• Redaksi
  • Tentang Kami
Rabu, Juni 10, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Berita

Kasus Stunting di Pringsewu Berhasil Turun Hingga 14 Persen

MeldaEditorMelda
Okt 18, 2024
A A
Kasus Stunting di Pringsewu Berhasil Turun Hingga 14 Persen
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG – Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Dinas Kesehatan terus melakukan upaya untuk menekan angka stunting di wilayahnya. Kabid Kesehatan Masyarakat, Rahmadi, yang didampingi Tri Nova selaku Sub Koordinator Kesehatan Keluarga dan Gizi, menjelaskan bahwa berbagai langkah strategis telah dilakukan untuk menurunkan angka stunting secara signifikan.

Dalam keterangannya pada Kamis (17/10/2024), Rahmadi menyebut bahwa pihaknya telah melaksanakan program penimbangan berat badan balita secara rutin dari Januari hingga Agustus, serta memenuhi kebutuhan alat ukur standar antropometri untuk seluruh posyandu melalui alokasi dana APBD dan bantuan dari Kementerian Kesehatan. Selain itu, pemberian makanan tambahan (PMT) juga telah dilakukan untuk meningkatkan berat badan balita yang mengalami stunting.

“Untuk membantu meningkatkan tinggi badan balita, kami juga memberikan makanan tinggi protein seperti telur, ikan lele, dan daging ayam,” ujar Rahmadi.

BeritaTerkait

Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Pringsewu, Barang Bukti 2,46 Gram Disita

Kecelakaan Maut di Pringsewu: Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk

Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Nasional (SSGN), target penurunan stunting secara nasional adalah sebesar 14 persen. Di Pringsewu, angka stunting sudah turun hingga 15,8 persen pada tahun 2023, dengan jumlah kasus mencapai 1.405 balita.

Rahmadi menambahkan bahwa stunting terjadi ketika tinggi badan balita tidak sesuai dengan usianya. Misalnya, balita berusia 3 tahun seharusnya memiliki tinggi badan sekitar 90 cm, namun dalam kasus stunting, tinggi badannya bisa berada di bawah 80 cm.

ADVERTISEMENT

Penanganan kasus stunting, menurut Rahmadi, biasanya memakan waktu sekitar 56 hari hingga tiga bulan untuk melihat perubahan. “Setiap hari, balita diberi makanan lengkap berupa nasi dan lauk pauk, serta diberi camilan selama enam hari dalam sepekan,” jelasnya.

Rahmadi juga menekankan bahwa penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan, tetapi melibatkan semua sektor. Dinkes sendiri fokus pada pemeriksaan balita, pemberian suntikan, dan makanan tinggi protein. Selain itu, upaya pencegahan stunting dimulai sejak masa remaja, dengan pembinaan dan pemberian suplemen tambahan darah bagi calon ibu.

Ia juga menegaskan bahwa pemberian makanan tambahan di posyandu hanya sebagai contoh bagi ibu-ibu, agar mereka bisa menerapkan pola makan yang sama di rumah. Rahmadi juga mendorong ibu-ibu yang memiliki balita untuk selalu membawa buku Kartu Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) saat pemeriksaan, sehingga perkembangan anak dapat dipantau dengan baik.

Saat ini, angka stunting di Pringsewu telah turun sesuai target nasional sebesar 14 persen. Di tingkat kabupaten, penurunan telah mencapai 10,9 persen. Kasus tertinggi masih ditemukan di Kecamatan Banyumas dan Pagelaran, khususnya di Pekon Pamenang, namun angka tersebut terus ditekan.

Dengan berbagai langkah yang telah diambil, diharapkan angka stunting di Pringsewu dapat terus menurun, sesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah.***

Source: MELDA
Tags: Berhasil Turundi PringsewuHingga 14 PersenKasus Stunting
ShareTweetSendShare
Previous Post

Pemkab Barito Timur Lakukan Kunjungan Kerja ke Lampung Selatan, Bahas Penguatan Kerja Sama Antar Daerah

Next Post

Paslon Ririn-Wiriawan Dapat Dukungan dari LSM GMBI

Related Posts

Pendidikan Berasrama STPN Bentuk Taruna Berintegritas di Sektor Pertanahan dan Tata Ruang
Berita

Pendidikan Berasrama STPN Bentuk Taruna Berintegritas di Sektor Pertanahan dan Tata Ruang

Jun 9, 2026
Verifikasi Domisili Tak Sinkron, Wali Murid Minta Gubernur Lampung Turun Tangan
Bandar Lampung

Verifikasi Domisili Tak Sinkron, Wali Murid Minta Gubernur Lampung Turun Tangan

Jun 9, 2026
Saleh Asnawi Apresiasi Kemensos, 562 Penerima Manfaat Dapat Bantuan ATENSI 2026
Berita

Saleh Asnawi Apresiasi Kemensos, 562 Penerima Manfaat Dapat Bantuan ATENSI 2026

Jun 9, 2026
Bahasa Lampung Wajib Setiap Kamis, Mirza: Budaya Harus Jadi Kebanggaan Bersama
Bandar Lampung

Bahasa Lampung Wajib Setiap Kamis, Mirza: Budaya Harus Jadi Kebanggaan Bersama

Jun 9, 2026
Sekdaprov Marindo: Reforma Agraria Bukan Sekadar Penataan Aset, Tapi Jalan Pemerataan Ekonomi
Bandar Lampung

Sekdaprov Marindo: Reforma Agraria Bukan Sekadar Penataan Aset, Tapi Jalan Pemerataan Ekonomi

Jun 9, 2026
Konkerprov II PGRI Lampung Dibuka, Ibunda Guru Didorong Jadi Motor Penggerak Pendidikan
Bandar Lampung

Konkerprov II PGRI Lampung Dibuka, Ibunda Guru Didorong Jadi Motor Penggerak Pendidikan

Jun 9, 2026
Next Post
Paslon Ririn-Wiriawan Dapat Dukungan dari LSM GMBI

Paslon Ririn-Wiriawan Dapat Dukungan dari LSM GMBI

Isbedy Stiawan ZS Kembali Membacakan Puisi ‘Biografi Kecilnya’ di Taman Budaya Lampung

Isbedy Stiawan ZS Kembali Membacakan Puisi 'Biografi Kecilnya' di Taman Budaya Lampung

Isma Yatun Resmi Kembali Jabat Ketua BPK RI

Isma Yatun Resmi Kembali Jabat Ketua BPK RI

Antisipasi Gangguan Kamtibmas Jelang Pelantikan Presiden, Polresta Bandar Lampung Gelar Pasukan

PANJI NUGRAHA: PJ GUBERNUR HARUS TINDAK TEGAS KADIS PENDIDIKAN YANG MELAWAN KEBIJAKAN PEMIMPIN

PANJI NUGRAHA: PJ GUBERNUR HARUS TINDAK TEGAS KADIS PENDIDIKAN YANG MELAWAN KEBIJAKAN PEMIMPIN

banner 300250

Berita Terkini

  • Pendidikan Berasrama STPN Bentuk Taruna Berintegritas di Sektor Pertanahan dan Tata Ruang
  • Verifikasi Domisili Tak Sinkron, Wali Murid Minta Gubernur Lampung Turun Tangan
  • Saleh Asnawi Apresiasi Kemensos, 562 Penerima Manfaat Dapat Bantuan ATENSI 2026
  • Bahasa Lampung Wajib Setiap Kamis, Mirza: Budaya Harus Jadi Kebanggaan Bersama
  • Sekdaprov Marindo: Reforma Agraria Bukan Sekadar Penataan Aset, Tapi Jalan Pemerataan Ekonomi
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In