• Redaksi
  • Tentang Kami
Minggu, Maret 22, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Ruwa Jurai Bandar Lampung

Puan Maharani Komando Reformasi Legislatif: Parlemen Jadi Garda Rakyat Wujudkan Sumitronomic Prabowo

MeldaEditorMelda
Sep 13, 2025
A A
Puan Maharani Komando Reformasi Legislatif: Parlemen Jadi Garda Rakyat Wujudkan Sumitronomic Prabowo
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG– Parlemen Indonesia memasuki era baru yang penuh tantangan dan harapan. Di tengah dinamika politik nasional, sosok Puan Maharani muncul sebagai figur kunci dalam memimpin reformasi legislatif. Dengan kepemimpinannya, DPR tidak lagi dipandang sebagai sekadar lembaga yang menyetujui agenda eksekutif, melainkan berubah menjadi garda rakyat yang mengawal arah pembangunan. Semua ini sejalan dengan filosofi sumitronomic Presiden Prabowo Subianto, sebuah paradigma ekonomi yang menekankan kemandirian nasional, pemerataan distribusi, serta peran kuat negara dalam mengawasi jalannya pembangunan.

Filosofi sumitronomic yang diperkenalkan Presiden Prabowo menjadi dasar kebijakan ekonomi politik Indonesia menuju masa depan. Prinsip utama sumitronomic adalah menghadirkan keadilan sosial melalui pengelolaan sumber daya yang mandiri, berkeadilan, dan berpihak pada rakyat. Dalam konteks inilah peran DPR di bawah komando Puan Maharani sangat vital, terutama dalam memastikan bahwa setiap kebijakan anggaran yang disusun benar-benar mencerminkan kepentingan rakyat banyak, bukan hanya segelintir elite.

Menurut Ridwan, Ketua Umum Gema Puan dan aktivis 98, keberadaan Puan di kursi pimpinan DPR adalah jawaban atas kebutuhan rakyat untuk memiliki parlemen yang tangguh. “APBN adalah jantung politik ekonomi bangsa. Tanpa parlemen yang solid dan disiplin, visi sumitronomic tidak akan menemukan jalannya. Puan hadir untuk memastikan bahwa DPR memainkan peran sentral dalam politik anggaran,” tegasnya.

BeritaTerkait

Kasus Andrie Yunus: Saatnya Prabowo Subianto Tunjukkan Ketegasan ke Oknum Aparat

Habib Luthfi dan Politik Nasional: Antara Diam atau Strategi?

Ridwan menegaskan bahwa siklus pembahasan RAPBN adalah momentum politik strategis, bukan hanya prosedur teknis. Rakyat dapat melihat bagaimana anggaran negara diarahkan:

Agustus 2025: Presiden menyampaikan Nota Keuangan & RAPBN 2026 ke DPR.
September–Oktober 2025: DPR bersama pemerintah membahas RAPBN 2026.
Oktober 2025: RAPBN disahkan menjadi UU APBN 2026.
1 Januari 2026: APBN 2026 resmi berlaku.

ADVERTISEMENT

Selama ini, DPR kerap dianggap hanya menjadi “stempel” eksekutif. Namun kini, di bawah Puan, paradigma tersebut mulai dipatahkan. Arah pembahasan RAPBN semakin transparan, terukur, dan lebih berpihak kepada kepentingan rakyat kecil, termasuk petani, nelayan, buruh, hingga pelaku UMKM.

Praktisi hukum dan politik, Fredi Moses Ulemlem, menilai keberanian Puan dalam memimpin reformasi legislatif sebagai terobosan penting dalam sejarah parlemen. “Politik adalah pengabdian, dan pengabdian itu ditunjukkan melalui keberanian melakukan reformasi. Puan membuktikan bahwa parlemen bukan sekadar corong kekuasaan, tetapi garda rakyat yang mengawal anggaran sebagai alat perjuangan kelas,” katanya.

Fredi juga menekankan bahwa APBN tidak boleh lagi dipandang sebagai angka teknokratik semata. Lebih dari itu, anggaran adalah instrumen politik yang menentukan arah pembangunan. Dengan pengawalan DPR, APBN bisa menjadi senjata pembebasan rakyat dari ketidakadilan struktural yang telah lama membelenggu.

Dari sisi ekonomi, Romadhon Yakuza, seorang pengamat ekonomi politik, menyebut reformasi legislatif di bawah kepemimpinan Puan sebagai syarat utama bagi stabilitas makro dan distribusi kesejahteraan yang lebih adil. Menurutnya, sumitronomic harus dipahami bukan hanya sebagai slogan politik, tetapi sebagai paradigma ekonomi baru yang memadukan disiplin fiskal dengan keberpihakan sosial.

“Dalam kajian ekonomi politik, APBN adalah instrumen distribusi kekuasaan sekaligus kesejahteraan. DPR yang dipimpin Puan memastikan setiap rupiah anggaran menjadi energi produktif bagi rakyat. Sejarah menunjukkan, ketika parlemen kuat, kebijakan ekonomi lebih berpihak pada rakyat. Reformasi legislatif ini bisa menjadi tonggak redistribusi ekonomi nasional yang sejak 1998 diperjuangkan,” jelas Romadhon.

Puan Maharani juga dikenal dengan gaya kepemimpinan yang tegas namun inklusif. Ia mampu menjaga keseimbangan antara mendukung agenda pemerintah dan tetap kritis dalam fungsi pengawasan. Dengan strategi ini, DPR tidak hanya berperan sebagai mitra, tetapi juga sebagai pengawal kepentingan rakyat.

Reformasi legislatif yang dipimpin Puan menjadi momentum penting untuk menjawab tantangan zaman. Harapan masyarakat kini tertuju pada APBN 2026 agar tidak hanya menjadi dokumen fiskal, tetapi benar-benar menjadi instrumen pemerataan pembangunan dari Sabang sampai Merauke. Sumitronomic yang digagas Presiden Prabowo hanya bisa diwujudkan jika parlemen berfungsi maksimal sebagai garda rakyat.

Dengan segala dinamika politik yang menyertai, Puan Maharani berdiri di garda terdepan sebagai simbol kontinuitas sekaligus transformasi. Ia membuktikan bahwa parlemen bisa menjadi arena perjuangan rakyat, bukan sekadar simbol demokrasi formal. Reformasi legislatif ini bukan hanya soal prosedur, melainkan soal keberanian menempatkan rakyat sebagai pusat politik dan pembangunan.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: apbn 2026DPRparlemen rakyat\politik IndonesiaPrabowo SubiantoPuan Maharanireformasi legislatifSumitronomic
ShareTweetSendShare
Previous Post

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Brigif 4 Marinir/BS Gelar Acara Penuh Hikmah di Masjid Al-Bahrie Pesawaran

Next Post

Bupati Tanggamus Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Cukuh Balak: Penanganan Darurat dan Bantuan Warga Jadi Prioritas

Related Posts

Arus Mudik dari Merak Ramai, Pengawalan Ketat Dilakukan di Lampung
Berita

Arus Mudik dari Merak Ramai, Pengawalan Ketat Dilakukan di Lampung

Mar 21, 2026
Momen Lebaran, BNNK Lampung Selatan Tekankan Pentingnya Keluarga Bersinar
Berita

Momen Lebaran, BNNK Lampung Selatan Tekankan Pentingnya Keluarga Bersinar

Mar 20, 2026
Pelabuhan Merak Dipadati Pemudik, Total Kendaraan Naik 13,7 Persen
Berita

Pelabuhan Merak Dipadati Pemudik, Total Kendaraan Naik 13,7 Persen

Mar 20, 2026
Pantauan Pasar: Daging Sapi Tembus Rp150 Ribu, Ayam Tetap Rp38 Ribu
Berita

Pantauan Pasar: Daging Sapi Tembus Rp150 Ribu, Ayam Tetap Rp38 Ribu

Mar 20, 2026
Kasus Andrie Yunus: Saatnya Prabowo Subianto Tunjukkan Ketegasan ke Oknum Aparat
Berita

Kasus Andrie Yunus: Saatnya Prabowo Subianto Tunjukkan Ketegasan ke Oknum Aparat

Mar 20, 2026
Pemkab Lampung Timur Gelar Mengaji Akbar, 100 Khataman Al-Qur’an Tercapai
Berita

Pemkab Lampung Timur Gelar Mengaji Akbar, 100 Khataman Al-Qur’an Tercapai

Mar 19, 2026
Next Post
Bupati Tanggamus Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Cukuh Balak: Penanganan Darurat dan Bantuan Warga Jadi Prioritas

Bupati Tanggamus Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Cukuh Balak: Penanganan Darurat dan Bantuan Warga Jadi Prioritas

DAAL Tampilkan Kisah Perempuan Penderes Damar di Panggung Internasional, Semarang 2025

DAAL Tampilkan Kisah Perempuan Penderes Damar di Panggung Internasional, Semarang 2025

Sentuhan Peduli TP PKK Lampung: Bantu Bocah Gizi Buruk di Natar, Tekan Angka Stunting

Sentuhan Peduli TP PKK Lampung: Bantu Bocah Gizi Buruk di Natar, Tekan Angka Stunting

Audiensi PPWI Lampung dan Pemprov: Silaturahmi Hangat, Sinergi untuk Pembangunan Daerah

Audiensi PPWI Lampung dan Pemprov: Silaturahmi Hangat, Sinergi untuk Pembangunan Daerah

Aset Rakyat Jadi Bancakan? Dugaan Penjualan 97 Hektare Lahan PT WR Bongkar Skandal BUMD Lampung

Aset Rakyat Jadi Bancakan? Dugaan Penjualan 97 Hektare Lahan PT WR Bongkar Skandal BUMD Lampung

banner 300250

Berita Terkini

  • (tanpa judul)
  • Arus Mudik dari Merak Ramai, Pengawalan Ketat Dilakukan di Lampung
  • Austria Unlicensed Casino Complaints Guide 1
  • 작은 것 하나하나 당신이 요구되는 알아야 할 것 무료 스핀 보상
  • Momen Lebaran, BNNK Lampung Selatan Tekankan Pentingnya Keluarga Bersinar
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In