PANTAU LAMPUNG- Arus penyeberangan pada puncak Lebaran 2026 menunjukkan dinamika berbeda di lintasan Jawa–Sumatera dan sebaliknya. Data Posko Angkutan Lebaran mencatat pergerakan penumpang dan kendaraan masih tinggi hingga Hari H (HH), Minggu (22/03/2026).
Berdasarkan data dari , total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara pada HH mencapai 53.594 orang. Angka ini turun 4,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 55.997 orang.
Untuk kendaraan, tercatat roda dua sebanyak 5.858 unit atau naik 3,3 persen. Sementara kendaraan roda empat mencapai 7.115 unit atau turun 12,1 persen. Adapun truk tercatat 163 unit atau turun 27,9 persen, sedangkan bus meningkat menjadi 247 unit atau naik 23,5 persen.
Secara keseluruhan, jumlah kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada HH mencapai 13.383 unit atau turun 5,7 persen dibandingkan tahun lalu.
Meski terjadi penurunan pada hari puncak, secara kumulatif sejak H-10 hingga HH, total penumpang dari Jawa ke Sumatera mencapai 952.458 orang atau naik 1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara total kendaraan tercatat 253.049 unit atau meningkat 5,6 persen.
Sebaliknya, arus dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu justru mengalami lonjakan signifikan.
Pada HH, jumlah penumpang tercatat mencapai 51.751 orang atau meningkat 30,5 persen dibandingkan tahun lalu. Kendaraan roda dua mencapai 5.248 unit (naik 59,4 persen) dan roda empat sebanyak 7.407 unit (naik 27,9 persen).
Lonjakan tertinggi terjadi pada kendaraan truk yang mencapai 1.202 unit atau naik drastis 189,6 persen. Sementara bus tercatat 237 unit atau naik 19,7 persen.
Total kendaraan dari Sumatera ke Jawa pada HH mencapai 14.094 unit atau meningkat 45,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Untuk periode H-10 hingga HH, total penumpang dari Sumatera ke Jawa tercatat sebanyak 480.613 orang atau naik 5,8 persen. Sedangkan total kendaraan mencapai 102.031 unit atau meningkat 11,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Peningkatan arus balik ini menunjukkan pergerakan pemudik yang mulai kembali ke Pulau Jawa setelah merayakan Hari Raya Idulfitri di kampung halaman.***







