harus dikelola secara adil dan terbuka untuk semua pihak,” tutupnya. ***

Source: MELDA
Tags: #pesawaranKKPRLLampungMarriottProtesNelayanRuangLaut
ShareTweetSendShare
Previous Post

Besaran Gaji PPPK Penuh Waktu dan Paruh Waktu 2025 Lengkap dengan Tunjangannya

Next Post

Jaring Sampah Laut Lampung Marriott Resort: DKP Lampung Tegaskan Masih Proses Izin di KKP

Related Posts

Bupati Saleh Asnawi Terima Rekomendasi DPRD, OPD Diminta Tinggalkan Ego Sektoral
Berita

Bupati Saleh Asnawi Terima Rekomendasi DPRD, OPD Diminta Tinggalkan Ego Sektoral

Jun 9, 2026
Peserta PKN Tingkat II Sumsel Pelajari Inovasi dan Ketahanan Daerah di Lampung
Bandar Lampung

Peserta PKN Tingkat II Sumsel Pelajari Inovasi dan Ketahanan Daerah di Lampung

Jun 9, 2026
Bandarlampung dan Lampung Timur Masuk Daftar Daerah dengan Inflasi Terendah di Sumatera
Bandar Lampung

Bandarlampung dan Lampung Timur Masuk Daftar Daerah dengan Inflasi Terendah di Sumatera

Jun 9, 2026
Dari Kebun Karet ke Ruang Sidang, Mbah Mujiran Masih Menanti Kebebasan
Berita

Dari Kebun Karet ke Ruang Sidang, Mbah Mujiran Masih Menanti Kebebasan

Jun 9, 2026
Pancasila di Era Digital Jadi Sorotan dalam Sosialisasi Kesbangpol Pringsewu
Berita

Pancasila di Era Digital Jadi Sorotan dalam Sosialisasi Kesbangpol Pringsewu

Jun 9, 2026
Mengapa Rumah Sekarang Lebih Panas? Ini Penjelasan Ketua Himperra Lampung
Bandar Lampung

Mengapa Rumah Sekarang Lebih Panas? Ini Penjelasan Ketua Himperra Lampung

Jun 9, 2026
Next Post
Jaring Sampah Laut Lampung Marriott Resort: DKP Lampung Tegaskan Masih Proses Izin di KKP

Jaring Sampah Laut Lampung Marriott Resort: DKP Lampung Tegaskan Masih Proses Izin di KKP

Bakti Sosial 2025: Fokal Smanda 87 Gelar Donor Darah dan Santunan di Bandar Lampung

Bakti Sosial 2025: Fokal Smanda 87 Gelar Donor Darah dan Santunan di Bandar Lampung

Gilang Ramadhan Turun Langsung Bantu Warga Korban Banjir di Lampung

Gilang Ramadhan Turun Langsung Bantu Warga Korban Banjir di Lampung

Bojan Hodak Tanggapi Dingin Persib Juara Paruh Musim Liga 1 2024/2025

Rekap Liga 1: Persib dan Persebaya Tumbang, Persija Terancam Dekati Puncak Klasemen

Ronaldo Kwateh Dikirim Muangthong United ke Klub Liga 2 Thailand

Ronaldo Kwateh Dikirim Muangthong United ke Klub Liga 2 Thailand

banner 300250

Berita Terkini

  • Bupati Saleh Asnawi Terima Rekomendasi DPRD, OPD Diminta Tinggalkan Ego Sektoral
  • Peserta PKN Tingkat II Sumsel Pelajari Inovasi dan Ketahanan Daerah di Lampung
  • Bandarlampung dan Lampung Timur Masuk Daftar Daerah dengan Inflasi Terendah di Sumatera
  • Dari Kebun Karet ke Ruang Sidang, Mbah Mujiran Masih Menanti Kebebasan
  • Pancasila di Era Digital Jadi Sorotan dalam Sosialisasi Kesbangpol Pringsewu
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In