PANTAU LAMPUNG–Angst, istilah yang belakangan ini sering kita temui di berbagai platform media sosial, terutama di kalangan anak muda.
Kata ini seringkali digunakan untuk menggambarkan perasaan, suasana, atau bahkan genre tertentu dalam sebuah karya.
Namun, apa sebenarnya makna di balik kata angst ini?
Kata “angst” berasal dari bahasa Jerman yang secara harfiah berarti “kecemasan” atau “kegelisahan”.
Istilah ini kemudian diadopsi ke dalam bahasa Inggris dan bahasa-bahasa lain, serta mengalami perluasan makna dalam konteks budaya populer.
Dalam konteks bahasa gaul, terutama di media sosial, “angst” sering digunakan untuk merujuk pada:
Angst menggambarkan perasaan cemas, gelisah, atau ketakutan yang mendalam.
Ini bisa berupa kecemasan akan masa depan, kegagalan, atau kehilangan seseorang yang dicintai.
Dalam dunia fiksi, seperti novel, film, atau musik, angst digunakan untuk menggambarkan karya yang bertemakan kesedihan, kegelisahan, atau konflik batin.
Karya dengan genre angst seringkali membuat penonton atau pembaca merasa terhubung dengan emosi yang mendalam.
Penggunaan kata angst di media sosial seringkali mengikuti tren tertentu, seperti ketika sebuah karya fiksi atau lagu dengan tema yang menyentuh emosi menjadi viral.
Contoh Penggunaan Kata Angst
“Aku lagi ngerasa banget nih, angst parah.” (Artinya: Saya sedang merasa sangat cemas dan gelisah)
“Cerita ini bikin aku nangis, angsty banget sih.” (Artinya: Cerita ini sangat menyentuh dan membuat saya merasa sedih)
Anak muda seringkali mengalami fluktuasi emosi yang cukup besar. Kata angst menjadi cara yang mudah untuk mengekspresikan perasaan-perasaan kompleks tersebut.
Banyak anak muda merasa terhubung dengan karya-karya yang bertemakan angst karena mereka melihat refleksi dari diri mereka sendiri dalam karakter atau cerita tersebut.
Media sosial dan budaya populer memainkan peran besar dalam menyebarkan tren penggunaan kata angst.
Angst dalam Perspektif Psikologi
Dari sudut pandang psikologi, angst dapat dikaitkan dengan konsep kecemasan eksistensial, yaitu perasaan cemas yang mendasar tentang makna hidup, kematian, dan ketidakpastian masa depan.
Namun, penting untuk diingat bahwa tidak semua penggunaan kata angst memiliki konotasi yang begitu berat.










