PANTAU LAMPUNG – Merespons pemadaman listrik yang disebabkan oleh gangguan transmisi SUTT 275kV Lahat-Lubuk Linggau dan juga berdampak pada wilayah Kabupaten Lampung Selatan, Polres Lampung Selatan mengadakan Patroli Black Out untuk menjaga keamanan.
Untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama pemadaman, Polres Lampung Selatan menurunkan personelnya untuk melakukan patroli di area pemukiman dan kantor PLN pada Rabu, 5 Juni 2024.
Kabag Ops Polres Lampung Selatan, Kompol Tangguh Satya Buwana, menjelaskan bahwa Polres Lampung Selatan merespons situasi ini dengan serius karena wilayah tanpa penerangan PLN memiliki potensi kerawanan kamtibmas yang lebih tinggi.
“Kami menurunkan 60 personel dari Polres Lampung Selatan, ditambah 6 personel dari masing-masing Polsek Jajaran,” rinci Tangguh Satya Buwana.
Patroli selama pemadaman ini melibatkan satgas Gakum, Preemtif, dan Preventif dengan sasaran utama mencakup area pemukiman dan kantor PLN.
Tujuan dari patroli ini adalah untuk memantau dan memastikan keamanan di berbagai titik strategis, terutama di pemukiman warga dan kantor PLN. Dengan adanya patroli ini, diharapkan dapat mencegah terjadinya tindak kriminalitas yang mungkin meningkat selama kondisi pemadaman listrik.
Warga setempat menyambut baik inisiatif Polres Lampung Selatan ini. Mereka merasa lebih tenang dan aman dengan adanya patroli aktif di sekitar pemukiman mereka.
“Kami sangat menghargai langkah cepat dan sigap dari Polres Lampung Selatan. Kehadiran patroli polisi di sekitar kami membuat kami merasa lebih aman,” ujar Bapak Yusuf, salah satu warga di Kalianda.
Operasi Black Out ini akan terus dilaksanakan hingga aliran listrik kembali normal dan situasi dinyatakan aman. Kompol Tangguh juga menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan aktivitas yang mencurigakan selama pemadaman listrik berlangsung.***











