PANTAU LAMPUNG- Upaya memperkuat hubungan dengan masyarakat terus dilakukan Lapas Kalianda. Kalapas Kalianda melanjutkan agenda silaturahmi dengan mengunjungi langsung kediaman pemuka adat Lampung Selatan guna membangun sinergi dalam pembinaan warga binaan.
Perkuat Sinergi Lapas dan Tokoh Adat
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kalianda melanjutkan silaturahmi dengan pemuka adat Lampung Selatan sebagai tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya. Kunjungan yang berlangsung pada Senin (16/3/2026) ini menjadi langkah strategis mempererat hubungan antara Lapas Kalianda dan tokoh masyarakat.
Silaturahmi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang komunikasi, tetapi juga memperkuat peran bersama dalam mendukung proses pembinaan warga binaan.
Dukungan Pemuka Adat untuk Pembinaan Warga Binaan
Dalam diskusi tersebut, Kalapas Kalianda menekankan pentingnya keterlibatan pemuka adat dalam proses pembinaan warga binaan. Menurutnya, nilai-nilai sosial dan budaya yang dimiliki tokoh adat dapat menjadi bekal penting bagi warga binaan untuk kembali ke masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda, Beni Nurrahman, menyampaikan bahwa dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
“Silaturahmi ini menjadi langkah untuk memperkuat kebersamaan antara Lapas dan masyarakat. Kami berharap dukungan dari para tokoh adat dapat menjadi bagian penting dalam membangun semangat perubahan bagi warga binaan agar nantinya dapat kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” ujarnya.
Komitmen Bangun Komunikasi Berkelanjutan
Kunjungan ini juga mencerminkan komitmen Lapas Kalianda untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Peran pemuka adat Lampung Selatan dinilai strategis dalam menanamkan nilai kearifan lokal yang dapat membantu proses reintegrasi sosial warga binaan.
Melalui silaturahmi ini, Lapas Kalianda berharap terbangun sinergi yang berkelanjutan antara institusi pemasyarakatan dan masyarakat, sehingga pembinaan warga binaan dapat berjalan lebih optimal.***












