• Redaksi
  • Tentang Kami
Kamis, Maret 19, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Ruwa Jurai Bandar Lampung

Surat Edaran GEMAR: Kontroversi Keterlibatan Ayah dalam Pendidikan Lampung

MeldaEditorMelda
Des 17, 2025
A A
Surat Edaran GEMAR: Kontroversi Keterlibatan Ayah dalam Pendidikan Lampung
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG— Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung mengeluarkan surat edaran bernomor 400.3.8.5/3149/V.01/DP.2/2025 yang menginstruksikan Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) di sekolah-sekolah. Kebijakan ini memicu kontroversi karena menekankan kehadiran fisik ayah saat pengambilan rapor sebagai indikator keterlibatan orang tua, meski banyak anak tumbuh dalam keluarga non-nuklir atau orang tua bekerja di luar kota.

Surat edaran GEMAR ditujukan pada sekolah-sekolah di seluruh Provinsi Lampung, dengan tujuan meningkatkan keterlibatan ayah dalam pendidikan anak. Namun, sejumlah pihak menilai kebijakan ini terlalu sempit dan tidak realistis mengingat kondisi sosial-ekonomi masyarakat Lampung yang beragam. “Kebijakan ini mengasumsikan setiap keluarga memiliki ayah yang bisa hadir fisik di sekolah. Realitas di lapangan jauh lebih kompleks,” ujar M. Iqbal Farochi, mahasiswa pascasarjana Universitas Negeri Jakarta.

Pelaksanaan GEMAR mengharuskan ayah hadir setidaknya lima belas menit setahun sekali untuk menerima rapor anak. Meskipun dimaksudkan untuk memperkuat peran ayah, kebijakan ini dinilai mengabaikan ayah yang bekerja sebagai buruh harian, petani, atau perantau yang sulit meninggalkan pekerjaan. Dalam perspektif ini, kehadiran fisik menjadi tolok ukur keterlibatan, sementara perjuangan mencari nafkah atau bentuk dukungan lain tidak diperhitungkan.

BeritaTerkait

IBN Lampung Gelar Bukber dan Dialog Akademik, Almira Nabila Fauzi Tekankan Pentingnya Integritas Riset

Akademisi Tekankan Pengawasan Pendidikan Demi Tekan Angka Putus Sekolah

Kritik utama terhadap surat edaran ini adalah potensi dampak psikologis terhadap anak-anak. Bagi siswa yang ayahnya tidak ada atau tidak bisa hadir karena kondisi tertentu, instruksi formal ini dapat menjadi sumber tekanan dan rasa malu. Alih-alih meningkatkan kesejahteraan psikososial, GEMAR justru bisa memperkuat stigma bagi anak-anak dari keluarga tunggal atau non-nuklir. Farochi menekankan bahwa kebijakan ini seperti “belati psikologis bagi mereka yang tumbuh tanpa sosok ayah yang bisa hadir secara fisik.”

Lebih jauh, GEMAR menimbulkan pertanyaan tentang fokus Dinas Pendidikan. Alih-alih menargetkan isu krusial seperti kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah, ketimpangan fasilitas sekolah, dan pengembangan kurikulum adaptif, kebijakan ini tampak lebih pada seremonial dan formalitas administratif. Praktik ini memperlihatkan kecenderungan birokrasi untuk menekankan kehadiran fisik tanpa memikirkan dampak substantif pada pendidikan anak.

ADVERTISEMENT

Pakar pendidikan menekankan bahwa keterlibatan orang tua tidak bisa diukur semata-mata melalui kehadiran fisik. Dukungan akademik, bimbingan emosional, dan partisipasi dalam pengambilan keputusan pendidikan juga merupakan bentuk keterlibatan yang penting. Dengan demikian, GEMAR dinilai perlu direvisi agar lebih inklusif dan realistis, menyesuaikan konteks sosial-ekonomi masyarakat Lampung, serta fokus pada peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh.

Kebijakan GEMAR menjadi peringatan bagi pemerintah daerah untuk menyeimbangkan niat baik dengan realitas di lapangan, sehingga program peningkatan keterlibatan orang tua tidak berubah menjadi beban psikologis bagi anak-anak dan keluarga yang sudah menghadapi tantangan hidup yang kompleks.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: GEMARkebijakan pendidikanKeterlibatan Orang TuaKritikan PendidikanPendidikan AnakPendidikan Lampungpsikologi anakSE Disdik Lampung
ShareTweetSendShare
Previous Post

Golkar Lampung Selatan Gelar Musda XI, Konsolidasi dan Pemilihan Ketua Baru

Next Post

Online stave Slovenija: Vodnik za izkušene igralce

Related Posts

Pangdam XXI Tekankan Kesiapan Tempur Saat Tinjau Yonif TP 945/PPC
Bandar Lampung

Pangdam XXI Tekankan Kesiapan Tempur Saat Tinjau Yonif TP 945/PPC

Mar 18, 2026
Jangan Asal Kritik, HIMATRA Lampung Tekankan Data dan Etika
Bandar Lampung

Jangan Asal Kritik, HIMATRA Lampung Tekankan Data dan Etika

Mar 18, 2026
Santunan Anak Yatim Warnai Buka Puasa PWI Lampung Selatan Bersama Bupati Egi
Berita

Santunan Anak Yatim Warnai Buka Puasa PWI Lampung Selatan Bersama Bupati Egi

Mar 18, 2026
Dari Udara, Wakapolri Lihat Arus Mudik Mulai Padat di Pelabuhan Merak
Berita

Dari Udara, Wakapolri Lihat Arus Mudik Mulai Padat di Pelabuhan Merak

Mar 18, 2026
Pria 34 Tahun Asal Pringsewu Utara Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Penyelidikan
Berita

Pria 34 Tahun Asal Pringsewu Utara Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Penyelidikan

Mar 18, 2026
Arus Mudik Merak–Bakauheni H-4 Dinamis, Kendaraan Jawa–Sumatera Menurun
Berita

Arus Mudik Merak–Bakauheni H-4 Dinamis, Kendaraan Jawa–Sumatera Menurun

Mar 18, 2026
Next Post

Online stave Slovenija: Vodnik za izkušene igralce

Betting Promo Codes: Everything You Need to Know

Фрибет бонус Казахстан: все, что вам нужно знать

Sitios de apuestas fiables España: Todo lo que necesitas saber

Bono de Bienvenida Apuestas: Todo lo que necesitas saber

banner 300250

Berita Terkini

  • (tanpa judul)
  • (tanpa judul)
  • Pangdam XXI Tekankan Kesiapan Tempur Saat Tinjau Yonif TP 945/PPC
  • Jangan Asal Kritik, HIMATRA Lampung Tekankan Data dan Etika
  • Santunan Anak Yatim Warnai Buka Puasa PWI Lampung Selatan Bersama Bupati Egi
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In