PANTAU LAMPUNG- Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kalianda menegaskan komitmennya terhadap tata kelola keuangan negara yang profesional dan akuntabel dengan melantik Pejabat Fungsional Analis Pengelolaan Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja, Senin (27/1/2026). Pelantikan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem pengelolaan anggaran di lingkungan pemasyarakatan.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda, Beni Nurrahman, dan berlangsung khidmat di aula lapas. Dalam prosesi tersebut, Nur Kholis resmi dilantik sebagai Pejabat Fungsional Analis Pengelolaan Keuangan setelah sebelumnya menjabat sebagai Kepala Urusan Umum.
Penguatan Tata Kelola Keuangan Lapas
Pelantikan pejabat fungsional ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bagian dari upaya institusional Lapas Kalianda untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan organisasi yang semakin menuntut profesionalisme, transparansi, dan kepatuhan terhadap regulasi keuangan negara.
Kepala Lapas Kalianda, Beni Nurrahman, dalam amanatnya menegaskan bahwa jabatan fungsional analis pengelolaan keuangan memiliki peran krusial dalam memastikan setiap rupiah anggaran dikelola secara tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Pelantikan ini bukan hanya soal perubahan struktur, tetapi amanah besar. Profesionalisme, integritas, dan komitmen terhadap aturan harus menjadi landasan utama dalam mengelola keuangan negara,” ujar Beni Nurrahman.
Amanah dan Tanggung Jawab Jabatan Fungsional
Menurut Beni, pengangkatan pejabat fungsional merupakan bentuk kepercayaan pimpinan sekaligus tantangan untuk menjawab tuntutan reformasi birokrasi, khususnya dalam pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja di lingkungan pemasyarakatan.
Ia berharap pejabat yang baru dilantik mampu segera beradaptasi dengan tugas barunya dan berkontribusi nyata dalam memperkuat sistem administrasi keuangan Lapas Kalianda agar semakin efektif, efisien, dan akuntabel.
“Pengelolaan keuangan yang baik akan berdampak langsung pada kualitas layanan pemasyarakatan dan kepercayaan publik terhadap institusi,” tambahnya.
Momentum Peningkatan Kinerja Organisasi
Pelantikan Pejabat Fungsional Analis Pengelolaan Keuangan ini dinilai sebagai momentum penting bagi Lapas Kelas IIA Kalianda dalam meningkatkan kinerja organisasi secara menyeluruh. Dengan dukungan sumber daya manusia yang kompeten di bidang keuangan, diharapkan proses perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban anggaran dapat berjalan lebih optimal.
Langkah ini sekaligus mencerminkan komitmen Lapas Kalianda dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait reformasi birokrasi dan penguatan akuntabilitas keuangan negara, khususnya di sektor pemasyarakatan.
Ke depan, Lapas Kalianda menargetkan sistem pengelolaan keuangan yang semakin transparan dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima, sejalan dengan prinsip good governance dan profesionalisme aparatur sipil negara.***












