PANTAU LAMPUNG- Pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie di Bandar Lampung kini memasuki tahap akhir dan dijadwalkan akan diresmikan pada 12 September 2025 mendatang. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, yang meninjau langsung progres pembangunan sekaligus melaksanakan Shalat Jumat perdana di masjid megah tersebut pada Jumat (29/8/2025).
Dalam kunjungannya, Marindo menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya karena masjid yang digagas oleh keluarga besar Aburizal Bakrie tersebut telah dapat digunakan untuk kegiatan ibadah, meskipun proses pembangunan belum sepenuhnya rampung. “Syukur alhamdulillah, siang hari ini kita bisa melaksanakan Shalat Jumat di Masjid Raya Al-Bakrie. Tentunya ini sebuah kebanggaan bagi kami masyarakat Lampung,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan masjid ini merupakan bentuk nyata kontribusi keluarga besar Aburizal Bakrie terhadap tanah kelahirannya. Menurutnya, kehadiran masjid ini bukan hanya sebagai rumah ibadah, tetapi juga sebagai investasi spiritual yang memiliki nilai jangka panjang. “Keluarga besar Pak Aburizal Bakrie telah berinvestasi, bukan hanya untuk dunia, tapi juga untuk akhirat, dengan membangun rumah ibadah ini di tanah kelahirannya,” jelas Marindo.
Lebih lanjut, Marindo juga menyampaikan bahwa Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, sangat mendukung penuh pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie. Dalam pertemuannya bersama pihak Yayasan Bakrie Amanah, gubernur menyatakan rasa bangganya atas berdirinya masjid yang dinilai akan menjadi ikon baru di Lampung.
Menurut Marindo, kehadiran Masjid Raya Al-Bakrie tidak hanya akan memberikan ruang bagi umat Muslim untuk beribadah, tetapi juga berpotensi menjadi pusat kegiatan sosial, pendidikan, dan budaya Islam di Lampung. Masjid ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal, tidak hanya untuk shalat berjamaah, tetapi juga untuk kajian keagamaan, pendidikan Al-Qur’an, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan yang dapat mempererat ukhuwah Islamiyah.
“Masjid ini bukan hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga akan menjadi landmark kebanggaan bagi masyarakat Lampung. Harapannya, masjid ini dapat dimakmurkan dan diisi berbagai aktivitas positif di lingkungan Masjid,” ujar Marindo menutup pernyataannya.
Dengan arsitektur megah dan fasilitas modern, Masjid Raya Al-Bakrie diproyeksikan menjadi salah satu destinasi religi sekaligus simbol kemajuan pembangunan Lampung yang tetap berakar pada nilai-nilai spiritual. Masyarakat pun menantikan momen peresmian pada September mendatang sebagai tonggak lahirnya ikon baru di Bumi Ruwa Jurai.***