• Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, Januari 9, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Berita

Dugaan Tipikor DPRD Tanggamus Seret Nama Jaksa Agung

MeldaEditorMelda
Jan 6, 2026
A A
Dugaan Tipikor DPRD Tanggamus Seret Nama Jaksa Agung
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG- Isu dugaan tindak pidana korupsi di DPRD Kabupaten Tanggamus kembali ramai dibicarakan publik. Kali ini, sorotan mengarah hingga ke level pusat setelah nama Jaksa Agung ST Burhanuddin ikut disebut dalam desakan agar penanganan kasus ini tidak berhenti di tengah jalan. Bagi warga, kasus ini penting karena menyangkut uang negara dan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

Perhatian publik menguat setelah pernyataan Ketua Dewan Pengurus Nasional Forum Komunikasi Intelektual Muda Tanggamus, M. Ali, yang menilai penanganan dugaan korupsi perjalanan dinas DPRD Tanggamus terkesan lamban. Ia menyebut kasus yang sudah naik ke tahap penyidikan sejak Januari 2023 itu belum menunjukkan perkembangan berarti.

Menurut M. Ali, dugaan korupsi tersebut berkaitan dengan praktik mark up anggaran perjalanan dinas Tahun Anggaran 2021. Nilai kerugian negara yang disinyalir muncul mencapai sekitar Rp7 miliar dan diduga melibatkan 44 anggota DPRD Tanggamus. Angka itu membuat kasus ini dianggap bukan persoalan kecil, melainkan berdampak langsung pada keuangan daerah.

BeritaTerkait

Diduga Kepala Puskesmas Paksa Jajaran Mark Up Anggaran

Ahli UI Bongkar Drama Penyidikan Kasus PT LEB, Bukti dan Prosedur Dituding Cacat

FK-IMT membeberkan sejumlah dugaan modus yang digunakan. Mulai dari tagihan hotel fiktif, manipulasi Surat Pertanggungjawaban (SPJ), hingga penggunaan jasa travel untuk merekayasa dokumen perjalanan dinas. Pola ini dinilai sebagai praktik yang sudah lama menjadi keluhan masyarakat, tetapi jarang benar-benar diungkap sampai tuntas.

“Jika Kejaksaan di Lampung tidak mampu atau tidak berani, biarkan Kejaksaan Agung yang turun langsung. Tanggamus tidak boleh terus dijadikan ladang jarahan,” tegas M. Ali dalam pernyataannya yang dikutip media lokal Lampung. Pernyataan ini sekaligus menjadi pesan keras agar penegakan hukum tidak berhenti di level daerah.

ADVERTISEMENT

Ia juga menyoroti proses hukum yang dinilai mandek setelah kasus tersebut dilimpahkan dari Kejaksaan Tinggi Lampung ke Kejaksaan Negeri Tanggamus. Menurutnya, sejak pelimpahan itu, publik nyaris tidak mendapatkan informasi perkembangan terbaru, sehingga memunculkan tanda tanya besar soal komitmen penegakan hukum.

Dalam konteks yang lebih luas, M. Ali mengaitkan pemberantasan korupsi di daerah dengan arah pemerintahan nasional. Ia menilai upaya serius memberantas korupsi di tingkat lokal sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan tata kelola pemerintahan bersih dan berkeadilan. Daerah, kata dia, seharusnya menjadi fondasi utama perubahan, bukan justru titik lemah penegakan hukum.

Kini, perhatian publik Tanggamus dan Lampung secara umum tertuju ke Jakarta. Banyak pihak menunggu sikap Jaksa Agung ST Burhanuddin, apakah Kejaksaan Agung akan mengambil alih atau setidaknya mendorong percepatan penanganan kasus ini. Bagi masyarakat, kejelasan langkah hukum bukan sekadar soal siapa yang diperiksa, tapi juga soal kepastian bahwa hukum benar-benar bekerja.

Ke depan, desakan transparansi dan akuntabilitas diperkirakan akan terus menguat. Publik berharap kasus dugaan tipikor ini tidak kembali tenggelam, melainkan menjadi momentum untuk membuktikan bahwa penegakan hukum bisa berdiri tegak, bahkan ketika menyentuh aktor-aktor politik di daerah.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: DPRD DaerahDugaan KorupsiM AliPartisipasi PublikPenegakan HukumST BurhanuddinTransparansi Anggaran
ShareTweetSendShare
Previous Post

Innova Tabrak Tiang Listrik, Polisi Tewas di Bandar Lampung

Next Post

Canlı Casino Oyunlarının Yükselişi

Related Posts

Kasus Pembunuhan di Lapo Tuak Pringsewu Jadi Perkara Perdana Gunakan KUHP Baru
Berita

Kasus Pembunuhan di Lapo Tuak Pringsewu Jadi Perkara Perdana Gunakan KUHP Baru

Jan 8, 2026
Cara Mudah Mengurus BPJS Kesehatan, Bisa Online dan Offline
Bandar Lampung

Cara Mudah Mengurus BPJS Kesehatan, Bisa Online dan Offline

Jan 8, 2026
Uang Publik 2,8 Miliar Dikelola, Tapi Kepala Puskesmas Ini Tidak Pernah Bisa Ditemui
Bandar Lampung

Uang Publik 2,8 Miliar Dikelola, Tapi Kepala Puskesmas Ini Tidak Pernah Bisa Ditemui

Jan 8, 2026
Bupati Egi Dorong Seni Budaya Islam Lampung Selatan Tembus Dunia
Berita

Bupati Egi Dorong Seni Budaya Islam Lampung Selatan Tembus Dunia

Jan 8, 2026
Presiden Prabowo Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada AKBP Toni Kasmiri
Berita

Presiden Prabowo Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada AKBP Toni Kasmiri

Jan 8, 2026
Kepala Puskesmas Arogan, Anggaran Miliaran Rupiah Bisa Jadi Korban
Bandar Lampung

Kepala Puskesmas Arogan, Anggaran Miliaran Rupiah Bisa Jadi Korban

Jan 8, 2026
Next Post

Canlı Casino Oyunlarının Yükselişi

Как внутренние цели воздействуют в рамках восприятие достижения

Diduga Kepala Puskesmas Paksa Jajaran Mark Up Anggaran

Diduga Kepala Puskesmas Paksa Jajaran Mark Up Anggaran

Heti Friskatati Dipanggil BK DPRD Terkait Kontroversi Pendidikan

Heti Friskatati Dipanggil BK DPRD Terkait Kontroversi Pendidikan

Roulette mobil 2025: Das Casino-Spiel der Zukunft

banner 300250

Berita Terkini

  • Kasus Pembunuhan di Lapo Tuak Pringsewu Jadi Perkara Perdana Gunakan KUHP Baru
  • Cara Mudah Mengurus BPJS Kesehatan, Bisa Online dan Offline
  • Uang Publik 2,8 Miliar Dikelola, Tapi Kepala Puskesmas Ini Tidak Pernah Bisa Ditemui
  • Bupati Egi Dorong Seni Budaya Islam Lampung Selatan Tembus Dunia
  • Presiden Prabowo Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada AKBP Toni Kasmiri
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In